Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 177


__ADS_3

Setelah selesai dansa Satria dan Ina duduk sana segera minum dikarenakan mereka cape. Sedangkan Ehan dan Rena sedang berfoto-foto untuk album Foto pernikahan mereka.


" Sayang Kamu haus " tanya Satria pada istrinya


" Iya sayang " ucap Ina sambil tersenyum


" Sebentar Aku ambilkan dahulu " ucap Satria Pergi melangkah mengambilkan minuman untuk sang istri


Ina Sedang duduk dan memijat kakinya, tiba-tiba seseorang datang tepat dihadapan Ina


" Ina " ucap Dokter Andi


" Dokter Andi " ucap Ina sambil tersenyum


" Kamu cantik sekali " ucapnya menatap wajah ina


" Terima kasih " ucap Ina


Satria sudah mengambil air iya kaget ketika melihat Ina dengan dokter Andi, karena yang iya tau dokter Andi pun menyukai Ina. Iya segera menghampiri mereka


" Sayang ini minuman sepesial untukmu " ucap Satria memberikan gelas air pada Ina namun matanya menatap sinis dokter Andi


" Makasih sayang " ucap Ina


" Sudah menjadi tugasku membahagiakan mu sayang.. kita kan sudah menjadi sepasang suami istri yang Syah Dimata negara dan agama " ucap Satria masih menatap sinis Dokter Andi


" Kenapa sih dia harus datang " batin satria kesal


" Satria terlihat kesal dan cemburu pada dokter Andi " batin Ina


" Apa-apaan sih Satria bilang begitu dihadapan ku seakan dia sudah berhasil mendapatkan ina " batin Dokter Andi


" Dokter Satria selamat atas pernikahan mu dan dokter Ina " ucap Dokter Andi


" Terima kasih dokter Andi.. saya doakan cepat menyusul " ucapnya Satria


" Aamiin, saya maunya begitu tapi belum ada calon " ucap Dokter Andi sambil tersenyum


" Maksudnya apa coba bilang begitu.. dia mau bilang sama Ina apa kalau dia jomblo " batin satria


" Makanya cari pacar dong.. dokter Andi kan tampan masa iya tidak ada wanita yang menyukai dokter " ucap Satria masih sinis sama dokter Andi


" Sayang jangan begitu " ucapnya Ina Herna melihat tingkah satria


" Lah benar kan apa yang Aku katakan sayang... " ucap Satria


" Tapi jangan begitu.. kasian dokter Andi " ucap Ina


" Kenapa kamu jadi belain dia " tanya Satria


" Aduh masa harus ribut masalah begini " batin Ina


" Kenapa Ina malah Belain Dokter Andi.. apa dia sebenarnya punya rasa pada Dokter Andi.. " batin Satria


" Satria mulutnya pedes bener kaya netizen " batin dokter Andi


" Sudah jangan bertengkar gara-gara saya " ucap Dokter Andi


" Siapa juga yang berantem gara-gara anda jangan kepedean " ucap Satria


" Mau aku sumpel tu mulut satria menyebalkan sekali " ucap batin Dokter Andi


" Dokter Andi silahkan nikmati pestanya, terima kasih sudah datang dan maaf jika membuat anda sedikit Risih untuk pertanyaan satria barusan " ucap Ina merasa tak enak hati

__ADS_1


" Tidak apa-apa dokter Ina.. " ucap Dokter Andi melangkah pergi


" Aku ga suka kamu kaya begitu " ucap Ina kesal


" Emang salah aku apa, aku cuma jagain istri aku dari orang kaya dokter Andi " ucap Satria


" Terserah " ucap Ina masih kesal


Tiba seseorang memeluk satria tanpa diduga membuat Ina menjadi marah dan kesal


" Satria " ucapnya memeluk satria tanpa diduga


" Dinda " ucap Satria melepaskan pelukan dokter dinda


" Satria.. kamu kenapa tega sama aku " ucap Dinda sambil menangis


" Aduh kenapa Dinda datang sih padahal aku ga undang dia " batin Satria


" Maaf Dinda dari dulu aku sudah mencintai Ina sampai sekarang dan nanti aku akan selalu mencintai ina " ucap Satria membuat Ina tersenyum kembali


