Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 113


__ADS_3

Farel, Riki beserta Tim Audit Pusat segera menuju Ruang Meeting menunggu kehadiran Pa Daniel dan Pa Danu disana.


Namun setelah mereka sampai disana malah Pa Daniel dan Pa Danu sudah berada disana menunggu kehadiran Farel.


Ceklek,,


" Selamat pagi Tuan " ucap Pa Daniel dan Pa Danu


" Pagi " ucap Farel segera masuk kedalam ruangan tersebut


Pa Daniel dan Pa Danu heran melihat tim Audit dibelakang Farel dan Riki


" Selamat pagi semuanya " ucap Pa Samuel


" Pagi Pa " ucap Pa Daniel dan Pa Danu mulai gugup


" Ada apa ini.. tamat riwayatku " Batin Pa Daniel


" Loh mereka siapa, perasaanku tak enak " batin Pa Danu


Mereka semua duduk dikursi yang disediakan, suasana pun menjadi tegang, apalagi untuk pa Daniel dan Pa Danu dari wajah mereka gelisah dan berkeringat dingin.


" Apa kabar semua, aku harap semua baik-baik saja, tanpa basa basi saya mau memperkenalkan Tim audit pusat, mereka datang kemari untuk mengaudit perusahaan cabang Surabaya ini karena perusahaan yang berada di cabang yang lain rata-rata sudah Mereka audit audit " ucap Farel membuat pa Daniel dan Pa Danu semakin gelisah


" Tadi saya sudah memperkenalkan diri " ucap Pa Samuel


" Syukurlah kalau kalian sudah akrab " ucap Farel sambil tersenyum


" Tuan Bolehkah saya bertanya " ucap Pa Daniel


" Silahkan " jawab Farel


" Apa Ada masalah di perusahaan ini sehingga tim audit pusat datang kemari " tanya Pa Daniel


" Sebenarnya tidak, mereka datang memang sudah menjadi tugas mereka untuk mengaudit semua cabang diperusahaan ini " ucap Farel


" Syukurlah jika tidak ada apa-apa " celetuk Pa Danu merasa lega


" Kenapa Pa Danu, apa ada masalah " Tanya Farel


" Tidak Tuan.. " ucapnya gugup


" Riki, nyalakan layarnya " ucap Farel sambil tersenyum jahat


" Baik Tuan "


" Aku merasa sangat ketakutan " ucap Pa Danu dalam hatinya


" Apakah ini akhir dari semuanya setelah aku menyimpan rapat rahasia ini " batin Pa Daniel


" Kalian kenapa apa kepanasan tampak seperti berkeringat dan juga wajah pucat " ucap Samuel


" Seperti memang kami kepanasan " ucap Pa Daniel


" Tapi ini AC nya sudah sesuai seperti biasanya " ucap Riki


" Mungkin kami sedang tidak enak badan " ucap Pa Danu mencari alasan


" Bisa kompak sekali kalian " ucap Farel dengan sinis


" Tuan bisa saja " ucap Pa Danu dengan senyum dipaksakan


" Ok sebelumnya saya ijin menunjukan sesuatu kepada anda-anda sekalian terutama Tuan Farel " ucap Samuel


" Silahkan " ucap Farel dengan santai

__ADS_1


" Sudah siap layarnya pa " ucap Riki


" Terima kasih Pa Riki " ucap Samuel


" Sama-sama "


Pa Samuel pun segera berdiri didepan mereka dan menunjukan pada layar yang besar tentang laporan keuangan diperusahaan itu


" Itu kan.. mampus apa aku ketahuan " Batin Pa Daniel


" Apa mereka punya bukti " batin Pa Danu


" Perkenalkan nama saya Samuel, saya kepala Tim audit pusat, Seperti yang sudah dikatakan Tuan Farel kami datang untuk mengaudit perusahaan dicabang-cabang perusahaan terutama di cabang ini, saya sudah memantau dari jauh-jauh hari tentang data-data laporan dicabang ini, namun saya menemukan kejanggalan dibeberapa deptemen perusahaan ini terutama di bagian keuangan " ucap Samuel menunjukan data-data dan perbandingannya


" Bohong, mana mungkin kita keliru anda tau jika orang yang bekerja disini dengan keterampilan yang bagus mana mungkin salah dalam membuat laporan " ucap Pa Daniel dengan raut wajah marah


" Anda bisa diam dulu, Pa Samuel belum selesai bicara nanti ada waktunya Anda berbicara " ucap Farel dengan tegas


" Maaf Tuan " ucap Pa Daniel menahan emosinya


" Apa yang harus ku lakukan untuk menyelamatkan diri sendiri dan membiarkan Daniel yang menanggung kesalahan ini " batin Pa Danu


