Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 196


__ADS_3

Setelah solat berjamaah mereka kembali lagi menuju dapur Ehan segera mempersiapkan bahan-bahan untuk iya memasak


" Sayang kenapa kamu disini " ucap Ehan bingung Kareng sang istri menghampirinya


" Aku mau melihat suamiku memasak " ucapnya Rena sambil tersenyum


" Lebih baik kamu duduk manis dikursi " ucap Ehan


" Pokonya aku mau lihat " Jawab Rena


" Yasudah Tapi Jangan terlalu dekat aku takut minyaknya mengenai dirimu sayang " ucap Ehan


" Baiklah " jawab Rena sambil tersenyum manis


Kini Ehan mengambil telur itu. Lalu iya segera memanaskan wajan, ditambahkan minyak sedikit, telur pun dimasukan kedalam wajan namun hasilnya tidak bulat sempurna


" Sayang ko telur kuningnya pencah tidak utuh " ucap Rena kesal


" Kamu tenang masih banyak telur ko " ucap Ehan


" Biar semua orang makan telur saja sekalian " batin Ehan


" Pokonya aku mau telur kuningnya bulat sempurna " ucap Rena


" Siap sayang " ucap Ehan sambil tersenyum


Beberapa kali Ehan mencoba untuk membuatkan telur itu, namun gagal hingga akhirnya iya mendapatkan hasil yang menurut sang istri bulat sempurna. akhirnya merekapun duduk dikursi makan lalu menunggu yang lainnya datang


" Nah itu sayang bagus... " ucapnya Rena


" Alhamdulillah ada yang bagus juga menurutmu sayang " ucap Ehan senang akhirnya ngidam sang istri terselesaikan


" Iya sayang, terima kasih " ucapnya Rena langsung mengambilkan piringnya


" Sini sayang piringnya " ucap Ehan


" Nih sayang " ucap Rena dengan mata berbinar-binar


" Silahkan dinikmati bidadari surgaku " ucap Ehan meletakan telur itu dipiring lalu memberikannya kepada sang istri


" Hore " ucap Rena senang dan mencium baunya sudah membuatnya lapar


" Ayo kita kesana " ucap sang suami menunjukan meja makan, merekapun langsung duduk disana dan Ehan segera mengambilkan nasi untuk sang istri.


Tak lama kemudian Ina dan Satria datang dan langsung duduk dikursi yang kosong


" Wah ka Rena aku mau makan kaya kaka " ucapnya Ina dengan mata yang terus melihat makanan Rena


" Ga boleh ini punya istriku, itu ada telor yang banyak makan saja " ucap Ehan


" Tapi ka aku mau banget " ucap ina


" Sayang, ini ada telor banyak kamu tinggal pilih " ucap satria


" Betul itu " ucap Ehan dengan senyum liciknya


Datanglah Umi Rahmi dan Abi Ismail, merekapun segera duduk dikursi yang kosong


" Pagi " sapa Pa Ismail


" Pagi juga " ucap mereka


" Wah hari ini kita makan telor, enak mungkin sama nasi putih " ucap Abi Ismail pada sang istri


" Iya Umi ambilkan " ucapnya

__ADS_1


" Tapi ngomong-ngomong ko tumben bibik Iyem masak telor sebanyak itu " ucap Satria heran


" Mungkin lagi pengen " Jawab Ina mengambilkan telur yang gagal menurut Rena


" Mungkin " ucap Ehan sambil tersenyum


" Ini masakan Suamiku.. " ucapnya Rena sambil tersenyum


" Ka Ehan sejak kapan bisa masak " ucap Ina heran


" Aku kan mau jadi suami siaga " ucap Ehan sambil tersenyum


" Tuh sayang kamu harus kaya Ehan " ucap Ina


" Demi kamu aku akan belajar masak " ucap Satria Sambil senyum-senyum


" Sudah-sudah sebaiknya kita makan " ucap Bu Rahmi


" Iya " ucap Mereka


Mereka segera memakan makanannya dengan lahap dan mengakui memang makanan Ehan lumayan enak dan mereka menyukainya. Setelah selesai makan Bu Iyem menghampiri mereka


