Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 133


__ADS_3

" Alhamdulillah Bu Sisil tidak ada penyakit apapun hanya saja dia hanya kecapean saja " ucap sang dokter


" Tapi Dok istri saya mengeluh pusing " ucap Leo


" Mual-mual juga dok " ucap Ina


" Ko semua orang jadi percaya dengan akting nya bunda " batin Ehan


" Itu karena masuk angin saja Tuan " ucap Sang dokter


" Dokter yakin " tanya Leo heran


" Sesuai dengan apa yang saya periksa Nyoya Sisil tidak ada keluhan apapun " ucap Sang dokter


" Saya mau istri saya di USG " ucap Leo


" Baik Tuan untuk memastikan hal itu, saya akan membawa Nyonya Sisil keruangan khusus untuk USG " ucap sang dokter


" Baik dok " ucap Mereka


Sisil pun dibawa oleh suster keruangan tersebut, diruangan tersebut tampak Leo dan kedua anaknya.


" Loh Mas ngapain disini " Ucap Sisil kaget


" Ga papah sayang " ucap Leo sambil tersenyum


" Dok ini tempat apa, saya mau diapain " ucap Sisil


" Nyoya tidak di apa-apain ko, cuma memastikan saja anda hamil atau tidak " ucap Sang dokter


" Apa dok saya hamil " ucap Sisil kaget


" Iya, suami dan anak-anak anda mengira jika anda sedang hamil " ucapnya Sang Dokter


" Iya juga sih Dok, saya sudah dua bulan tidak datang bulan " ucap Sisil namun berbisik-bisik


" Sekarang saya bantu Nyoya tidur diranjang, kita akan melakukan USG ya sekarang " ucap Sang dokter


" Baik Dok.. " ucapnya Sisil


Sisil pun kini berbaring diranjang tempat tidur, lalu sang dokter menempelkan alat pada perut Sisil lalu dilihatlah dalam layar monitor


" Rahimnya bagus, tidak ada apa-apa " ucap Sang dokter


" Jadi istri saya tidak hamil " ucap Leo kecewa


" Iya Tuan "


" Mas, aku sudah tua, harusnya menimang cucu bukan anak " protes Sisil

__ADS_1


" Iya Ayah, kasian bunda... Makanya cepat nikahkan Ina dan Satria biar Ayah dan bunda menimang cucu " ucap Ina


" Enak aja, aku duluan nikahnya " ucap Ehan protes


" Sudah jangan bertengkar " ucap Sang bunda


" Oh iya dok terus kenapa saya sudah dua bulan ini tidak datang bulan " ucap Sisil bicara didepan keluarganya


" Tuh kan dok jangan-jangan istri saya memang hamil " ucap Leo


" Ada kemungkinan ibu akan menopose,karena faktor usia dan juga bisa terjadi karena hormon anda menurun " ucap Sang dokter


" Oh gitu dok.. baiklah saya mengerti " ucap Sisil


" Namun jika bulan depan Nyoya masih belum datang bulan, kita lakukan pengecekan krmbali " ucap Sang Dokter


" Baik Dok.. " ucap Leo


Merekapun segera bersiap-siap pulang kehotel setelah dokter memberikan vitamin pada Sisil. meskipun kecewa namun Leo sangat menyayangi istrinya. Ehan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


" Maafkan aku ya mas " ucap Sisil didalam mobil


" Tidak apa-apa sayang, anak kan rezeki.. " ucap Leo


" Ayah aku mau bicara sama ayah " ucap Ina kesal


" Ada apa nak " ucap Leo


" Dari mana dia tau " batin Leo


" Emang satria ga bilang apa-apa sama aku, tapi aku tau ayah kasih persyaratan yang berat kan ke satria, hingga dia ga ada waktu buat aku " ucap Ina dengan memotong kan bibirnya


" Benarkah itu mas " ucap Sisil heran karena memang iya tidak tahu


" Mungkin ayah punya alasan tersendiri " ucap Ehan


" Kaka jangan belain ayah. apalagi karena Kaka sudah mendapatkan restu " ucap Ina marah


" Bukan gitu dek " ucap Ehan


" Aku mau turun aja disini " ucap Ina meyuruh Ehan menghentikan mobilnya


" Tapi Dek.. " ucap Ehan


" Mau berhenti atau aku loncat " ucap ina


" Loncat aja orang aku udah kunci otomatis semua pintu mobil " jawabnya Ehan dengan tersenyum jahat


" Kaka jahat " ucap Ina kini ngambek sama Ehan

__ADS_1


" Memang ayah lakukan itu, ayah mengajukan persyaratan agar Satria mengumpulkan uang buat nikah sama kamu " ucap Sang ayah


" Kenapa ayah, ayah sudah tidak mampu membayar pernikahan aku sama satria " ucap Ina Kesal


" Bukan begitu nak, ayah hanya ingin melihat kesungguhan Satria, ayah ingin dia selalu membahagiakan mu " ucap sang ayah


" Sekarang kan ayah liat sendiri, Satria banting tulang sendiri bahkan ga ada waktu buat aku " protes Ina


" Nanti ayah akan bicara sama satria.. kamu jangan marah sama ayah ya " ucap Leo


" Benarkah.. ayah janji " ucapnya Ina tersenyum


" Iya sayang " ucap Leo sambil tersenyum


" Bener ya ayah.. ayah jangan galak-galak sama satria " ucap Ina


" Iya sayang " ucap Leo


" Dasar bucin " Ledek Ehan


" Aku ga bucin " ucap Ina


" Sudah jangan bertengkar... kasian bunda masih sakit " ucapnya Leo


" Iya Ayah " ucap Mereka


Mereka sudah sampai di hotel, namun Ehan pamit pulang ke kontrakan karena iya memang sudah cape dengan acara hari ini.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Marhaban ya Ramadhan


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2