Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 165


__ADS_3

" Saya mau acaranya dilakukan di Jakarta " ucapnya Sisil


" Tapi Bu Sisil apa tidak kejauhan " ucap Bu Ida


" Semuanya saya akan atur, Bu Ida tinggal duduk manis saja " ucap Leo


" Apa yang harus ku katakan " batin Bu ida


" Baiklah saya ikut saja yang sudah direncanakan Pa Leo dan Bu sisil " ucap Bu Ida


" Terima kasih Bu Ida, Bu Ida percayakan semuanya padaku " ucap Sisil


" Saya akan memberikan Anak-anak saya rumah saat kalian sudah punya anak " ucap Leo


" Jadi maksud ayah aku harus serumah sama satria " ucap Ehan


" Astaga kalau aku serumah sama Ehan bagaimana nasibku " batin Satria


" Ehan benar, kalian akan tinggal satu rumah dengan kami " ucapnya Leo


" Dirumah pasti rame nanti " ucap Sisil senang


" Ayah Farel akan tinggal dikota ini " ucap Farel


" Tidak Bisa " ucap Leo


" Mas, jangan emosi " bisik Sisil


" Tapi Ayah kasian Bu Ida sendirian disini.. jika Farel dan Mey-mey harus tinggal dijakarta " ucap Farel


" Benar juga, apalagi suaminya yang sedang dipenjara kan hidupnya nekat bagaimana kalau Bu Ida dicelakai " ucap Leo dalam hati


" Iya kasian juga Bu Ida.. pasti dia akan kesepian " batin Sisil


" Baiklah ayah menyetujui Farel dan Mey-mey tinggal dikota ini " ucap Leo


" Alhamdulillah " ucap abu Ida


" Sisil jangan begitu aku juga mau tinggal bersama Ina dan satria " ucapnya Yesi


" Mas bagaimana ini " bisik Sisil


" Renal " Panggil Leo


" Iya Tuan " ucapnya


" Kasih tau istrimu agar membiarkan satria dan Ina tinggal dirumahku " ucap Leo tegas


" Baik Tuan " ucap Renal


" Tapi kan mas.. " ucap Yesi kesal


" Sudah diam, lagiankan tempat tinggal kita dan mansion Tuan Leo tidak jauh " ucap Renal


" Ya tetep saja " ucap Yesi


" Sudah lah Mah, mamah tenang saja aku akan selalu mengunjungi mamah " ucapnya Satria


" Ina calon menantuku yang cantik mau kan tinggal dirumah mamah " ucap Yesi


" Em... gimana ya mah.. bukannya aku ga mau tapi... " ucap Ina terpotong


" Mah sudahlah jangan paksa Ina kasian " ucap Satria

__ADS_1


Tiba-tiba suara perut Ehan berbunyi pertanda cacing-cacing didalam perutnya sudah lapar dan minta diisi makanan


" Hadeh... kapan kita makannya sih drama terus laper nih " celetuk Ehan membuat semua mata memandangnya


" Ehan.. jangan begitu nak " ucap Salsa


" Astaga Aku sampai lupa menawari kalian makan " ucap Bu Ida


" Tidak apa Bu ida " ucapnya Sisil


" Sebaiknya kita makan dahulu, makanannya keburu dingin " ucap Bu ida


" Ka Ehan malu-maluin " ucapnya Ina


" Memang perutku sudah lapar melihat semua makanan ini " ucap Ehan


" Tapi ga begitu juga " ucap Ina


" Sudah tidak apa-apa Ibu mengenal Ehan meskipun sebentar tapi ibu suka sama sikapnya yang begini.. tidak jaim dan ceplas ceplos " ucap Bu Ida


" Jangan Lupa Ehan jahil sekali " ucap Satria


" Em.. mulutmu bau Sat.. tadi kamu makan apa " ucapnya Ehan


" Makan apa ya " ucap Satria mengingat-ingat


" Makan Jengkol dan Pete.. siap-siap kamu " bisik Ehan


" Siap-siap apa " tanya Satria


" Siap-siap Ina akan jatuh pingsan mencium bau mulutmu " ucapnya Ehan sambil tersenyum jahat


