
Semua orang sudah meninggalkan gedung itu, Keluarga Ehan kembali ke hotel sedangkan Ehan berada dikontrakkannya bersama Niko dan juga Lala, Ehan mempersiapkan semuanya agar besok sesuai dengan kemauannya.
Sedangkan dikeluarga Rena pun sedang sibuk membuat kue untuk meyambut kedatangan keluarga Ehan besok siang
Ehan dan Niko sedang membereskan barang-barang yang akan mereka bawa, tiba-tiba Lala datang menghampiri Ehan.
" Ehan " panggil Lala
" Ada apa " ucap Ehan ketus
" Aku mau minta maaf soal tadi siang " ucap Lala dengan wajah takut
" Mungkin untuk sekarang aku akan mengalah tapi nanti aku akan merebut Ehan darimu Rena " batin Lala
" Aku akan membalas mu dengan cara yang bagus lihat saja nanti " batin Ehan
" Aku sudah memaafkan mu " ucap Ehan masih dengan ketus
" Yang Benar " ucap Lala langsung senang sang tertawa kembali
" Iya " ucap Ehan
Lala pun hendak memeluk Ehan namun Ehan menangkis tangannya
" Kamu mau ngapain " tanya Ehan
" Aku mau memelukmu " ucap Lala
" Maaf kita bukan muhrim " Ucap Ehan cuek
" Tapi Ehan, ... " ucap Lala namun tak digubris sedikitpun oleh Ehan
" Ehan jahat " batin lala
Lala pun kembali kekamar dan segera menguncinya, iya menangis didalam kamar itu dengan perasaan kesal, sedangkan Niko dan Ehan yang mendengar tangisannya hanya saling pandang dan melanjutkan persiapan untuk besok
" Bos " panggil Ehan
" Em.. "
" Bos ga kasian sama Lala " ucapnya merasa risih karena suara tangisnya semakin kencang
" Biarkan saja, kalau suara tangisnya itu mengganggumu lebih baik pakai headset saja " ucap Ehan dengan wajah dingin
" Baik Bos " ucapnya langsung memasangkan headset handphonenya
" Besok aku akan pergi pagi-pagi.. agar Lala tak tahu, aku hanya pergi kehotel dimana ayah dan bunda berada.. tapi nanti kamu nyusul Kesana jam Sepuluh.. jangan sampai Lala tahu " ucap Ehan berbisik-bisik
" Siap bos, tenang saja kalau perlu aku akan kasih Lala obat tidur agar tak menggangu acara bos " ucapnya Niko dengan senyum jahatnya
" Jangan nanti dia kenapa-kenapa lagi " ucap Ehan
" Ok Bos " ucapnya Niko
Setelah selesai membereskan barang-barang untuk dibawa besok, Niko segera memasukan barang-barang itu kedalam mobil Ehan agar Lala tidak merusaknya, sedangkan Sang majikan kini sedang beristirahat agar besok iya tidak kelelahan
" Sudah beres, sebaiknya kuncinya aku taruh dikamar Bos ehan " ucap Niko
Tok... Tok... Tok...