" Lanjutkan Pa Samuel " ucap Farel


" Baik Tuan "


" Saya sudah merekap semua data dan laporan, silahkan anda lihat disini " ucap Samuel memberikan kertas pada mereka


" Laporan ini sangat salah, anda jangan mengarang cerita " ucap Pa Daniel dengan nada tinggi


" Tapi ini kenyataan nya " ucap Samuel sinis


" Anda jangan macam-macam ya, saya bisa laporkan anda dengan tuduhan memfitnah dan memalsukan data-data " ucap Pa Daniel


" Apa aku bilang ini sudah berakhir aku harus membela diri sendiri dan menyerang balik Daniel " Batin Pa Danu


" Sudahlah Pa Daniel semenjak saya bekerja disini saya sudah memperingatkan anda untuk tidak berbuat kejahatan bahkan saya tidak pernah menandatangani berkas-berkas yang anda suruh untuk memalsukannya " ucap Pa Danu membela diri sendiri


" Apa-apa dia meyudutkanku " batin Pa Daniel


" Jadi kamu tahu kejahatannya " ucap Farel


" Iya Tuan, bahkan sejak lama saya menyuruhnya untuk mengaku " ucapnya Pa Danu dengan senyum jahat melihat kearah Pa Daniel


" Sialan kamu mencoba memfitnahku " ucap Pa Daniel semakin emosi


" Tuan ini yang membuat saya tidak berani melaporkan dia pada anda, karena dia mengancam saya akan membunuh saya " ucap Pa Daniel dengan memasang wajah memelas


" Terus kenapa anda menandatangani laporan keuangan itu " ucap Samuel mengintrogasi Pa Danu


" Saya tidak pernah menandatangani laporan apa-apa, semua laporan itu direkayasa oleh Pa Daniel " ucapnya meyakinkan Pa Samuel


" Gila mereka saling serang disaat keadaan seperti ini " batin Riki


" Apa Anda yakin " ucap Farel


" Sangat yakin Tuan, saya tidak berani mengkhianati Ruan " ucapnya mencoba meyakinkan Farel


" Jika aku hancur, kamu juga harus hancur Danu " batin Daniel


" Dia bohong, saya punya bukti jika dia terlibat didalam penggelapan dana ini, bahkan istrinya menjadi salah satu orang yang paling terlihat " ucap Pa Daniel dengan senyum jahatnya melihat kearah Pa Danu


" Sialan Daniel bisa-bisanya dia mengancam ku balik " Batin Pa Danu


" Mana buktinya " ucap Farel

__ADS_1


" Ini Tuan " ucap Pa Daniel memberikan Handphonenya


Lalu diputarlah rekaman pembicaraan antara Pa Daniel, Pa Danu dan Bu Risa, mereka sedang makan bersama disalah satu restoran, disana mereka membicarakan rencana tentang penggelapan dana tersebut


Farel pun memanggil beberapa polisi yang ternyata sudah bersiap-siap didepan ruangan tersebut


" Riki " ucap Farel


" Iya Tuan "


" Bawa mereka kesini " ucap Farel


" Baik Tuan


Lima orang anggota polisi pun datang keruangan itu, Pa Daniel dan Pa Danu sangat ketakutan saat mereka datang.


" Karena Kalian sudah mengaku dan ini sebagai bukti tambahan maka kalian resmi saya pecat dan saya kirim kalian kepenjara " Farel dengan senyum jahatnya


" Pa Polisi tangkap mereka " ucap Farel dengan tersenyum jahat


" Tuan maafkan kami " ucap Pa Daniel bersujud di kaki Farel


" Iya Tuan Maafkan kami " ucap Pa Danu melakukan hal sama seperti Pa Daniel


Pa Polisi pun mencoba membawa Pa Daniel dan Pa Danu namun mereka meronta-ronta tidak mau


" Saya mohon pa lepaskan kami " ucap Mereka


" Saya tidak mau dipenjara " ucap Pa Daniel


" Lepaskan saya " ucap Pa Danu


" Em.. iya pa.. ada apa ya " tanya Pa Daniel


Sang Polisi pun membawa mereka kedalam mobilnya, mereka pergi menuju penjara dan kasusnya sekarang ditangani sangat serius, Farel ingin menghukum mereka dengan sangat lama


.


.


.


.


Bersambung....


Aku mau mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri..


Minal Aidzin wal Paidin..


Mohon maaf lahir dan batin semuanya..


Mey-mey dan Farel mana suaranya...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua

__ADS_1


__ADS_2