
Dona sudah berada di dalam Cafe, iya melihat Sang calon mertuanya dan Renal sedang menunggunya, iya segera menghampirinya.
" Siang Om.. maaf ya lama " ucap Dona
" Bukankah dia... " batin Leo kaget namun iya berpura-pura cuek
" Itu kan pacar Tuan Farel " batin Renal
" Kamu bilang ga suka telat dan menunggu, tapi saya di buat menunggu olehmu " cibir Leo
" Dona kan sudah minta maaf " ucapnya sambil tersenyum manis
" Dasar ular " batin Leo
" Oh iya Om kenalkan ini namanya Melinda, panggilan nya Mey-mey " ucap Dona
" Aku sudah tahu " batin Leo
" Saya Leo " ucapnya menjabat tangan Mey-mey
" Mey-mey .. " ucap Mey-mey memperkenalkan diri karena memang Mey-mey tidak tahu jika Leo adalah ayahnya sang kekasih
" Mey-mey kenalkan Om Leo ini adalah ayah dari Farel " ucap Dona dengan tersenyum jahat
" Apa.. " ucapnya kaget
" Om Mey-mey ini pacarnya Farel " ucap Dona
" Maksud Dona apa-apaan mengajak ku kemari " batin Mey-mey
" Senang bertemu dengan Om " Ucap Mey-mey gugup
" Duduk " ucap Leo
Merekapun segera duduk dan diam dikursi masing-masing, sedangkan Renal menemui sang pemilik Cafe dan memberikannya sejumlah uang untuk mengosongkan Cafe tersebut.
Setelah semua orang pergi barulah Leo berbicara dengan serius pada Dona dan Mey-mey
" Ko orang-orang pada berhamburan keluar ada apa " batin Mey-mey
" Ga usah kampung begitu.. orang-orang pergi karena Om Leo sudah menyewa tempat ini.. " ucap Dona yang tahu apa yang dipikirkan Mey-mey
" Maf saya tidak tahu " ucap Mey-mey
" Jadi Mey-mey pacarnya Farel " tanya Leo
" Iya Om " jawab Dona
" Diam kamu, Dia saingan kamu jangan so membelanya padahal ingin menjatuhkannya " ucap Leo
" Dari mana Om Leo tahu.. kesel deh " batin Dona
" Iya Om " jawabnya
" Sejak kapan kamu berpacaran dengan anak saya." ucap Leo
" Em sejak dua bulan yang lalu " ucapnya gugup
" Apa pekerjaan mu " ucap Leo
" Dulu Mey-mey kerja di Club malam bahkan sampai menjual diri "ucap Dona
__ADS_1
" Jaga bicaramu.. aku tidak pernah menjual diri " ucap Mey-mey marah
" Faktanya Farel membeli mu dengan harga mahal kan di Club itu " cibir Dona
" Biarkan saja mereka beradu mulut, Aku mau lihat bagaimana karakter dia " Batin Leo
" Tapi Maaf Dona kalau kamu tidak tahu apa-apa yang sebenarnya terjadi mohon jangan beranggapan seenaknya " ucap Mey-mey
" Lalu apa yang sebenarnya terjadi " ucap Leo
" Bagus... Om Leo mulai terpancing " batin Dona
" Jangan panik Mey-mey, Kamu harus jelaskan yang sebenarnya terjadi agar nama baikmu kembali bagus " batin Mey-mey
" Baik aku kan jujur dengan apa yang sebenarnya terjadi, Aku dijual oleh ayahku ke Club malam... " ucap Mey-mey terpotong karena Dona dengan sengaja mengompori Leo
" Di jual oleh ayah... atau memang kamu sekongkol dengan ayahmu " cibir Dona
" Mungkin untuk sebagian orang tidak akan mempercayai nya namun nyatanya dari dulu aku tidak pernah disayangi oleh ayahku sendiri, aku selalu dibentak bahkan dipukuli oleh ayah " ucap Mey-mey meneteskan air matanya
" hemp.. air mata palsu " cibir Dona
