
" He..... he...... " ucap Mey-mey mengejan
" Sayang sakit ya " Tanya Farel dengan wajah paniknya
" Iya sayang sakit " ucap Mey-mey
" Aku merasa tak tega pada Mey-mey, kasian dia " batin Farel
" Ayo Nona terus " ucap sang dokter
" " He..... he...... " ucap Mey-mey mengejan
" Ayo terus sayang semangat, kamu bisa menjambak atau mencubit tanganku jika perlu " ucap Farel
" He..... he...... " ucap Mey-mey mengejan
" AW..... sayang " teriakan Farel ketika sang istri menjambak rambutnya
" Maf Sayang, tapi kan tadi kata kami boleh " ucap Ina
" Iya juga sih.. yasudah Jambak saja lagi " ucap Farel
" Oek... Oek... Oek... "
" Alhamdulillah " ucap Mereka senang, bahkan farel sampai meneteskan air matanya
" Anakku sayang, akhirnya kamu keluar juga " ucap Farel
" Selamat ya Tuan, anaknya Laki-laki " ucapnya sang suster langsung membawa anaknya Mey-mey dan Farel kedalam box bayi
" Dok, perut saya mules kembali " ucap Mey-mey
" Nona lakukan seperti yang tadi ya " ucapnya Sang dokter
" Baik dok " ucap Ina
" AW.... AW... AW.... " ucap Farel, ketika rambutnya dijambak kembali
" Sayang, pelan-pelan jambak nya " ucap Farel
" Ini rasanya lebih sakit dari itu sayang " ucap Mey-mey
" Tapi nanti bisa-bisa aku botak kamu selesai melahirkan " ucap Farel
" Kamu permasalahkan rambut... sedang kan aku berjuang mengeluarkan anakmu " ucap Mey-mey kesal
" Sayang, bukan begitu.. maafkan aku " ucap Farel
" He..... he...... dasar laki-laki mau enaknya saja" ucap Mey-mey mengejan kembali dengan perasaan kesal
" Sayang maafkan aku " ucap Farel merasakan bersalah
" Ayo Nyoya mengejan lagi " ucap Sang Dokter
" He..... he...... rasakan itu " ucap Mey-mey mengejan
__ADS_1
" AW... " ucap Farel meringis kesakitan
" Oek... Oek... Oek... "
" Alhamdulillah " ucap mereka yang ada disana
" Alhamdulillah anaknya laki-laki lagi Tuan " ucapnya Sang suster membawa bayinya kedalam box
" Tinggal satu lagi ya Nyoya " ucap sang dokter
" Iya dok " ucap Mey-mey sambil beristirahat dahulu, sedangkan Farel mengusap keringat Mey-mey
" Dok saya mulai mules kembali " ucapnya Mey-mey
" Baiklah, Nona bersiap-siap kembali, tarik nafas kembali ya Nona " ucap Sang Dokter
" Kalau dilihat hasil Usg ada tiga " ucap Ina
" Baik dok " ucap Mey-mey
" Sayang kamu semangat ya, tinggal satu lagi " ucapnya Farel
" Aku masih kesal sama kamu " ucap Mey-mey
" Maafkan aku sayang, janji deh ga akan begitu lagi, mau aku botak atau tidak aku Takan permasalahkan " ucap Farel membujuk sang istri agar tidak marah
" Yaudah aku maafkan " ucap Mey-mey dengan senyum jahatnya
" AW.... AW... AW.... " ucap Farel berteriak karena sang istri semakin kencang menjambak rambutnya
" Tahan sayang " ucap Mey-mey
" AW..... " teriakan Farel
" He..... he...... Biar sama-sama sakit " ucap Mey-mey mengejan kembali
" Oek... Oek... Oek... "
" Ya Allah terima kasih sudah melancarkan persalinan istriku " batin Farel dengan meringis kesakitan
" Alhamdulillah, semuanya sudah selesai dan anak ketiga nya bayi perempuan " ucap Sang suster sambil tersenyum
" Terima kasih ya ka Alah, benar-benar lengkap bayi kita " ucap Mey-mey
" Iya sayang " ucap Farel sambil tersenyum
" Sayang maafkan Aku, lihat rambut kamu jadi rontok " ucap Mey-mey merasa bersalah
" Sakit yang aku alami tidak sesakit yang kamu alami... Terima kasih sudah mau melahirkan anak ku " ucap Farel mencium kening sang istri
" Iya sayang " ucap Mey-mey meneteskan air matanya
" Aku benar-benar bahagia Ya Allah.. terima kasih " batin Mey-mey
" Tuan Farel silahkan untuk di Adzanin Baby nya " ucap sang suster
__ADS_1
" Baik sus terima kasih " jawabnya Farel sambil tersenyum
" Sayang aku Adzanin mereka dulu " ucap Farel
" Iya sayang " jawabnya Mey-mey sambil tersenyum
Far segera menuju box ketiga bayinya dengan senyum bahagia nya yang terpancar, iya menatap satu persatu baby nya
" Ini ayah nak, terima kasih sudah jadi pelengkap keluarga kecil ayah dan mamah " ucap Farel sambil meneteskan air matanya
Dengan tangis bahagianya iya segera mengadzani satu persatu sang putra dan putrinya. lalu iya menciumi ketiga ketiga bayinya seakan tidak mau pisah dengan mereka.
" Permisi Tuan, bayinya sudah diazani,, saya mau bersihkan terlebih dulu bayinya " ucap Sang suster
" Silahkan sus " ucap Farel
" Terima kasih Tuan " ucap Sang suster
Farel kembali lagi menghampiri sang istri, dengan wajah bahagianya
" Susah sayang " tanya Mey-mey
" Sudah sayang " ucap Farel senang
" Sekarang kamu sudah resmi jadi ayah sayang " ucap Mey-mey
" Kamu juga sudah jadi mamah " ucap Farel sambil tersenyum senang
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Ada yang mau sumbang nama buat nama bayinya Ina, Rena dan Mey-mey..
soalnya aku bingung...
Tulis dikolom komentar ya...
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
__ADS_1
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz