Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 106


__ADS_3

Hari ini Ehan berniat menjebak sang mandor.


" Ehan " ucap Lala


" Em.. " jawabnya


" Aku takut " ucap Lala


" Ga usah khawatir, aku sudah siapkan rencana matang, pas penggerebegan kamu hanya butuh memancingnya sedikit supaya mabuk dan ketika polisi datang kamu menjauh dari dia " ucap Ehan


" Kamu yakin ini akan berhasil " tanya Lala


" Harus berhasil, karena semua rencananya sudah matang jangan sampai gagal " jawabnya


" Tapi kamu nanti ada kan pada saat disana " tanya Lala


" Iya aku pasti datang " jawabnya dingin


" Kalau begitu aku ga akan takut jika kamu ada disana melindungi ku " ucap Lala sambil tersenyum


" Sekarang kamu sana siap-siap " ucap Ehan


" Iya Ehan " ucapnya sambil melangkah pergi kekamarnya dan bersiap-siap


Setelah menunggu dua puluh menit akhirnya Lala siap, mereka pergi bertiga Ehan, Lala dan Niko.


Ehan sengaja menjebak sang mandor dengan cara memboking tempat karoke, Lala disiapkan sebagai umpan, sedangkan Niko menyamar menjadi seorang perempuan untuk melindungi Lala.


Kini mereka sudah sampai ditempat yang sudah dipersiapkan oleh Ehan, mereka segera masuk kedalam ruangan dua jam sebelum rencananya dimulai


" Nik, pasang ini di semua sudut ruangan ini " ucap Ehan meyerahkan beberapa alat-alat disana


" Baik Bos " ucapnya


" Alat ini juga pasangkan " ucap Ehan


Setelah semua alat siap dan waktu menunjukan tinggal tiga puluh menit lagi, Ehan segera bersembunyi dengan beberapa orang diruangan sebelah, dilihatnya keadaan diruangan Lala dan Niko dari Cctv yang sudah iya pasang barusan.


Tak lama kemudian sang mandor pun datang dengan gaya sok kerennya dan parfum yang menyeruak.


Tok... Tok... Tok..


Ceklek,,


" Hai Om " ucap Lala sambil tersenyum


" Wah Leni, kamu cantik sekali " ucap Sang mandor


Jadi Lala itu menyamar namanya Leni, sedangkan Niko menyamar dengan nama samaran Niko.


" Makasih Om " ucap Lala


" Boleh Om masuk " tanya Sang mandor


" Boleh dong " ucap Lala


Sang mandor pun segera masuk kedalam ruangan itu, lalu iya kecewa karena disana iya dan Leni tidak hanya berdua.


" Leni Dia siapa " Tanyanya


" Oh dia keponakan saya Om namanya Niki " ucap Lala sambil tersenyum jahat


" Aku Niki om " ucapnya menyodorkan tangannya kepada Sang mandor


" Rijal " ucapnya menerima sodoran tanganya


" Senang bertemu dengan om " ucapnya dengan suara di manja-manja


" Ko kamu suaranya begitu ga kaya cewe " ucap Sang mandor heran

__ADS_1


" Aku barusan ke selek om, jadi suara ku ga sempurna di tambah aku sudah dioperasi Amandel jadi begini deh " ucapnya


" Oh begitu yasudah lah " ucapnya tak peduli


" Om duduknya ditengah saja " ucap Lala


" Baik Leni sayang " Ucap Sang mandor mulai genit


" Oh iya Om, Om suka lagu apa biar aku putarkan " tanya Niko


" Aku maunya Leni yang nyanyi " ucap Sang mandor tersenyum pada Lala


" Baik lah Om sesuai keinginan Om, asalkan Om mau minum ini " ucap Lala sambil tersenyum manis


" Apa ini " Tanya sang mandor


" Hanya minuman biasa " ucap Lala


" Yaudah, sini " ucap Pa Rijal dengan lembut


Sang mandor langsung menghabiskan minumannya, lalu iya Tertawa senang


" Lihatlah Leni, sekarang tinggal giliranmu " ucap Sang mandor


" Baiklah.. " ucap Lala mulai memilih lalu dan memutarkanya


" Dasar Om-om genit " batin Lala kesal namun iya harus berpura-pura


" Kuharap Om Suka lagu dangdut " ucap Lala dengan nada manja


" Aku suka lagu dangdut " ucap Sang mandor


Lalu musik pun diputar, dan suara keras pun menggema, Sang mandor terus diberikan mabukan memabukkan oleh Lala.