Ceklek,
" Ada apa " tanya Ehan dengan mata ngantuknya
" Ini kunci mobil anda " ucap Niko berbisik-bisik
__ADS_1
" Ok terima kasih " ucap Ehan mengambil kunci mobilnya dan segera menutup pintunya
" Sama-sama bos " ucap Niko melangkah menuju kamarnya dan beristirahat
Sementara Lala yang sudah selesai menangis karena lelah, iya pun kehausan dan pergi kedapur untuk mengambil air putih kaget karena barang-barang yang tadi iya lihat tidak ada
" Loh dimana barang-barang tadi " ucap Lala heran
" Apa disimpan dikamar Ehan " ucapnya Menduga-duga
" Biar aku cek kamar Ehan " ucap Lala melangkah pergi menuju kamar Ehan dan ternyata dikunci
" Sial kamarnya dikunci " ucap Lala kesal
Iya pun berpikir lalu iya melangkah menuju mobil berada dan ternyata barang-barang tersebut sudah berada di dalam mobil
" Ini dia barang-barangnya eh tapi dimana kuncinya " ucapnya Lala masih dengan heran
" Sebaiknya aku kekamar Niko dan mencari kuncinya, aku harus menggagalkan acara Ehan dan Rena " ucap Lala sambil tersenyum jahat
Lala segera menuju kamar Niko dan benar saja kamar itu tidak dikunci, iya pun mengendap-endap agar tidak ketahuan namun iya tak menemukannya
" Lebih baik aku pergi dari sini takut Niko tahu " batin Lala
Tiba-tiba Niko berteriak membuat Lala kaget
" Siapa kamu " Teriakannya
" Niko.. kamu bangun " ucap Lala pelan dan gugup
" Angkat tanganmu " ucap Niko
" Baiklah... " ucap Lala ketakutam
" Tapi... tapi... " ucap Lala dengan wajah gugup
" Ayo cepat " ucap Niko
" Iya.. maafkan aku " ucap Lala meneteskan air matanya
" Sekarang aku akan menembakmu " ucap Niko dengan mata tertutup
" Ampun Niko.. ampun " ucap Lala sambil menangis
" Aku akan hitung sampai tiga " ucap Niko
" Jangan " ucap Lala masih menangis
" Satu.... "
" Dua.. "
" Tiga... "
" Jangan... " ucap Lala berteriak membuat Niko kaget
" Lala ngapain kamu dikamarku " ucap Niko kaget
" Aku tadi mencari cincinku yang terjatuh dan masuk ke kamar mu " ucap alasan Lala sambil menghapus air matanya
" Lalu kenapa kamu nangis " tanya Niko Heran
" Tadi kamu bilang mau menembakku " ucapnya kini menangis lagi
" Siapa yang mau menembakmu.. pistol juga aku ga punya " ucapnya Niko lebih heran
__ADS_1
" Tapi... tapi.. tadi.. " ucapnya Lala Gugup
Tiba-tiba Ehan datang karena mendengar suara berteriak dari dalam kamarnya. iya segera menghampiri sumber suara yang ternyata berada di kamar Niko
" Astaghfirullah kalian berduaan dikamar, aku pangil hansip.. agar kalian akan segera dinikahkan " ucap Ehan
" Jangan Bos.. aku juga ga tau dia ada disini " Ucap Niko
" Hey Lala kamu ya jangan berbuat mesum disini " ucapnya Ehan dengan ketus
" Tidak ko Ehan, tadi cincinku terjatuh dan masuk kedalam kamar ini, aku ini sedang mencarinya " ucap Lala gugup
" Lalu kenapa matamu seperti orang sudah menangis " tanya Ehan
" Tadi Niko mau menembakku " ucap Lala meneteskan air matanya
" Jadi kamu suka sama Lala nik, lalu Marni bagaimana... " tanya Ehan
" Tidak bos.. dia bahkan bukan tipeku " ucap Niko
" Bukan tembak yang seperti itu, tapi tembak yang Satu ... dua .. tiga... dor gitu " ucap Lala
" Aku kan ga punya pistol bos " ucap Niko membela dirinya
" Mungkin Niko lagi mengigau biasa lah dia kalau tidur suka ngorok dan mengigau.. kamu harus maklumi dia " ucap Ehan sambil melangkah menuju kamarnya untuk beristirahat kembali
" Jadi.. yang tadi cuma bohongan " tanya Lala heran
" Mungkin " ucap Niko sambil tersenyum sinis
" Sudah sana kembali kekamar mu aku mau yidur " usir Niko
" Sial Niko malah ngerjain aku lagi " batin Lala kesal
" Yem. malah disini, kamu mau tidur sama aku, sini dari pada disana terus " ucap Niko dengan senyum menggoda
" Ga Sudi aku " ucap Lala ketus dan segera pergi kekamarnya
" Awas kamu Niko... aku balas kamu nanti " ucap Lala membaringkan tubuhnya dan segera menutup matanya
Merekapun terlelap kembali dengan tenang.
.
.
.
.
Bersambung....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1