Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 114


__ADS_3

Sedangkan Farel, Riki beserta Tim Audit Pusat sedang duduk santai diruang Meting itu. karena sudah cape dengan drama-drama tadi yang dilakukan Pa Daniel dan Pa Danu.


" Terima kasih kalian sudah membantu saya " ucap Farel pada Samuel dan Timnya


" Sama-sama memang sudah menjadi tugas saya " ucap Samuel sambil tersenyum


" Riki " panggil Farel


" Iya Tuan "


" Bawakan mereka kopi " ucap Farel


" Baik Tuan "


" Saya senang jika kasus ini sudah dibongkar dan mereka sudah mendapatkan balasan atas semua perbuatannya " ucap Samuel


" Harusnya dari sejak satu Minggu yang lalu saya merencanakan hal seperti hari ini, namun saya rasa waktunya tidak pas " ucap Farel


" Anda jangan khawatir Tuan, mulai hari ini akses pemantauan data di perusahaan ini kami akan tibgkatkan " ucap Samuel


" Terima kasih untuk kerjasama " ucap Farel memberikan amplop coklat


" Apa ini " ucap Samuel


" Ini bonus untuk kalian karena sudah membantu saya " ucap Farel


" Tidak perlu Tuan ini memang sudah kewajiban kami " ucap Samuel menolak uang tersebut


" Ambillah ini hak kalian " Ucap Farel sambil tersenyum


Lalu Riki dan pekerja Office Boy pun datang dan memberikan kopi kepada mereka


" Silahkan " ucap Riki


" Terima kasih.. " ucapnya


" Sama-sama " ucap Riki


" Tuan ada hal yang saya mau bicarakan pada Tuan " ucap Riki


" Baik Kita bicara di ruanganku " ucap Farel


" Baik Tuan "


Sang Office Boy pun disuruh oleh Farel untuk membelikan makanan untuk Tim audit tersebut, sedangkan iya pergi keruangannya dengan buru-buru


Farel kini sudah ada diruanganya diikuti oleh Riki, Mey-mey yang melihat hal itu mengikuti mereka menuju ruangan Farel


Ceklek,,


" Aduh ngapain Mey-mey pake Dateng segala lagi " batin Riki


" Tuan Maaf saya mau meyerahkan Laporan untuk anda tanda tangani " ucap Mey-mey sopan dan Profesional


" Sayang tunggu sebentar ya, Saya harus bicara serius dengan Riki " jawab Farel


" Semoga Mey-mey tidak curiga " batin Farel


" Baik Tuan, laporan saya taruh disini " ucap Mey-mey segera keluar dari ruangan itu


" Apa Ada dengan mereka bukanya masalahnya sudah beres " batin Mey-mey


Farel dan Riki pun sudah berdua didalam Ruangan Farel, dengan wajah serius merekapun bicara


" Ada hal apa yang mau kamu sampaikan, cepat waktuku tak banyak nanti Mey-mey curiga " ucapnya


" Iya Tuan ini masalah Pa Edi " ucap Riki sambil memelankan suaranya takut Mey-mey dengar


" Pa Edi, ada apa lagi dengan Dia " ucap Farel heran


" Saya dapat kabar dari salah satu anak buah saya yang mengawasi pa Edi dipenjara, katanya kemarin Dona datang kepenjara " ucap Riki

__ADS_1


" Apa Dona, ngapain dia kesana " tanya Farel dengan Kaget


" Dari informasi yang saya dapat, nona Dona akan membebaskan Pa Edi bagaimana pun caranya " ucap Riki


" Tapikan Kasusnya saya sudah tuntun dengan hukuman yang berat " tanya Farel


" Dari informasi yang saya dapat juga bilang bahwa nona Dona akan menyewa banyak pengacara agar Pa Edi bebas " ucap Riki


" Apa sih maunya Dona, saya heran dengan pikirannya dulu saja dia cuek padaku tapi sekarang mati-matian ingin aku kembali " ucap Farel


" Mungkin Nona Dona hanya akan memanfaatkan kekayaan Tuan Farel saja " batin Riki


" Apa perlu saya tangani Dona " ucap Riki


" Tidak usah, saya hanya akan bicara Pada Pa Edi saja " ucap Farel


" Baik Tuan "


" Siapkan Mobil kita kepenjara sekarang " ucap Farel


" Baik Tuan " ucap Riki hendak melangkah namun langkahnya terhenti karena sang majikan memanggilnya kembali


" Riki " ucap Farel


" Iya Tuan "


" Jangan sampai Mey-mey tahu kita menemui Pa Edi " ucap Farel sambil memelankan suaranya


