Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 11


__ADS_3

Kini Farel sudah bangun pagi-pagi sekali, iya segera bersiap-siap menuju kantornya dan meyiapkan sarapannya sendiri.


Ting.. Tong... Ting... Tong...


Ceklek,,


" Tuan Sudah siap " tanya Riki didepan pintu apartemen sang majikan


" Sudah... " ucap Farel Dingin dingin


Merekapun segera menuju mobil untuk segera pergi ke kantor tersebut. Farel sengaja pergi pagi-pagi agar iya bisa menyelidiki penyebab cabang perusahaan dikota Surabaya yang sedang diambang kebangkrutan.


Mereka sudah sampai di kantornya. terlihat sepi karena karyawan masih belum datang.


" Tuan... apakah anda mau kopi " ucap Riki


" Iya.. Buatkan aku kopi tanpa gula " ucap Farel


" Baik Tuan " ucapnya


" Dan satu lagi... kamu bawakan Saya laporan keuangan bulan Januari sampai sekarang... biasanya Yayu simpan laporannya di gudang " ucap Farel yang sedang duduk dikursi ruangannya.


Kini Riki meyuruh salah satu OB untuk membuatkan kopi sesuai pesanan sang Majikan, Dan Riki sekarang menuju gudang untuk mencari Laporan tersebut.


Di Gudang Riki dengan segera mengambil beberapa laporan tersebut, setelah selesai iya pun membawa laporan itu dengan dibungkus kardus agar orang dikantor tidak curiga.


Tok... Tok... Tok.... Tok....


" Masuk "


Ceklek,,


" Tuan... ini laporan yang anda minta " ucapnya Riki membawa kardus tersebut


" Bantu Saya... untuk menyelidikinya " ucap Farel


" Baik Tuan... " ucapnya


" Kita harus mencari Seseorang yang ahli tentang laporan keuangan ini... aku yakin ini laporan tidak sesuai dengan pengeluaran dan pemasukan " ucap Farel


" Saya setuju Tuan... jangan Sampai karyawan disini tau tentang Rencana kita... " ucap Riki


" Kamu cari orang tersebut... kalau perlu kamu pasang iklan di internet.. sebagai sekertaris ku " ucap Farel


" Baik Tuan "


Farel dan Riki sedang melihat-lihat laporan keuangannya dan mencocokan dengan data tersebut


" Tuan... Saya mendapatkan email dari beberapa pelamar kerja " ucap Riki


" Suruh mereka untuk interview nanti siang " ucap Farel


" Tapi Tuan ini baru ada dua orang pelamarnya " ucapnya


" Tidak apa-apa.. pangil Dia untuk interview hari ini juga " ucap Farel masih mencocokan datanya


" Baik Tuan " ucapnya sambil menghubungi salah satu pelamar itu


.


......................


.


Tut... Tut... Tut...


" Halo " ucap Seseorang di sebrang sana


" Dengan Nona Melinda Juwita... Saya Riki dari perusahaan WJ Grup mengundang anda untuk interview di perusahaan kami pada jam satu siang hari ini... apakah anda bisa " ucap Riki


" Alhamdulillah... Bisa pa... saya bisa " ucap Melinda senang

__ADS_1


" Kalau begitu sampai nanti siang... mohon untuk tepat waktu dan jangan terlambat .. " ucap Riki


" Baik...Em tunggu... apakah saya harus mengunakan pakaian apa " tanyanya


" Pakailah pakaian yang sopan... " ucap Riki sedikit heran


" Baik lah... kalau begitu terima kasih banyak ya pa... " ucap Melinda pun menutup teleponnya


.


......................


.


Waktu makan Siang pun telah tiba, Riki dan Farel pun segera pergi dari ruangan ya dan segera melakukan makan siangnya direstoran terdekat. Namun langkahnya terhenti ketika Yayu memanggilnya


" Tuan... Farel... " ucap Yayu


" Iya " ucapnya dingin


" Anda mau makan siang " tanyanya


" Iya " ucap Farel dengan wajah dingin ya


" Apakah anda tidak mau mengajak saya untuk makan siang " ucapnya dengan tingkah malu-malu


" Tidak " jawabnya


" Si manusia Es... dingin sekali dia.. tapi aku harus dapatkan Dia agar posisiku tak terancam disini " batin Yayu


" Kalau Tidak ada yang mau anda katakan Saya permisi " ucapnya hendak melangkah pergi


" Tunggu Tuan... " ucap Yayu


" Iya "


" Kalau saya ikut Tuan makan siang bagaimana " ucap Yayu dengan nada manja


" Diam Kamu... suka-suka aku dong " ucap Yayu


Namun tanpa disadari Farel meninggalkan Yayu dan Riki, Riki pun segera menyusul sang majikan sedangkan Yayu merasa kesal dengan tingkah sang Majikan


Farel dan Riki pun sedang makan siang bersama. lalu sang Bunda pun menelepon nya.


