Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 131


__ADS_3

Sementara dirumah kontrakan kini ada Lala dan Niko disana, Niko sedang bersantai duduk disofa didepan kamar Lala.


Terdengar dari dalam kamar Lala suara teriakan namun Niko pura-pura tidak mendengarnya, dan handphonnya juga sengaja iya matikan.


" Tok... Tok. Tok... Buka.. " Teriakan Lala


" Tolong... Tolong... " Teriakannya sambil menangis


" Lebih baik aku pakai headset saja " ucap Niko dengan cuek


Sementara Lala membuka Handphonenya dan segera menghubungi Niko namun handphonnya tidak aktif iya pun mencoba menelepon Ehan namun tak diangkat.


" Sialan... aku harus bagaimana " ucap Lala marah dan kesal


" Siapapun disana tolong aku " ucap Lala


" Tolong... Tolong... tolong " ucap Lala panik


" Aku harus bagaimana " ucap Lala


Lalu iya segera membuka jendela kamarnya yang ternyata Niko lupa untuk menguncinya


" Untung ini bisa dibuka " ucap Lala lalu membuka jendelanya yang terdapat diatas


" Apakah aku harus naik keatas " tanya Lala ragu


" Ga papah lah yang penting aku bisa keluar dari tempat ini " ucap Lala mencari bangku untuk dia manjat


Lala segera menaiki bangku dan segera manjat ke jendela itu dengan perasaan takut jatuh iya memberanikan diri untuk memanjatnya.


Setelah iya berhasil memanjat iya pun sudah segera meloncat masih dengan perasaan ketakutan, namun tekatnya sudah bulat.


Bruk,,


" AW.. " Ucap Lala kesakitan


Iya segera bangun dan masuk ke pintu depan rumah kontrakan itu, lalu iya melihat Niko sedang duduk didepan kamarnya mengunakan hadset


" He.. Niko enak-enakan dengerin musik aku terkunci didalam " ucap Lala marah dan merebut hadsetnya


" Apa-apa sih " bentak Niko lalu iya heran kenapa Lala bisa keluar dari kamarnya namun iya mencoba tenang dan pura-pura tidak tahu


" Kamu ga dengar aku teriak-teriak " ucap Lala mulai marah


" Aku kan pakai headset, memangnya kenapa " ucap Niko


" Pintu kamarku susah dibuka " ucapnya Lala langsung mencoba membuka pintunya dari luar namun tetap saja tidak bisa


" Mungkin macet pintunya " ucap Niko


" Mungkin juga sih " ucap Lala


" Bukanya hari ini Ehan lamaran, kenapa kamu bisa ada disini " ucapnya Lala Heran

__ADS_1


" Acaranya satu jam lagi " ucap Niko bohong


" Yaudah kita siap-siap aku ikut " ucapnya Lala senyum manisnya


" Bagaimana ini, aku takut acara Bos Ehan malah jadi kacau " batin Niko


" Ok, aku ke toilet dulu ya, perutku sakit " ucap Niko langsung berlari ke kamar mandi


Niko segera memberitahukan Ehan bahwa Lala dan dia akan segera Kesana, sementara Lala iya sudah cantik dengan pakaian yang iya pakai.


Niko sengaja mengulur-ulur waktu agar Lala datang Kesana setelah acaranya selesai, karena mereka takut Lala akan mengacaukan semuanya.


Niko segera menyalakan kran air agar Lala menyangka jika iya memang sakit perut.


Tok... Tok... Tok...


" Nik, cepetan nih... nanti kita terlambat " ucap Lala


" Tunggu sebentar " ucap Niko


Tak lama kemudian Niko membuka pintu toilet dan melangkah pergi disana, Lala pun menunggunya didepan pintu kamar mandi Niko


" Hah lega " ucap Niko masih pura-pura


" Yaudah ayo " ajak Lala


Tak lama kemudian langkahnya terhenti karena iya merasakan mulas meskipun hanya pura-pura


" Aduh.. duh perutku " ucap Niko memegang tangannya


" Perutku sakit lagi " ucap Niko kembali kekamar mandinya dan menghidupkan kran kembali


" Untung aku bisa bersandiwara didepan Lala " ucap Niko dalam hatinya


Sementara diluar Lala merasa kesal karena Niko bolak-balik terus kedalam Kamar mandinya


" Ada aja rintangannya " ucap Lala


Niko membuka pintu kamar mandinya, untuk sekarang iya bisa bernafas lega karena acara sang majikan hampir selesai


" Yaudah yu " ajak Niko dengan pura-pura kesakitan memegang perutnya


" Benar nih sudah mulesnya " ucap Lala


" Iya benar " ucap Niko


" Yaudah yu, biar aku saja yang nyetir " ucap Lala sambil tersenyum


" Baikah " ucap Niko pasrah


Mereka segera menaiki mobil tersebut dan menuju rumah Rena, sesampainya disana rumah Rena terlihat sepi dan hanya ada beberapa arang yang sedang membersihkan rumahnya


" Mas.. mas... maaf mau tanya acaranya sudah selesai " tanya Lala

__ADS_1


" Sudah Mbak, batu saja keluarga Tuan Ehan pulang " ucap Mereka


" Iya mba, mbanya pasti terlambat " ucap mereka


" Lalu kapan mereka akan menikah " tanya Lala kembali


" Mana saya tau mba " ucap mereka


" Oh tau udah kalau begitu, permisi " ucap Lala pergi dari sana dan kembali kemobil


" Sialan... aku terlambat gara-gara Niko " batin Lala kesal


" Kenapa kamu kembali kemobil lagi " ucap Niko


" Acaranya sudah selesai " ucap Lala memasang wajah masam


" Kita telat dong " jawabnya Niko pura-pura kaget


" Iya, dan semua ini gara-gara kamu " ucap Lala


" Maafkan saya, kan bukan salah saya sepenuhnya... orang perut saya yang sakit " ucap Niko


" Sama aja " ucap Lala


" Lalu kita mau kemana " tanya Niko


" Pulang aja " ucap Lala ketus


" Baiklah " jawab Niko


" Alhamdulillah acaranya selesai, dan Lala tidak berulah lagi... kasian Bos Ehan jika Lala mengacaukan semuanya " batin Niko senang


Kini Lala mengendarai mobil itu dengan kecepatan tinggi, karena iya kesal dengan Ehan dan Niko, iya ingin segera pergi kerumah kontrakan segera dan melihat apa Ehan sudah pulang atau belum


.


.


.


.


Bersambung....


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Marhaban ya Ramadhan


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2