" Terserah kamu mau percaya aku atau tidak tapi yang jelas saya sudah berkata jujur, dan sekarang aku sudah bekerja sebagai sekertaris nya Farel dan ayahku sudah dipenjara " ucap Mey-mey
" Apa pekerjaan Orang Tuamu " tanya Leo kembali
" Orang Tuaku bekerja.. em... ibuku dulu bekerja sebagai tukang cuci tapi setelah aku bekerja di perusahaan milik Tuan aku meyuruh ibu untuk tidak bekerja lagi, sedangkan ayahku tidak bekerja " ucap Mey-mey
" Berarti dia jujur, sesuai dengan apa yang aku selidiki " batin Leo
" Semiskin itu, pasti sekarang Om Leo sedang berpikir ribuan kali untuk menerima Mey-mey sebagai menantunya .. " batin Dona
" Tinggalkan Farel " ucap Leo
" Tapi Tuan... aku sangat menyayangi Farel " ucap Mey-mey sambil menangis
" Benarkan yang aku bilang... sebentar lagi Farel akan menjadi milikku lagi.. " batin Dona
" Kamu yakin menyayangi nya " ucap Leo
" Benar Tuan... aku mohon jangan pisahkan aku dengan Farel " ucap Mey-mey
Tak lama kemudian Renal datang membawakan troli dan beberapa koper. Setelah itu Renal menghampiri Leo kembali
" Tuan " ucap Renal
" Bawakan satu koper kesini " ucap Leo
" baik Tuan " ucapnya
Renal segera mengambil satu koper itu lalu iya buka dan ditaruh di meja depan tempat duduk Mey-mey
" Apakah ini cukup " ucapnya Leo
" Aku yakin pasti dia akan mengambil itu koper " batin Dona
" Maksud Tuan apa " tanya Mey-mey
" Jangan sok tidak tahu... itu koper berisi uang " ucap Dona sinis
" Aku tau itu koper berisi uang, maksudku uang itu untuk apa " tanya Mey-mey
__ADS_1
" Itu yang untukmu, asalkan Kau meninggalkan anak saya " ucap Leo
" Ayo ambil Mey-mey " batin Dona
" Maaf Tuan, saya tidak bisa menerima nya " ucap Mey-mey
" Jangan sok kaya deh.. ambil saja bukankah itu lebih dari cukup kan Om Leo.. " ucap Dona pada Mey-mey
" Tapi aku tidak mau " ucap Mey-mey
" Uang dalam koper itu berisi satu miliar, apa kamu yakin tidak akan mengambil nya " ucap Leo dengan senyum jahatnya
" Tidak Tuan, terima kasih " ucap Mey-mey
" Bodoh, kenapa dia tidak ambil sih, tapi aku harus memperkeruh keadaan " batin Dona
" Mungkin uangnya kurang Om Leo " ucap Dona
" Tidak... tidak... bukan seperti itu " ucap Mey-mey menggelengkan kepalanya
" Apa ini kurang " tanya Leo
" Kasih lagi om kopernya " ucap Dona terlihat mengkompori Leo
" Baiklah, Renal ambilkan Dua koper lagi " ucap Leo
" Baik Tuan " ucap Renal
Renal segera mengambil dua koper itu lalu iya buka dan menaruh koper itu di meja depan tempat duduk Mey-mey seperti tadi.
" Aku yakin pasti dia tidak akan menolaknya " Batin Leo
" Bagus... sekarang tinggal waktunya menghubungi Farel agar dia kesini dan melihat bagaimana kelakuan Mey-mey " batin Dona
Dona langsung mengirim pesan ke Farel untuk segera datang ke Cafe dimana Leo, Dona, dan Mey-mey berada.
" Apa yang dipikirkan Tuan Leo Sekarang kenapa menawari aku banyak uang.
.
.
.
Bersambung....
Kira-kira Mey-mey akan menerimanya atau tidak
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1