Kring... Kring... Kring


" Halo bunda " ucapnya dengan terseyum


" Halo Nak... kamu apa kabar " ucap Sang bunda


" Kabar baik ... bunda gimana kabarnya " Tanyanya balik


" Bunda baik Nak... " jawabnya


" Bagaimana keadaan Oma Natali " tanyanya


" Masih tidak sadarkan diri... Tim dokter belum bisa mengoperasinya Kareyn kondisi nya tidak baik " ucap Sisil dengan nada sedih


" Bunda ga usah sedih... Farel yakin Oma akan baik-baik saja " ucapnya


" Iya nak...Bunda mau tanya sesuatu sama Kamu " ucap Sisil


" Tanya apa Bunda " ucapnya


" Bunda dengar kamu membeli seorang perempuan... maksudnya apa nak " ucap Sisil heran


" Bunda tau dari mana " ucap Farel heran


" Tidak penting Bunda tau dari mananya.. sekarang kamu jawab pertanyaan bunda " ucap Sisil penasaran


" Jadi begini bunda... Kemarin-kemarin Farel masuk ke sebuah Club malam dikota ini " ucapnya terhenti ketika sang bunda begitu kagetnya

__ADS_1


" Apa... Club malam... apa yang kamu lakukan disana nak... Sebegitu Frustasinya kamu sama Dona " ucap Sang Bunda dengan nada sedih


" Bunda... dering cerita Farel dulu dong... Farel belum beres... ngejelasinnya " ucap Farel sedikit kesal


" Yasudah nak... kamu jelaskan sama bunda... sebelum bunda pingsan... " ucapnya


" Jadi begini bunda... Kemarin Farel melihat wanita itu diseret-seret oleh seorang laki-laki.. Farel merasa kasian.. banyak Pria hidung belang yang menawarnya dengan harga tinggi... Ya sudah Farel tebus saja dia.. tapi setelah itu Farel lepaskan Ko sumpah " ucap Farel


" Bisa saja kan dia memang selalu dilelang oleh lelaki hidung belang... jangan terlalu percaya sama Orang lain Nak... contohnya Dona... iya tak sebaik yang kamu pikir " ucap Sisil


" Bunda... dia dijual oleh ayahnya... " ucap Farel


" Apa... ada ayah yang tega seperti itu.. " ucap Sisil


" Iya bunda... bahkan Dia dan ibunya juga sering disiksa oleh ayahnya " ucap Farel


" Yasudah nak... kalau begitu nanti Bunda akan bantu menjelaskan pada Ayahmu... agar iya tak marah padamu " ucap Sisil merasa lega dengan penjelasan Sang Anak


" Makasih ya bunda... Bunda jaga kesehatan ya... I Love you bunda... " ucap Farel


" Iya sayang... kamu juga jaga diri... jangan macem-macem... jaga kesehatan juga... I LoVe you to " Ucap Sang Bunda


" By Bunda " ucap Farel langsung menutup teleponnya


Farel pun sudah selesai dengan makan siangnya , iya segara menuju kantornya dan melangkah menuju ruangannya. Farel segera melanjutkan pekerjaannya bersama Riki namun tiba-tiba sang Satpam pun menelepon ruangan Farel.


Kring... Kring... Kring


" Halo... " ucap Farel


" Tuan Maf ada Tamu yang ingin bertemu Tuan.. katanya sudah ada janji dengan tuan "


" Siapa... " tanyanya


" Dia pelamar kerja yang tadi Tuan hubungi dan mengundangnya kesini " ucap Sang Satpam


" Dari Kapan Dia kemari " tanya Satpam


" Dari tadi Tuan... "


" Suruh masuk keruangan ku " ucap Farel


" Baik Tuan " ucap Sang Satpam menutup teleponnya.


Sang Satpam pun membawa kedua sang pelamar itu keruangan Farel. Sesuai apa yang di ucapkan sang majikan.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,.


Apa yang akan terjadi pada mereka...


So... Ikuti terus kisahnya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2