Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 208


__ADS_3

Satria dan Ehan pun keluar dari ruang UGD dengan perasaan senang dan bahagia, mereka segera menghampiri Leo dan sisil


" Bunda " ucap Ehan memeluk sang bunda


" Bagaimana keadaannya Rena sayang " ucap sang bunda


" Alhamdulillah semuanya lancar bunda " ucap Ehan


" Alhamdulillah... " ucap Sisil dan Leo senang


" Oh iya Bunda, aku mau menghubungi mamah Yesi, untuk mengabari jika Ina sudah melahirkan " ucapnya satria sopan


" Apa Ina sudah melahirkan " ucap Leo dan Sisil kaget


" Iya Bunda " ucap Satria sambil tersenyum


" Bunda tebak cucu bunda ada berapa " tanya Ehan sambil tersenyum


" memangnya ada berapa nak " tanya Sisil


" Ada Lima " ucap Ehan


" Lima " ucapnya Leo kaget


" Dua cucu bunda dari anakku dan tiga cucu bunda dari Ina dan satria " ucap Ehan


" Alhamdulillah, kita langsung diberikan cucu banyak " ucap Sisil bahagia


" Terima kasih ya Allah " ucap Leo


" Bagaimana keadaan Rena dan Ina Sekarang " tanya Leo


" Sebentar lagi akan dimasukan kedalam ruang perawatan " ucap Ehan


" Selamat ya nak kamu sudah resmi jadi ayah " ucap Sisil


" Iya bunda aku senang sekali " ucap Ehan


" Bunda dan ayah juga senang " ucap Sisil


" Kamu harus lebih ektra menjaga mereka " ucap Leo


" Siap ayah " ucap Ehan


.


...****************...


.


Sementara Satria segera menghubungi sang mamah Yesi, dengan perasaan yang sangat bahagia


Tut... Tut... Tut...


" Halo nak " ucap Yesi


" Halo mamah, Ina mah " ucap satria dengan nada senang


" Ina kenapa sayang " ucap Yesi kaget


" Ina Sudah lahiran " ucap Satria


" Alhamdulillah, terus sekarang bagaimana keadaannya " ucap Yesi


" Alhamdulillah keadaan baik, Sebentar lagi juga akan dipindahkan keruang perawatan " ucap Satria


" Syukurlah, sebentar lagi mamah akan kesana " ucap Yesi


" Iya mah, aku tunggu " ucap satria


" Anakmu laki-laki atau perempuan " tanya sang Mamah

__ADS_1


" laki-laki dua, perempuan satu " ucapnya Satria


" Apa, cucu mamah kembar tiga " ucap Yesi senang


" Iya Mah " jawabnya satria


" Pokonya nanti kamu kabari jika sudah diruang perawatan, mamah akan segera Kesana " ucap Yesi


" Iya mah, assalamualaikum " ucap Satria


" Waaikum salam " ucap Yesi langsung menutup teleponnya dan memberitahukan kabar baik itu pada suaminya.


.


...****************...


.


Satria segera menghampiri Sisil kembali dan pamit menuju ruangan UGD untuk melihat keadaan sang istri


" Bunda " ucap Satria


" Iya nak " ucapnya Sisil


" Saya pamit dulu ke dalam ya, mau melihat keadaan Ina dulu " ucap satria


" Aku ikut " ucap Ehan


" Sebaiknya kamu tunggu disini ya " ucap satria


" Tapi... " ucap Ehan


" Sudah nak kamu disini dulu aja " jawabnya sisil


" Baiklah " ucap Ehan


Satria segera masuk kedalam. Tiba-tiba Bi Iyem datang dan menghampiri sang majikan.


" Iya Bi " ucap Sisil


" Ini perlengkapan bayi dan baju nona Rena, sesuai dengan apa yang anda minta Nyoya " ucap Bi iyem


" Terima kasih Bi, tapi sebaiknya bibi pulang kerumah dan siapkan lagi baju bayinya, soalnya Ina juga lahiran dan bayinya tiga, ini sepertinya tidak akan cukup " ucap Sisil


" Baik Nyoya, apa baju Nona Ina juga mau saya bawakan " ucap Bi iyem


" Iya Bi, tolong ya di bawa juga.. " ucap sisil


" Baik Nyoya kalau begitu saya permisi " ucap Bi iyem


" Iya Bi hati-hati dijalan " ucap Sisil


" Terima kasih bi " ucap Ehan


" Sama-sama Tuan " ucapnya melangkah pergi dari sana


" Sayang, Aku beliin dulu makanan ya kamu... " ucap Leo merasa kasian pada sang istri


" Aku hanya haus Mas " ucap Sisil


" Baiklah kamu tunggu disini " ucapnya Leo


" Apa kamu juga laper " tanya Leo pada Ehan


" Tidak ayah " ucapnya Ehan


" Yasudah jaga dulu bundamu, ayah akan segera krmbali " ucap Leo


" Iya ayah " ucap Ehan langsung memeluk sang bunda


" Kamu sudah jadi ayah masih saja manja peluk-peluk " ucap Sisil

__ADS_1


" Biarin, hari ini aku sangat bahagia bunda " ucap Ehan


Tak lama kemudian ruangan UGD dibuka, dilihatnya Rena sedang berbaring diranjang rumah sakit lalu didorong oleh para suster untuk dipindahkan keruang perawatan


" Rena " ucap Ehan langsung menghampirinya


" Ayo bunda " ucap Ehan mengikuti Rena dibawa


Sementara ranjang Ina ada dibelakang mereka, dilihatnya wajah Ina lebih pucat dari Rena, Ina merasa kelelahan, namun sang suami berada disampingnya menguatkan dia


" Bunda " ucap ina


" Sayang " ucap Sisil sambil meneteskan air matanya


" Nanti di ruang perawatan ya ngobrolnya " ucap satria


" iya sayang " jawabnya ina sambil tersenyum


Mereka sudah sampai diruang perawatan yang sama, Sisil langsung memeluk Ina dengan perasaan bahagia dan terharu


" Sayang " ucap Sang bunda


" Bunda aku sekarang sudah menjadi ibu " jawabnya Ina sambil meneteskan air matanya


" Iya nak, kamu wanita hebat " ucap Sisil sambil meneteskan air matanya


" Aku sama kaya bunda, kuat " ucap Ina


" Iya sayang " ucap Sisil


" Bunda jangan nangis " ucap Ina menghapus air mata sang bunda


" Bunda sangat bahagia, kamu dan Rena selamat dan melahirkan cucu-cucu bunda " ucap Sisil


" Satria mana bayiku " ucap Ehan


" Sebentar lagi juga kesini " ucap satria


" Jangan sampai tertukar " ucap Ehan


" Kamu kebanyakan nonton sinetron " ucap Satria sambil tersenyum


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Aku percepat ya part nya...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2