
Kini perasaan Farel sedikit lebih lega dari tadi, bahkan ia tampak tidak marah atau cemburu lagi.
" Saya yakin Tuan, Mey-mey bukan tipe saya " ucap Riki
" Dari cara Tuan tadi berbicara padaku seperti nya Tuan sedang cemburu padaku " batin Riki
" Kenapa dia bukan tipemu dia kan cantik, kulitnya putih, mulus dan jangan lupa dia baik " pujinya
" Menang benar Tuan menyukai Mey-mey aku bisa merasakan hal itu, aku harus pikirkan cara agar Tuan Farel tidak bertanya-tanya seperti ini lagi pekerjaan ku masih banyak.. mana sebentar lagi meeting, Mey-mey belum bisa aku lepas untuk meyiapkan meteri begitu saya" Batin Riki
" Serela orang beda-beda Tuan, lagian dari yang saya lihat Mey-mey tampaknya menyukai anda " jawabnya sedikit berbohong karena iya pun tak tahu perasaan Mey-mey sebenarnya
" Benarkah " ucap Farel langsung tersenyum senang
" Iya Tuan "
" Maafkan saya Tuan berbohong pada Anda, dari pada saya kena marah Tuan " keluh Riki dalam hatinya
" Dari mana Kau tau dia menyukaiku " ucapnya tampak senang
" Dari Dia menatap Tuan " jawabnya
" Kenapa saya tidak menyadari " ucap Farel salah tingkah
" Mungkin Tuan kurang peka " jawabnya
" Kamu menghina saya " ucap Farel
" Tidak Tuan "
" Tadi Kamu bilang aku tidak peka " ucapnya kembali marah
" Serba salah jadi aku " batin Riki
" Wanita tidak akan mengatakan jika iya menyukainya, jika orang yang iya sukai bersikap cuek dan dingin padanya " ucap Riki
" Jadi aku harus bagaimana " tanya Farel dengan wajah Semangatnya
" Tuan katakan saja pada Mey-mey kalau anda menyukainya "
" Kamu benar tapi aku bingung caranya, apakah Kau punya ide " tanya Farel
" Mohon maaf Tuan, untuk masalah asmara aku tidak terlalu pintar karena sampai saat inipun saya jomblo " ucap Riki
" Makanya cari cewe dong kamu mau jadi perjaka Tua " cibir Farel
" Bagaimana saya mau cari pacar, Tuan kemana-mana minta ditemani saya " batin Riki kesal
" Maafkan saya Tuan "
" Kenapa minta maaf " tanya Farel
" Karena saya jomblo lama " ucap Riki dengan wajah dingin
" Tak perlu meminta maaf padaku, aku tak berurusan minta maaf lah pada ibu dan bapakmu nanti dikira Kau tidak suka perempuan " jawabnya sambil tertawa
" Astaga Tuan omongannya itu bagaikan pedang menancap dihatiku " batin Riki
" Saya sarankan Anda meminta tolong pada Ehan " ucap Riki
" Orang dia sama jomblonya sama kamu " cibir Farel
" Terus haruskan saya tanyakan pada Geoogle Tuan " ucapnya
" Tidak usah, kamu benar Ehan dulu yang membantuku jadian dengan Dona, mungkin aku juga harus meminta bantuannya lagi " ucap Farel senang
" Silahkan Tuan " ucap Riki
" Kalau begitu kamu boleh pergi " ucap Farel
__ADS_1
" Baik Tuan, saya permisi " ucapnya
" Tunggu " ucap Farel
" Ada apa Tuan "
" Jaga jarak dengan Mey-mey aku tak suka Kau dekat-dekat denganya " ucapnya Farel
" Baik Tuan "
Riki pun segera pergi dari ruangan itu, tampak Mey-mey sedang sibuk menyelesaikan pekerjaannya, namun dia melihat Riki keluar dari ruangan sang majikan, dengan perasaan penasaran iya pun segera menanyakannya pada Riki
" Pa Riki " ucap Mey-mey
" Apa " ucapnya ketus
" Bapak tidak apa-apa kan, Apa tuan Farel memarahi anda gara-gara aku " ucap dengan wajah khawatir
" Tidak, jangan pedulikan aku, urus saja pekerjaan mu sudah sampai mana " tanya Riki
" Sedikit lagi " ucap Mey-mey
" Selesaikan itu, lalu Filenya kirim dulu padaku, aku akan mengoreksinya takut ada yang salah, jika sudah di email telepon saya, jangan mencoba-coba keruangan ku tanpa seijin Tuan Farel " ucapnya tegas
" Baik Pa Riki " ucap Mey-mey
Riki pun segera pergi dari sana menuju ruangannya, tampak dari dalam ruangan sang majikan, Sang majikan sedang mengamati mereka dan tampak senang karena Kini saingan untuk mendapatkan Mey-mey tidak ada pikirnya.
