Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 23


__ADS_3

Kini Marni sudah siap-siap dandan yang cantik agar terlihat menarik didepan Ehan, entah mengapa kini perasaan Marni pada Ehan sudah tidak membencinya


" Aku pakai baju yang mana ya " tanyanya pada diri sendiri sambil melihat cermin


" Anak Umi lagi apa " tanya sang ibu


" Em.. lagi milih baju umi " ucapnya


" Emang kamu mau kemana nak " ucap sang ibu


" Aku mau ke pasar malam bersama temanku umi " jawabnya


Tok... Tok... Tok...


" Assalamualaikum "


" Sebentar " teriakan sang umi


" Sayang, pasti itu teman kamu yang datang, umi lihat dulu ya.. kamu siap-siap dulu " ucap sang ibu meninggalkan Marni dikamarnya


" Waalaikumsalam.. sebentar " ucapnya lagi buru-buru membuka pintunya


Ceklek,,


" Rena.. pasti kamu mau ketemu Marni dan kalian mau ke pasar malam " tanya sang ibu namun Rena malam terseyum tanpa menjawab apa-apa


" Umi.. Marni masih di kamar " tanyanya mengalihkan pertanyaan sang umi yang sebenarnya Rena pun tak tau jika sahabatnya mau main ke pasar malam


" Iya nak, masuk aja ke kamarnya yuk umi antar " ucap Sang umi


" Iya umi " ucapnya mengikuti dari belakang


Tok... Tok... Tok...


Ceklek,,


" Marni, teman kamu datang " ucap Sang ibu


" Iya Bu " ucapnya melihat kearah Rena


" Ibu tinggal dulu ya " ucap sang ibu


" Iya Bu makasih " ucap Rena sambil tersenyum


" Marni kata umi kamu mau pergi ke pasar malam, sama siapa " tanya Rena


" Sama temen aku " ucapnya dengan terseyum canggung


" Gimana ini ada Rena tapi kalau aku ga ajak Rena pasti umi ga ijinkan.. aku ajak aja deh " ucapnya batinnya


" Kamu ikut ya " ucap Marni dengan wajah penuh harap


" Boleh sih, tapi kita Kesana sama siapa " tanya Rena semakin penasaran


" Nanti juga kamu tahu " ucapnya


Sepuluh menit kemudian, Marni sudah selesai berdandan lalu iya dan Rena pamit pada sang ibu untuk pergi ke pasar malam tersebut.


.


...****************...


.


Sementara ditempat berbeda kini Ehan sedang bersiap-siap untuk pergi ke pasar malam, iya tak lupa mengajak Niko, pikirnya sekalian nongkrong disana. Bukan dia semangat bertemu Marni karena iya senang bisa nongkrong-nongkrong seperti dikota.


" Bos rapi amat " tanya Niko


" Ganti bajumu.. kita nongkrong " ucapnya dengan wajah senang


" Serius bos " ucapnya senang


" Kamu lama aku tinggal nih " ancamnya


" jangan dong bos.. sekarang aku ganti baju dulu " ucap langsung menuju kamarnya dan berganti baju


Lima menit kemudian Niko pun sudah siap dan wangi, iya segera menghampiri sang majikan


" Gimana bos penampilan ku ganteng " ucapnya sambil tersenyum senang


" Kamu bau " ledek Ehan

__ADS_1


" Masa bau bos.. aku pake parfum yang banyak ko " ucapnya


" Kamu mandi parfum pun percuma, " cibirnya


" Loh kenapa bos " tanyanya


" Karena Kamu bau ketek " ucap Ehan sambil tertawa


" Ah bos ini " ucapnya malu


"Ayo berangkat " ucap Ehan


" Ayo bos aku hidupkan dulu mobilnya " jawabnya


" Kita ga pake mobil ko " ucapnya membuat Niko heran


" Terus kita naik apa Bos " ucapnya


" Naik sendal " ucap Ehan dengan terseyum jahat


" Maksud bos, jalan kaki " ucapnya


" pinter kamu " jawabnya


" Tapi bos, aku sudah wangi begini " protes Niko


" Sudah jangan protes, Allah ga suka orang yang suka protes " canda Ehan agar Niko tidak banyak ngomong


" Ayo cepat " ucap Ehan


" Astaga, Bos jalanmu cepat sekali " ucapnya lumayan cape


" Sudah sampai " ucap Ehan


" Sampai dimana bos " tanyanya heran teman nongkrong yang dibilang sang majikan berubah menjadi pasar malam


" Iya ini tempat nongkrong kita " ucap Ehan


" Apa " ucapnya kaget


" Sebentar lagi ada kejutan buat kamu " ucapnya dengan terseyum jahat


" Apa Bos jangan bikin saya penasaran " tanya Niko


" Bos tunguin " ucap Niko mengejar sang majikan


Mereka segera menghampiri Marni yang ternyata membawa Rena Kesana, ada rasa senang dihati Ehan.