" Ehan.. " ucap Satria kesal


" Aku kasih tau dia ah " bisik Ehan kembali


" Jangan Ehan " bisik Satria


" Jadi begini ina " ucap Ehan terpotong


" Katanya Ehan mau makan rendang " ucap Satria mengalihkan pembicaraan


" Ambil saja sendiri " ucap Ina ketus


" Tenang calon Kaka ipar biar aku ambilkan " Ucap Satria


" Perasaanku jadi tak enak hati.. ada apa ya.. harus waspada sama satria " batin Ehan


Satria langsung mengambil piring milik Ehan lalu mengambilkan beberapa makanan dengan Seyum jahatnya


" Lihat saja Ehan, akan aku kerjain Kau " ucapnya Satria dalam hati


" Mari silahkan Calon Kaka iparku yang ganteng tiada tara " ucap satria memuji Ehan dengan senyum jahatnya


" Jangan pikir aku bisa Kau kerjain " batin Ehan


" Apa ga salah Satria bawakan makanan begitu pada Ka Ehan " batin Ina


" Calon adik iparku yang baik hati dan tidak sombong.. sebaiknya makanan ini semua untukmu.. agar Kau bisa menjaga Adikku dengan baik " ucap Ehan dengan senyum liciknya


" Rasakan " batin Ehan


" Tidak.. tidak... aku kan sengaja memberikan semua ini pada Calon Kaka iparku sebagai tanda aku peduli dan ga mau Ka Ehan sakit " ucapnya Satria sambil tersenyum

__ADS_1


" Aku tidak akan sakit kamu jangan khawatir.. coba makan semua " ucap Ehan


" Mampus lu... rasain " batin Ehan


" Bagaimana ini niat hati ingin mengerjai Ehan kenapa aku yang kena " batin Satria


Ehan pun langsung mengambil piring satria dan memasukan beberapa lauk pauk untuknya dengan hati senang dan gembira.


Setalah mengambil makananya iya langsung menyantapnya dengan nikmat bahkan terasa enak ketika melihat Satria memandangi piringnya yang porsi besar dan banyak


" Karma berlaku.. makannya jangan jahat dan jahil jadi orang " cibir Ehan dan semua pun memandangi Ehan dan satria " Kenapa lihat-lihat " tanya Ehan pada mereka


" Ka Ehan jahat masa Satria disuruh makan sebanyak ini " ucap Ina


" Orang satria yang duluan ngisi piring sebanyak itu, dikiranya aku apa bisa habiskan makanan sebanyak itu " ucap Ehan


" Satria makanya kamu jangan jahil jadi orang " ucap Yesi


" Bukan begitu mah maksudku " ucap Satria


" Ayo habiskan " ucap Renal


" Ayah ko begitu " tanya Satria pada sang ayah


" Kamu yang berbuat kamu yang bertanggung jawab " ucap Renal


" Betul Ehan setuju " ucapnya


" Ehan ga boleh begitu nak " ucap Sisil


" Tapi Bunda.. " ucap Ehan


" Satria jangan dipaksakan ya.. lain kali kamu ga boleh kaya Ehan yang suka jahil.. kamu harus jadi anak yang baik, karena kejahatan tidak boleh dibalas dengan kejahatan.. balas saja dengan kebaikan " ucap Sisil


" Bunda aku kan ga nakal dan ga jahat " protes Ehan


" Sudah kalian cepat habiskan makanannya " ucap Leo pada Ehan dan Satria


" Iya ayah " ucap Mereka


Kini mereka segera makan dengan lahap apalagi Ehan iya merasa senang karena bisa membuat Satria kesal, sedangkan Satria iya tak mampu memakan makanannya habis, iya mampu menghabiskan setengah piring saja..


.


.


.


.


.


Bersambung....


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2