Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 213


__ADS_3

" He..... he...... " ucap Mey-mey mengejan


" Sayang sakit ya " Tanya Farel dengan wajah paniknya


" Iya sayang sakit " ucap Mey-mey


" Aku merasa tak tega pada Mey-mey, kasian dia " batin Farel


" Ayo Nona terus " ucap sang dokter


" " He..... he...... " ucap Mey-mey mengejan


" Ayo terus sayang semangat, kamu bisa menjambak atau mencubit tanganku jika perlu " ucap Farel


" He..... he...... " ucap Mey-mey mengejan


" AW..... sayang " teriakan Farel ketika sang istri menjambak rambutnya


" Maf Sayang, tapi kan tadi kata kami boleh " ucap Ina


" Iya juga sih.. yasudah Jambak saja lagi " ucap Farel


" Oek... Oek... Oek... "


" Alhamdulillah " ucap Mereka senang, bahkan farel sampai meneteskan air matanya


" Anakku sayang, akhirnya kamu keluar juga " ucap Farel


" Selamat ya Tuan, anaknya Laki-laki " ucapnya sang suster langsung membawa anaknya Mey-mey dan Farel kedalam box bayi


" Dok, perut saya mules kembali " ucap Mey-mey


" Nona lakukan seperti yang tadi ya " ucapnya Sang dokter


" Baik dok " ucap Ina


" AW.... AW... AW.... " ucap Farel, ketika rambutnya dijambak kembali


" Sayang, pelan-pelan jambak nya " ucap Farel


" Ini rasanya lebih sakit dari itu sayang " ucap Mey-mey


" Tapi nanti bisa-bisa aku botak kamu selesai melahirkan " ucap Farel


" Kamu permasalahkan rambut... sedang kan aku berjuang mengeluarkan anakmu " ucap Mey-mey kesal


" Sayang, bukan begitu.. maafkan aku " ucap Farel


" He..... he...... dasar laki-laki mau enaknya saja" ucap Mey-mey mengejan kembali dengan perasaan kesal


" Sayang maafkan aku " ucap Farel merasakan bersalah


" Ayo Nyoya mengejan lagi " ucap Sang Dokter


" He..... he...... rasakan itu " ucap Mey-mey mengejan

__ADS_1


" AW... " ucap Farel meringis kesakitan


" Oek... Oek... Oek... "


" Alhamdulillah " ucap mereka yang ada disana


" Alhamdulillah anaknya laki-laki lagi Tuan " ucapnya Sang suster membawa bayinya kedalam box


" Tinggal satu lagi ya Nyoya " ucap sang dokter


" Iya dok " ucap Mey-mey sambil beristirahat dahulu, sedangkan Farel mengusap keringat Mey-mey


" Dok saya mulai mules kembali " ucapnya Mey-mey


" Baiklah, Nona bersiap-siap kembali, tarik nafas kembali ya Nona " ucap Sang Dokter


" Kalau dilihat hasil Usg ada tiga " ucap Ina


" Baik dok " ucap Mey-mey


" Sayang kamu semangat ya, tinggal satu lagi " ucapnya Farel


" Aku masih kesal sama kamu " ucap Mey-mey


" Maafkan aku sayang, janji deh ga akan begitu lagi, mau aku botak atau tidak aku Takan permasalahkan " ucap Farel membujuk sang istri agar tidak marah


" Yaudah aku maafkan " ucap Mey-mey dengan senyum jahatnya


" AW.... AW... AW.... " ucap Farel berteriak karena sang istri semakin kencang menjambak rambutnya


" Tahan sayang " ucap Mey-mey


" AW..... " teriakan Farel


" He..... he...... Biar sama-sama sakit " ucap Mey-mey mengejan kembali


" Oek... Oek... Oek... "


" Ya Allah terima kasih sudah melancarkan persalinan istriku " batin Farel dengan meringis kesakitan


" Alhamdulillah, semuanya sudah selesai dan anak ketiga nya bayi perempuan " ucap Sang suster sambil tersenyum


" Terima kasih ya ka Alah, benar-benar lengkap bayi kita " ucap Mey-mey


" Iya sayang " ucap Farel sambil tersenyum


" Sayang maafkan Aku, lihat rambut kamu jadi rontok " ucap Mey-mey merasa bersalah


" Sakit yang aku alami tidak sesakit yang kamu alami... Terima kasih sudah mau melahirkan anak ku " ucap Farel mencium kening sang istri


" Iya sayang " ucap Mey-mey meneteskan air matanya


" Aku benar-benar bahagia Ya Allah.. terima kasih " batin Mey-mey


" Tuan Farel silahkan untuk di Adzanin Baby nya " ucap sang suster

__ADS_1


" Baik sus terima kasih " jawabnya Farel sambil tersenyum


" Sayang aku Adzanin mereka dulu " ucap Farel


" Iya sayang " jawabnya Mey-mey sambil tersenyum


Far segera menuju box ketiga bayinya dengan senyum bahagia nya yang terpancar, iya menatap satu persatu baby nya


" Ini ayah nak, terima kasih sudah jadi pelengkap keluarga kecil ayah dan mamah " ucap Farel sambil meneteskan air matanya


Dengan tangis bahagianya iya segera mengadzani satu persatu sang putra dan putrinya. lalu iya menciumi ketiga ketiga bayinya seakan tidak mau pisah dengan mereka.


" Permisi Tuan, bayinya sudah diazani,, saya mau bersihkan terlebih dulu bayinya " ucap Sang suster


" Silahkan sus " ucap Farel


" Terima kasih Tuan " ucap Sang suster


Farel kembali lagi menghampiri sang istri, dengan wajah bahagianya


" Susah sayang " tanya Mey-mey


" Sudah sayang " ucap Farel senang


" Sekarang kamu sudah resmi jadi ayah sayang " ucap Mey-mey


" Kamu juga sudah jadi mamah " ucap Farel sambil tersenyum senang


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Ada yang mau sumbang nama buat nama bayinya Ina, Rena dan Mey-mey..


soalnya aku bingung...


Tulis dikolom komentar ya...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...

__ADS_1


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2