" Baik Tuan " ucap segera pergi menuju Parkiran untuk meyiapkan mobil


Farel pun melangkah pergi dari ruangannya namun didepan ruangannya malah iya bertemu sang kekasih hati


" Sayang, kamu mau makan siang bareng ya " ucap Mey-mey sambil menghampiri Farel


" Em, tidak sayang hari ini kamu makan siang sendiri tidak apa-apa kan, saya harus mengurus masalah yang tadi bersama Pa Danu dan Pa Daniel di kantor polisi " ucap bohong Farel


" Tidak bisanya Farel ga ngajak aku " batin Mey-mey


" Tidak apa-apa, saya mengerti, kamu hati-hati dijalan jangan lupa makan siang " ucap Mey-mey memeluk erat sang kekasih


" Kamu tenang saja aku akan cepat kembali " ucap Farel melepaskan pelukannya


" Iya " ucap Mey-mey sambil tersenyum


" Saya pergi dulu kamu jaga diri baik-baik " ucapnya Farel sambil tersenyum


" Iya sayang "


Farel segera pergi keluar gedung itu, sedangkan Riki sudah menunggunya dari tadi, mereka kini segera melajukan mobilnya menuju penjara.


Sedangkan Mey-mey makan siang dikantin perusahaan bersama karyawan yang lainnya.


.


...****************...


.


Mereka sudah sampai dipenjara, mereka segera menemui petugas yang berada disana.


" Maaf Pa permisi saya mau bertemu dengan Pa Edi " ucap Riki ramah pada salah satu petugas disana


" Maf anda siapa " ucap sang petugas


" Saya anak sepupunya Pa Edi " ucapnya Riki bohong


" Baik Saya akan panggilkan Pa Edi, anda sebaiknya duduk disebelah sana " ucap Sang petugas menunjukan ruangan khusus


" Baik Pa " ucap Riki


Sang petugas pun segera masuk kedalam dan memberitahu jika ada pihak keluarga pa Edi yang ingin bertemu dengannya

__ADS_1


Lalu petugas yang satunya segera memanggil Pa Edi dan menyuruhnya untuk menemui pihak keluarga.


" Pa Edi ada tamu untuk anda " ucapnya sang Petugas yang ada disana


" Siapa " ucap Pa Edi senang berharap sang istri atau anaknya menjenguk


" Dia mengaku sebagai sepupu anda " ucap sang petugas


" Sepupu " ucapnya heran


" Iya "


Sang petugaspun segera membawa Pa Edi keruangan khusus itu, Pa Edi heran dengan kehadiran dua lelaki berjas yang rapi.


" Maaf anda siapa " ucap Pa Edi heran


" Perkenalkan nama saya Farel "


" Oh jadi ini yang namanya Farel, yang selalu dibilang namanya Oleh Nona Dona .. ganteng juga dan tampak seperti orang kaya beneran " batin Pa Edi


" Saya Edi "


" Saya sudah tahu, Bapak apa kabar " ucap Farel tampak berbasa basi


" Kabar saya baik, sebenarnya anda siapa " ucap Pa Edi pura-pura tidak tahu


" Saya Farel kekasih Mey-mey putri bapak "


" Mey-mey anak kesayangan ku, berpacaran denganmu " jawabnya


" Anak kesayangan apaan, Kamu bapak yang buruk selalu meyakiti anakmu " batin Riki gemas dengan ucapan Pa Edi


" Benar Pa, bahkan saya sudah melamar anak bapak, secepatnya saya akan menikahinya " ucap Farel


" Bagus, ternyata mantuku orang kaya, kalau dia sampai menikahi Mey-mey pasti aku akan ketularan kaya juga, tapi bagaimana kesepakatan aku dengan Nona Dona " batin Pa Edi bingung


" Kalau buat saya sih ga masalah Mey-mey mau nikah sama siapapun mau orang kaya atau miskin asalkan dia mampu membahagiakan Mey-mey " ucapnya


" Bapak tenang saja, saya akan membahagiakan Mey-mey dengan sekuat tenaga saya dan saya tidak akan menyakitinya apalagi menyia-nyiakan Mey-mey " ucap Farel tampak seperti menyindir Pa Edi


" Sialan dia menyindir aku, tapi aku tidak boleh marah, dia mau sama Mey-mey juga udah syukur banget " batin Pa Edi


.


.


.


.


Bersambung....


Aku mau mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri..


Minal Aidzin wal Paidin..


Mohon maaf lahir dan batin semuanya..


Mey-mey dan Farel mana suaranya...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua

__ADS_1


__ADS_2