Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 70


__ADS_3

" Tolong... " ucap Bu Ida


" Percuma Kau minta tolong, tidak akan ada orang yang menolongmu... ini tempat sepi ... " ucap Sang suami


" Mas... Lepaskan aku... aku mohon " ucap Bu Ida dengan terbata-bata


" Aku Takan melepaskan mu itu hukuman karena Kau kabur dariku " ucap Sang suami dengan terseyum jahat


" Nanti aku bisa mati mas " ucapnya menahan kesakitan


" Aku tak peduli... " ucapnya dengan raut wajah marah


" Tolong... Tolong.... " ucapnya semakin melemah


" Mati Kau mati " ucap Sang suami dengan tega pada sang istri padahal dari dulu setelah sang suami tak bekerja, Bu Ida lah yang banting tulang bekerja dari siang sampai malam


" Mas " lirihnya


Tiba-tiba ada tiga orang preman membawa Pa Edi, Mereka menyeret pa Edi lalu dibawa lah Pa Edi kedalam mobil itu. Sedangkan Bu Ida dibiarkan tergelatak dijalan.


" Siapa kalian.. " ucap Pa Edi langsung heran dan kaget


" Ayo ikut kami " ucap sang preman


" Lepaskan Aku " ucapnya berontak


" Ayo seret dia " ucap Salah satu preman pada yang lainnya


" Baik Bos " ucap Anak buah sang preman


" Lepaskan.... " Bentak pa Edi


" Sudah diam jangan berisik "


" Tolong.... Tolong... " ucap Pa Edi namun tak bisa berbuat apa-apa karena dia sudah dibekam mulutnya dan tangannya diikat tali.


.


...****************...


.


Flash Back


Kini Farel, Mey-mey dan Riki sedang melakukan Meetingnya, namun sepanjang meeting berlangsung Mey-mey merasa tak enak hati.


Riki mempresentasikan materinya dengan baik dan dapat dimengerti oleh Klien, bahkan Klien langsung menyetujuinya.


Farel senang karena proyeknya bisa disetujui oleh Klien besar dan penting baginya, karena ini awal yang bagus untuk kedepannya. Namun ketika melihat wajah Mey-mey yang tampak berbeda iya pun jadi bingung


Sang Klien pun sudah menandatangani kontrak dan langsung pergi dari Cafe itu, Mey-mey dengan wajah khawatirnya meminta ijin pada Farel untuk menelepon sang ibu.


" Tuan akhirnya kita berhasil " ucap senang Riki


" Terima kasih Riki, nanti aku akan memberikan bonus padamu " ucap tegas Farel


" Terima kasih banyak Tuan " ucapnya masih senang


" Mey-mey kamu kenpa " tanya Farel


" Ga tau Tuan, perasaanku tak enak, bolehkah saya telepon ibu " ucapnya dengan wajah cemasnya

__ADS_1


" Boleh " ucapnya


" Terima kasih Tuan " ucap hendak berdiri namun dicegah oleh tangan Farel


" Mau kemana " tanya Farel


" Mau nelepon Ibu Tuan, kan barusan saya sudah ijin " ucap Mey-mey sedikit kesal


" Maksudku teleponnya disini saja " jawab Farel


" Baik Tuan " ucapnya


" Dari pada tidak dibolehkan telepon lebih baik aku turuti saja " Batin Mey-mey heran


Mey-mey segera membuka handphone dan menelepon Handphone sang ibu namun tidak ada jawaban


Tut... Tut.... Tut... Tut..


" Ibu ayo angkat " ucap Mey-mey gelisah namun sang ibu tak mengangkatnya, iya mencoba menghubunginya lagi


Tut... Tut.... Tut... Tut..


" Ibu kemana sih, bikin khawatir saja " ucap Mey-mey dengan wajah sedihnya


Tut... Tut.... Tut... Tut


" Ibu tolong jawab teleponku " ucap Mey-mey


" Gimana diangkat telponnya " ucapnya Farel


" Tidak Tuan " ucap Mey-mey dengan Raut wajah sedih


" Tidak Tuan " ucapnya Mey-mey dengan meneteskan air matanya


" Jangan nangis " ucap Farel mencoba menenangkan Mey-mey dengan mengenggam tangan Mey-mey


" Tapi Tuan aku takut terjadi sesuatu pada ibu, tidak biasanya ibu seperti ini " tangis Mey-mey pecah


" Sudah tenang, jangan berpikiran negatif aku akan telepon anak buahku untuk melacak keberadaan Ibumu " ucap Farel memberi kode pada Riki


" Siap Tuan " ucap Riki langsung keluar dan menghubungi anak buah Farel, semua anak buah Farel sedang mencari keberadaan Bu ida


" Nyaman sekali pelukan ini, seperti pelukan ibu... ibu semoga ibu tidak apa-apa " batin Mey-mey berada diperlukan Farel


" Aku kasian pada Mey-mey beban hidupnya sungguh berat, aku akan buat dia bahagia dan aku juga akan menjaga dia dari orang-orang jahat " batin Farel yang masih memeluk Mey-mey


" Astaga apa benar yang aku lihat, ternyata Tuan Farel menyukai Mey-mey.. bagaimana aku menyampaikannya keadaan mereka sedang saling berpelukan.. Saya ganggu tidak ya " batin Riki


Rikipun dengan terpaksa menghampiri Mey-mey dan Farel untuk menyampaikan berita yang penting dan kurang mengenakan.


" Ehem... Tuan " ucap Riki menundukkan kepalanya


" Asa apa " tanya Farel melepaskan pelukannya


" Saya mau menyampaikan keberadaan Bu ida " ucapnya


" Bagaimana keadaan ibu .. Pa Riki " ucap Mey-mey merasa antusias


" Maaf saya Mey-mey beritanya kurang mengenakan Ibumu sekarang ada di rumah sakit, tadi anak Buah Tuan menemukannya sudah tergeletak di jalan " ucap Riki dengan raut wajah sedih


" Sekarang ibu dimana "

__ADS_1


" Ibumu ada dirumah sakit keadaanya kritis " ucap Riki


" Tuan... " ucap Mey-mey langsung nangis histeris


" Tidak ibu.... " ucap Mey-mey dengan tubuh lemah mendengar kabar seperti itu


" Ayo bangun " ucapnya Farel namun dihiraukan Mey-mey


Farel pun kesal iya segera mengendong Mey-mey dan membawanya kedalam mobil, Riki pun mengikuti mereka dari belakang.


" Lepaskan aku Tuan lepaskan " ucap Mey-mey meronta-ronta


" Diam " bentak Farel membuat Mey-mey tak bisa membantah


" Kita kerumah sakit sekarang " ucap Farel pada Riki


" Baik Tuan " ucap Riki


Sesampainya didalam mobil, Riki mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi dan mengebut agar cepat sampai di rumah sakit


" Ibu... " lirih Mey-mey sambil menangis


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Hayo mana tim Farel dan Mey-mey mana suaranya...


Jangan mau kalah sama tim Satria Sama Ina


Aku up lagi sore... tungguin ya...


sudah dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ...... belum


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Marhaban ya Ramadhan


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2