Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 207


__ADS_3

" Sayang aku sudah tidak kuat " ucap Ina


" Dokter satria biar saya bantu " ucap Dinda


" Tidak usah, biar saya sendiri saya " ucap Satria


" Tapi Dok, apa dokter sanggup " tanya Dinda


" Iya saya sanggup, terima kasih untuk bantuannya barusan, silahkan dokter Dinda meninggalkan ruangan ini " ucapnya satria sopan


" Baiklah kalau begitu, dokter Ina saya pamit semoga lancar " ucap Dinda


" Iya terima kasih " ucap Ina


" Kamu yakin sanggup " tanya Ehan pada Satria


" Iya aku snaggup " jawabnya


" Suster, siapkan alatnya kita akan segera mengeluarkan bayi lagi " ucap satria


" Baik dok " ucapnya mereka


" Sayang aku sudah tidak kuat " ucap ina


" Kamu sabar ya sayang, lebih baik kamu tarik nafas lalu keluarkan... kamu harus tenang " ucap Satria dengan wajah pucat


" Ya Allah berikan aku kekuatan untuk mengeluarkan bayi ku didalam perut istriku " batin satria


" Ngeri juga ya, punya suami dokter istri lahiran sama di sendiri " batin Ehan


" Ya Allah kuatkan Ina, berilah kelancaran untuk Ina dan bayinya " batin Rena


" Ka Ehan " ucap Ina


" Ada apa " tanya Ehan


" Kakak disini ya.. pegang tanganku " ucap ina


" Perasaanku jadi tak enak " batin Ehan


" Baiklah, hanya dipegang ya.. jangan diapa-apain " ucap Ehan


" Iya ka " jawabnya


" Semuanya sudah siap " tanya satria pada sang suster


" Siap dok " ucap mereka


" Ina semangat ya " ucap Rena


" Iya ka terima kasih " jawab Ina


" Sebelum mengeluarkan bayi yang ada didalam perut istriku, lebih baik kita berdoa agar semuanya lancar " ucap Satria dengan wajah khawatir


" Baik dok " ucap Mereka


" Berdoa dimulai " ucap satria


Merekapun berdoa yang ada disana semua berdoa, menurut agamanya masing-masing.


" Berdoa selesai " ucap Satria


" Aamiin " ucapnya Mereka langsung menyiapkan alat dan memasangkan infusan ke tangan ina


" Ina, Kakak yakin kamu kuat dan harus kuat demi anak-anakmu " ucap Ehan


" Iya ka terima kasih " jawabnya


" Sayang, ikuti aba-aba dari aku " ucap Satria pada sang istri


" Baiklah " ucap Ina

__ADS_1


" Sayang kamu Tarik napas perlahan melalui hidung, kemudian buang melalui mulut, Kamu harus rileks ya sayang " ucap Satria


" Iya sayang " ucap Ina


" Sayang aku ga kuat mules " ucapnya ina


" Ok, sekarang sudah tiba waktunya " ucap satria


" Suster tolong bantu kedua kakinya harus ditekuk dan terbuka lebar " ucap Satria



" Baik Dok "


" Sayang dengarkan aku, Pusatkan kekuatan kontraksi dengan sedikit mengangkat punggung sehingga kepala di posisi agak terbangun, sembari mengejan sepeti sedang mendorong sesuatu " ucap Satria


" Iya sayang " jawabnya


" Ko aku yang degdegan " batin Ehan


" Sekarang kamu Tarik napas sedalam-dalamnya, kemudian buang napas sambil mendorong tubuh dengan mengejan seperti layaknya saat Kamu sedang buang air besar " ucap Satria


" He..... he...... " ucap Ina mengejan


" AW... rambutku kenapa dijambak " ucap Ehan meringis kesakitan


" Maf ka rasanya sakit " ucap Ina


" Bahkan anakku pun kesal dengan sikapmu Kaka ipar sehingga disaat seperti ini Ina malah menjambakmu " batin satria


" Ayo terus sayang sedikit lagi " ucap Satria


" He..... he...... " ucap Ina mengejan kembali


" AW..... " teriakan Ehan kembali dijambak rambutnya oleh ina


" Oek... Oek... Oek... "


" Alhamdulillah " ucap mereka merasa senang dan bahagia kecuali Ehan yang meringis kesakitan


" Laki-laki sayang " ucapnya satria


" Akhirnya selesai juga " batin Ehan merasa lega


" AW sayang aku merasakan kontraksi lagi " ucapnya Ina


" Apa " ucap Ehan kesal


" AW.... AW... AW.... " ucap Ehan langsung pegang tangannya lalu diremas oleh Ina


" He..... he...... " ucap Ina mengejan kembali


" AW..... " teriakan Ehan


" Oek... Oek... Oek... "


" Alhamdulillah " ucap Ehan dengan wajah kesal dan marah


" Anak kita perempuan sayang " ucapnya satria senang


" Tapi sayang aku kontraksi lagi " ucapnya ina


" Astaga sebenarnya anak kalian berapa sih " ucap Ehan dengan wajah pucatnya


" Kalau dilihat hasil Usg ada tiga " ucap Ina


" Ayo sayang aku sudah tidak kuat " ucap Ina


" AW.... AW... AW.... " ucap Ehan langsung pegang tangannya lalu diremas oleh Ina


" He..... he...... " ucap Ina mengejan kembali

__ADS_1


" AW..... " teriakan Ehan


" He..... he...... " ucap Ina mengejan kembali


" Oek... Oek... Oek... "


" Ya Allah aku ga kuat jika terus begini " ucap Ehan dengan wajah menahan marahnya


" Semuanya sudah selesai ko ka " ucap Ina sambil tersenyum


" Terima kasih ya ka Ehan " ucap Satria dengan senyum jahatnya


" Badanku semuanya sakit, rambut lengan, hati dan pikiran " ucap Ehan membuat yang ada disana tersenyum


" Dokter satria silahkan untuk di Adzanin dulu " ucap sang suster


" Baik sus terima kasih " jawabnya sambil tersenyum


" Sayang aku Adzanin mereka dulu " ucap Satria


" Iya sayang " jawabnya


Satria segera menuju box ketiga bayinya dengan senyum bahagia nya yang terpancar


" Kalian adalah malaikat kecilnya ayah " ucap Satria sambil meneteskan air matanya


Dengan tangis bahagianya iya segera mengadzani satu persatu sang putra dan putrinya. lalu iya menciumi ketiga ketiga bayinya.


" Permisi Dok, saya bersihkan dulu bayinya " ucap Sang suster


" Silahkan sus " ucap Satria


" Terima kasih " ucap satria


Satria kembali lagi menghampiri sang istri, dilihatnya wajah yang lelah dan lesu.


" Terima kasih ya sayang " ucap Satria mencium kening dan pipi sang istri


" Sama-sama sayang " jawab Ina


" Kamu mau satu kamar perawatan dengan Ka Rena atau bagaimana " tanya satria


" sudah satu kamarkan saja " ucap Ehan


" Ka Ehan benar " ucap Ina sambil tersenyum


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Aku percepat ya part nya...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...

__ADS_1


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2