" Hai, kalian sudah lama nunggu " ucap Ehan membuat Rena kaget dan memandangi wajahnya


" Kita juga baru datang ko .. Iyan kan Ren " ucap Marni namun dihiraukan oleh Rena


" Sudah jangan memandangi aku seperti itu, aku memang benar-benar ganteng " ucapnya kepedannya


" Ko Rena liatin Ehan begitu, apa Rena juga ada rasa ke Ehan " batin Marni


" Astaghfirullah " ucap menundukkan kepalanya karena malu namun Ehan hanya tersenyum melihat tingkah Rena


" Kenapa kamu bawa Niko " ucap Marni seperti yang tidak suka


" Loh kenapa, biar rame-rame dong jadi aku ajak " ucapnya cuek membuat Marni jadi kesal


" Gimana kejutanya " bisik Ehan pada Niko


" Aku suka bos " ucap sambil memandang wajah Marni


" Sukur deh kalau kamu suka, sekarang giliran kamu deketin dia, kalau perlu Pepet terus dia .." ucapnya Ehan sambil tersenyum jahat


" Makasih bos saranya " ucap Niko sambil tersenyum


" Kalian sudah makan " tanya Ehan


" Sudah " ucap mereka


" Kita naik yang mana dulu nih " tanya Ehan


" Aku mau naik kincir " ucap Marni


" Yaudah yu, Nik kamu beli tiketnya " ucap Ehan


" Baik Bos tunggu sebentar " jawabnya dengan terseyum

__ADS_1


Niko pun mengantri dan membelikan empat tiket untuk mereka naiki


" Bos ini tiketnya " ucapnya


" Ya udah yu kita Kesana " ajak Ehan


Merekapun mengantri untuk menaiki Kincir tersebut tanpa sadar Ehan pun menarik tangan Rena dan segera masuk kedalam kincir tersebut


Marni yang melihat pun terburu-buru segera mengikuti Ehan namun sang petugas pun menghalanginya.


" Maaf, Mba ga bisa masuk ini kapasitas nya cuma untuk dua orang " ucap sang petugas


" Tapi Pak mereka teman saya " jawabnya kesal


" Tetap tidak bisa, kalau mau anda bisa naik kincir yang ini " ucap sang petugas masih menghalangi langkah Marni


" Yaudah Pak yang itu saja, ini tiketnya " ucap Niko yang menghampiri Marni


" Baik pa silahkan masuk " ucap snag petugas


Dengan terpaksa Marni pun segera naik kedalam kincir itu bersama Niko,


" Sudah jangan cemberut ada aku disini " ucap Niko


" Ish " ucap jutek


" Kamu tenang aja aku Takan macem-macem " ucap Niko


" Em "


" Aku akan membuatmu mencintaiku Marni suatu saat nanti " batin Niko


Sementara dikincir lain Ehan tampak senang bisa berduaan dengan Rena, begitu pula degan Rena iya terlihat malu-malu dan kaku pada Ehan.


" Maaf ya kita jadi kepisah sama mereka soalnya aku takut didahului yang lain " ucapnya sambil tersenyum manis


" Tidak apa-apa " ucapnya malu


" Mimpi apa gue semalem sampai bisa beduaan gini sama pujaan hatiku " batin Ehan


" Ya Allah aku degdegan banget " Batin Rena


" Aku boleh nanya " ucap Ehan tampak sangat cangung


" Nanya apa " jawabnya


" Kamu sibuk apa sekarang, atau kerja apa sekarang " tanya Ehan memulai pembicaraan


" Aku bantuin ayah aku ngajar di pesantren " ucapnya


" Wah, seru ya pasti banyak murid yang bandel " ucapnya Ehan sambil tersenyum


" Sudah biasa namanya juga anak Remaja " ucapnya


" Apa kamu sudah punya pacar " ucap Ehan To the point


" Aku ga punya pacar dan tak mau punya pacar " jawabnya mampu membuat Ehan kaget


.


.


.


.


.


Bersambung....


So... Ikuti terus kisahnya...


Aku up nya pagi dan sore ya guys...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....

__ADS_1


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁


__ADS_2