Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 173


__ADS_3

Akhirnya Ehan sudah selesai dengan ijab qobul nya, iya kini ceria lagi bahkan dia sangat bahagia terlihat jelas dari wajahnya yang berseri-seri.


" Sekarang giliran mu... jangan sampai kamu salah bicara kalau salah kamu batal nikah sama Ina " bisik Ehan membuat Satria gugup


" Ehan... kamu bukannya semangati aku " ucap


Satria kesal


" Ayahku seram loh kalau lagi marah.. apalagi Ina sampai nangis gara-gara ga jadi nikah.. bisa-bisa kamu dilempar ke tiang monas " Bisik Ehan sambil ketawa-ketawa


" Astaga... Ayah Leo serem.. terus aku harus gimana " batin Satria


" Pasti Satria sekarang sedang ketakutan " batin Ehan


" Aku takut Pasti Ka Ehan ngerjain Satria lagi " batin Ina dari kejauhan


Sebenarnya calon mempelai wanita duduk diruangan khusus mereka dilarang mendekati mempelai laki-laki sebelum ijab qobul. Diruangan itu Disediakan sebuah layar yang memperlihatkan percakapan ijab qobul para mempelai laki-laki


Sang penghulu menyuruh Satria untuk menjabat tangan Leo sebagai wali nikah Ina. dengan wajah tegangnya mereka saling berhadapan.


" Tuan Leo silahkan duduk disini saling berhadapan " ucap Sang penghulu


" Baik Pa " ucap Leo segera duduk saling berhadapan dengan Satria


" Saudara Satria apakah anda sudah siap " ucap Pa penghulu


" Saya.. sudah siap .. pa " ucapnya terbata-bata karena gugup


" Tenang.. kamu jangan tegang... kamu harus bicara dengan lantang " ucap sang penghulu


" Kamu mengerti " ucap Leo dengan wajah tegangnya juga


" Mengerti ayah... " ucap Satria tidak bisa menyembunyikan jika sebenarnya iya sangat gugup dan tegang


" Kalau ini sih tegangnya lebih-lebih dari aku lagi mengoperasi pasien yang sedang sekarat.. " batin Satria


" Mari kita Mulai, jabat tangan Tuan Leo " ucap Sang penghulu pada satria


" Baik Pa " ucapnya dengan bercucuran keringat


" Panas.. panas... gerah... gerah... " bisik Ehan pada satria


" Ehan diam " ucap Satria kesal


" Ehan ya.. selalu bikin aku kesal.. disaat seperti ini malah godain aku " batin Satria


" Pa penghulu... saya boleh minum dulu " ucap Ehan


" Oh tentu silahkan jangan tegang " ucap sang penghulu

__ADS_1


Renalpun mengambilkan minum untuk satria, sebenarnya Renalpun khawatir jika satria tidak bisa bicara ijab qobul karena iya tegang.


" Ini nak " ucap Renal


" Makasih ayah " ucapnya


Tiba-tiba air itu tumpah pada celana Ehan sedikit, hal itu membuat Ehan kesal dan permisi pergi ketoilet.


" Satria ih... liat basah celana ku " ucap Ehan kesal


" Maaf ga sengaja " ucap Satria


" Ayah, pa penghulu dan semuanya Ehan ke toilet dulu ya " ucapnya


" Ok " ucap Mereka


Ehan langsung pergi dari sana sementara satria langsung meminum Minumannya sampai habis, lalu memberikan gelas kosong itu pada sang ayah


" Bisa kita mulai ijab qobul nya " tanya sang penghulu


" Bisa pa.. " ucap Satria lebih tenang setelah meminum air putih dan juga tidak ada Ehan


" Ada bagusnya Ehan kena tumpahan air jadi aku bisa sedikit lega " batin Satria


" Silahkan Tuan Leo dan Satria berjabat tangan kembali " ucap Sang penghulu


Satria dan Leo mulai berjabat tangan kembali sedangkan Pak Penghulu mulai menuntun Mereka untuk memulai mengucapkan kata-kata Sakralnya.


" Saya terima Nikah dan kawinnya Farina Leosil Putri Wiratmaja binti Leo Wiratmaja dengan mas kawin perhiasan berlian satu set , satu buah Rumah, dan satu mobil sport dibayar Tunai " ucap Satria dengan lantang dan cepat-cepat takut Ehan keburu datang


" Bagaimana para saksi " ucap sang penghulu


" Tidak Syah " ucap Ehan langsung datang


" Syah " ucap Renal dan diikuti semua orang yang ada disana


" Sialan aku terlambat " batin Ehan


" Untung... ayah dan yang lainnya keburu bilang Syah.. jadi ga harus diulang " batin Satria


" Aku tau Tuan Ehan jahil dan suka ngerjain Satria makanya tadi aku sengaja menumpahkan sedikit air agar iya tidak membuat Satria grogi " batin Renal


" Alhamdulillah " ucap Mereka


Sang penghulu pun langsung memimpin Doan untuk Satria dan Ina, Sekarang Satria merasa sangat lega bahkan Seyum mengembang pun terpancar dari wajahnya


" Jangan pernah bikin Ina menangis kalau tidak kamu akan berhadapan denganku " ucap Leo


" Ayah tenang saja aku akan selalu membuat Ina tersenyum dan bahagia " ucap Satria

__ADS_1


" Yakin... " ucap Ehan


" Sangat Yakin Ayah " ucap Satria sambil tersenyum


" Baiklah aku percaya padamu " ucap Leo


" Terima kasih ayah " ucap Satria


" Jangan senang dulu... setiap hari Kau akan bertemu denganku " bisik Ehan


" Satria kamu harus kuat setiap hari harus menghadapi kejahilan Ehan " batin satria


Sang pengantin wanita pun dipersilahkan untuk memasuki ruangan ijab qobul untuk menandatangani berkas-berkas untuk kelengkapan surat nikahnya.


Ketiga pengantin wanita pun melangkah menuju ruangan itu, ketiga pengantin Pria pun dibuat terpesona melihat kecantikan mereka. mereka sampai tidak berkedip


" Astaga Mey-mey cantik sekali " ucap Farel memandangi wajah cantik sang istri yang terasa sangat terpancar


" Bidadari surgaku... cantik banget... " ucap Ehan menelan ludahnya sendiri


" Ina cantik sekali.. perasaanku jadi tak menentu " ucap Satria


Setelah menandatangani berkas-berkas lalu waktunya mereka dipasangkan cincin ke pengantin wanita masing-masing.


Setelah mereka selesai memasangkan cincin pasangan, lalu mereka menuju ke sesi Poto, dikarenakan Farel akan segera pergi menuju Surabaya untuk menghadiri pemakaman sang ayah mertua


'



.


.


.


.


Bersambung....


Semoga kalian suka sama visualnya


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...

__ADS_1


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2