Setelah sang Mandor benar-benar mabuk barulah Lala menghentikan musiknya dan iya mulai mengintrogasi sang mandor


" Hai Om Rijal " ucap Lala sambil tersenyum jahat dan mencoba menggoda sang Om


" Om Aku mau dong kerja di proyek " ucapnya Lala


" Ga ada lowongan, itu kan semua lowongan untuk laki-laki, jadi Kuli " ucapnya


" Yaudah nanti Bangunannya setelah selesai masukin aku kerja di bangunan itu, jadi bagian karcis atau resepsionis pun aku mau " ucap Lala melancarkan aksinya


" Itu Takan terjadi " ucap sang mandor


" Loh memangnya kenapa " tanya Lala


" Aku sudah dua tahun terakhir ini membuat proyek itu tidak beres-beres " ucapnya sambil tertawa senang


" Ko bisa " ucap Lala mengorek informasi


" Bisa lah, orang yang punya perusahaanya bego, mau aja saya tipu " ucapnya


" Tipu bagaimana " ucap Niko


" Pokonya aku menipu mereka, memalsukan semua harga barang, dan beberapa alasan dan kendala waktu pengerjaan proyek " ucapnya sambil tertawa


" Wah berarti Om banyak uang dong " ucap Lala


" Pasti dong, semua supplier barang aku ganti, dan untuk kualitas aku pakai bahan yang paling murah dengan kualitas yang paling rendah " ucap lagi


" Benar-benar ini mandor minta di bogem " batin Niko


" Wah Om hebat " ucap Niko kesal namun pura-pura tersenyum


" Iya dong... Rijal " ucapnya


" Om berapa uang yang Om korupsi " tanya Lala

__ADS_1


" Sekitar lima miliar..." ucapnya dengan enteng


" Wah Om kalau dengan lima miliar aku bisa beli apa aja ya Nik " ucap Lala


" Bener banget Len, aku bisa beli mobil, rumah, apapun deh pokoknya " pancing Niko


" Kalau Om sih karena orangnya sangat baik dan ga tegaan, maka uangnya om kasih sama orang lain yang membutuhkan " ucap Pa Rijal dengan tersenyum jahat


" Maksudnya Om " tanya Lala


" Om berikan pada janda-janda kurang mampu dan tak punya penghasilan serta anak banyak " jawabnya


" Masa iya dia baik kaya begitu " batin Lala


" Pasti dia modus " batin Niko


" Wah beruntung nya mereka " ucap Lala


" Kamu tenang saja, om akan selalu nolongin kamu, dan jika kamu ada apa-apa om akan membantumu " ucapnya merayu Lala


" makasih om " jawabnya


" Ga Sudi banget " batin Lala


" Sama-sama " ucapnya


" Om punya satu rahasia besar " ucap Sang Mandor


" Rahasia apa Om " ucap Lala penasaran


" Sebenarnya Om itu punya pekerjaan sampingan dan penghasilannya pun sangat besar " ucapnya


" Om Punya sampingan apa " ucap Lala Semakin heran


" Om punya pekerjaan jadi kurir " ucap Sang mandor


" Kurir apa om " tanya Niko


" Ya antar-antar barang begitu tapi disini aku sebagai agen dan masih banyak anak buahku " ucapnya


" Berapa bayarannya om " tanya Niko


" sehari sepuluh juta " ucapnya


" Wah Om benar-benar hebat " ucap Lala


" Memangnya Om sebagai kurir apa dibayar begitu besar.. " tanya Niko


" Om itu kurir.... ini " ucapnya memberikan sesuatu pada Lala


.


.


Bersambung....


Ada yang penasaran si om mandor jadi kurir apa ...


Coba tebak guys...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Marhaban ya Ramadhan


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2