.
...****************...
.
Sementara Farel menghubungi Ehan lagi.
" Halo " ucap ucap Ehan santai
" Aku butuh bantuanmu " ucap Farel
" Apa " ucap Ehan tersenyum senang
" Bisakah Kau bantu aku meyiapkan semuanya besok aku akan mengatakan cintaku pada Mey-mey " ucap Farel
" Aku ga bisa ka, Besok aku akan pulang, aku rindu Rena " ucapnya
" Belum tentu Rena merindukanmu juga " cibir Farel
" Rena ga boleh rindu aku bang, dia pasti ga akan kuat berat.. aku juga nahan rindu berat " ucapnya sambil tertawa terbahak-bahak
" Aku mohon jangan dulu pulang sebelum aku dan Mey-mey jadian " ucapnya
" Astaga terus jika Mey-mey menolak mu aku akan terkurung dikota ini begitu " ucap Ehan
" Kamu harus buat Mey-mey ga bisa nolak aku " ucap enteng nya
" Terserah mu, aku mau pulang besok titik " ucap Ehan kesal
" Ayolah bantu Abangmu ini " ucapnya merayu Ehan
" Kalau Abang mau nanti malam, aku akan persiapkan tapi jika mau besok urus sendiri " ucap Ehan ketus
" Yasudah kamu persiapkan malam ini, aku akan mengajak Mey-mey makan malam " ucapnya
" Baik lah " ucap Ehan lega dan segera mematikan teleponnya
Sekarang Farel, Riki dan Mey-mey sedang dalam perjalanan menuju cafe yang telah diboking untuk mereka meeting.
" Kau kenapa Mey mukamu pucat " ucap Farel tampak khawatir
__ADS_1
" Aku tidak apa-apa Tuan, hanya saja saya sedikit gugup " ucapnya
" Jangan gugup percayalah pada dirimu sendiri, aku akan selalu mendukungmu " ucap Farel penuh semangat
" Iya Tuan "
Kini Mereka Sudah berada di dalam Cafe, mereka segera masuk kedalam. dan menunggu Sanga Klien tiba.
Tak lama kemudian yang ditunggu datang dan segera menghampiri mereka yang sedang menunggu Sang Klien.
" Siang Semua " ucap Klien itu
" Siang juga " ucap Farel tampak dingin
" Pasti anda Putra dari Tuan Leo, perkenalkan Nama saya Yohan dan ini anak saya namanya Rizwan " ucapnya memperkenalkan dirinya
" Saya Farel, senang bertemu dengan anda, mari silahkan duduk "
" Terima kasih Tuan muda " ucap Yohan sambil tersenyum
" Sama-sama, pangil saja Saya Farel " ucapnya
" Tuan Farel saja, saya merasa nama itu cocok dengan anda " ucapnya sambil tersenyum
" Gimana baiknya anda saja " ucap Farel
" Tuan Farel mulai bulan depan Anak saya ini, Rizwan yang akan memimpin perusahaan Saya " ucapnya
" Baik, saya mengerti " ucap Farel
" Tuan, bisakah kita mulai " ucap Riki tanpa basa basi
" Mey " panggil Farel
" Baik Tuan " ucapnya
Mey-mey dengan sikap tenangnya mulai mempresentasikan materi yang iya telah siapkan, iya menjelaskan semua proyeknya dengan detail dan Pa Yohan menyukai cara presentasi Mey-mey.
Setelah selesai mempresentasikan Mey-mey kembali Duduk dikursi bersama-sama mereka, tanpa iya duga ternyata ada seseorang yang memperhatikan nya.
" Mey-mey " panggil seseorang
.
.
.
.
Bersambung....
Ada yang tau siapa Dia
Hayo mana tim Farel dan Mey-mey mana suaranya...
Jangan mau kalah sama tim Satria Sama Ina.. dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1