" Tuan Satria dan Nona Ina diluar ada dokter mesi katanya mau memeriksa dokter ina " ucap Bu iyem


" Suruh masuk aja " ucap Ina sambil tersenyum


" Baik Nona " ucapnya


Bu Iyem pun menyuruh sang dokter untuk segera masuk sesuai dengan apa yang diperintahkan sang majikan


" Dokter mari masuk " ucapnya dengan ramah


" Terima kasih bi " ucapnya Dokter Mesi


" Non ini dokternya " ucap Bu Iyem


" Terima kasih ya bi " ucap Ina


" Sama-sama, kalau begitu saya pamit " ucap Bi Iyem langsung melangkah menuju dapur


" Pagi semuanya " sapa sang dokter


" Pagi juga " ucap mereka ramah padanya


" Sayang aku kekamar dulu ya sama Mesi " ucap Ina


" Aku ikut " ucap Satria


" Tidak usah kamu lebih baik siap-siap ke rumah Sakit aku tidak apa-apa ko " ucap Ina sambil tersenyum


" Tapi sayang " ucap Satria


" Serius nanti juga sembuh setelah diperiksa " ucap ina


" Yasudah tapi kalau ada apa-apa kamu harus kasih tau aku " ucap Satria dengan wajah khawatir


" Baik Sayang " ucap Ina


Satria pun melangkah pergi dari sana menuju rumah sakit dimana iya bekerja, sedangkan Ina dan dokter Mesi seger menuju kamar Ina, dan Ehan pun pamit dan melangkah pergi dari sana menuju kantornya.


" Umi Abi Ehan pamit, tolong jaga Rena Iya, kalau ada apa-apa langsung hubungi Ehan " ucap Ehan mencium tangan mertuanya


" Iya nak Ehan tenang saja " ucap mereka


" Sayang, aku pamit kamu kalau ada apa-apa atau mau apa-apa hubungi aku ya, aku pergi bekerja dulu ada meeting penting tapi aku janji setelah Meetingnya selesai aku akan segera pulang " ucap Ehan

__ADS_1


" Iya sayang kamu hati-hati dijalan " ucap Rena sambil mencium tangan Ehan


" Iya sayang " ucap Ehan mencium kening Rena


" Assalamualaikum " ucap Ehan


" Waalaikum salam " jawab mereka


.


...****************...


.


Sedangkan Rena dikamarnya sedang diperiksa oleh dokter Mesi, dokter Mesi adalah salah satu sahabatnya dulu di kampusnya.


" Apa yang kamu rasakan " tanya Dokter Mesi


" Akhir-akhir ini aku sering mual dan pusing " ucap Ina


" Terus apa ada keluhan lagi " tanya lagi sang dokter


" Tidak " ucap Ina sambil tersenyum


" Kapan terakhir kamu datang bulan " Tanya Dokter Mesi


" Satu bulan yang lalu " ucap Ina


" Ayo kita lakukan tespeck " ucap Dokter Mesi sambil tersenyum


" Aku tidak bisa menggunakannya " ucap Ina sambil tersenyum


" Baiklah, coba pegang ini.. ini wadah penampung urine kamu bisa tampung air pipismu disini nanti biar aku yang mengecek hasilnya " ucap Dokter Mesi


" Aku sudah menggunakan tiga tespek dan hasilnya harus satu " ucap Ina


" Biar aku yang cek, sudah sana kekamar mandi " ucap Dokter Mesi memberikan wadah tersebut


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Hai Semua,, aku mau minta maf untuk sementara aku up 1 kali sehari, karena kondisi kesehatan ku sedang drop


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2