" Ini ga adil buat aku Sat, kamu beri aku harapan lalu kamu hancurkan harapan itu " ucapnya Dinda sambil menangis


" Dinda maf saya tidak pernah memberimu harapan atau saya menjanjikan mu apa-apa.. Kita hanya berteman dan itu tidak lebih " ucap Satria memegang tangan ina


" Satria.. " ucap Dinda


" Kalau Kamu disini hanya ingin membuat keributan, lebih baik Saya panggilkan security kesini dan usir kamu " ucap Satria tegas


" Jangan satria aku masih mau disini dan melihatmu.. " ucap Dinda


" Selamat menikmati pestanya disana... " ucap Ina sambil tersenyum


" Kamu cantik tapi kamu jahat kamu tersenyum diatas tangisku " ucap Dinda


" Terima kasih sayang " ucap Ina


" Sama-sama sayang " ucap Satria mengecup bibir Ina dihadapan Dinda membuat Dinda kesal dan pergi dari sana


" Kalian sangat jahat padaku " ucap Dinda melangkah pergi


" Sayang.. dinda " ucap Ina terpotong


" Biarkan saja.. aku tidak peduli padanya " ucap Satria


Merekapun duduk kembali dan menikmati pestanya. sedangkan ditempat lain Ehan sedang menikmati Foto-foto bersama Rena.


.


...****************...


.


" Mas yang romantis dong pose nya " ucap Ehan pada sang fotografer


" Baik Tuan " ucap Sang Fotografer


" Sayang kamu jangan malu-malu.. aku ini sudah menjadi milikmu " goda Ehan sambil tersenyum nakal


" sayang.. malu diliatin sama Fotografer nya " ucap Rena


" Jangan pedulikan mereka anggap saja dunia milik kita berdua yang lain lagi ngontrak " ucap Ehan dengan entengnya


" Ada-ada saja tuan Ehan ini... " batin sang Fotografer

__ADS_1


" Mas.. mas... " ucap Ehan memanggil Sang Fotografer


" Iya Tuan " jawabnya


" Bisa adakan adegan berciuman bibir " ucap Ehan membuat pipi Rena merah merona


" Jika Tuan mau silahkan " ucap Sang Fotografer


" Tuh sayang boleh " ucap Ehan pada Rena


" Tapi sayang aku malu " ucap Rena


" Jangan malu-malu keluarkan saja ekspresi mu " ucap Ehan sambil tersenyum nakal


" Astaga Ehan.. membuatku degdegan saja.. jika dekat-dekat denganya " batin Rena


" Tapi Mas nya suruh tutup mata dulu " ucap Rena


" Kalau saya tutup mata gimana saya fotonya Nona " ucap sang Fotografer


" Sudah bilang saja iya.. ngintip dikit ga dosa ko " ucap Ehan sambil tersenyum


" Baiklah Tuan " ucap Sang Fotografer menuruti kemauan sang majikan karena memang diruangan foto itu hanya ada mereka bertiga jadi Rena menuruti kemauan sang suami


Ehan tanpa aba-aba mencium bibir Rena, Ada sensasi manis disana karena memang keduanya belum pernah berciuman sebelumnya. Ada pula perasaan senang bagi keduanya karena mereka melakukannya atas dasar suka sama suka meskipun membuat iri sang Fotografer


" Astaga Tuan dan Nona membuat aku iri saja " batin sang Fotografer


" Untung aku tadi tutorial dulu caranya berciuman di YouTube.. jadi aku bisa menuntun Rena lebih hot lagi " batin Ehan


" Ternyata begini rasanya ciuman.. Astaga aku jadi malu tapi rasanya manis " batin Rena


" Ehem " ucap Satria menggangu adegan yang Rena dan Ehan


" Astaghfirullah " ucap Rena kaget


'


.


.


.


.


Bersambung....


Ada yang mau intip malam pertama Ehan bersama Rena dan Ina bersama Satria...


Tungguin ya


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2