Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Ekstra Part 1


__ADS_3

Tiga tahun kemudian,,


Mey-mey dan Farel bekerja di kantor, Mey-mey dan Satria pun sama sibuknya mengurus rumah sakit, sedangkan untuk keluarga kecil Rena dan Ehan. Hanya Ehan saja yang bekerja sedangkan Rena menjaga kedua putra dan putrinya.


Leo dan Sisil sengaja menyuruh Ketiga putra dan putrinya untuk tinggal di mansion bersama-sama dikarenakan Sisil sering sakit-sakitan.


Mereka Berkumpul bersama dengan delapan cucu-cucu Sisil dan Leo yang sangat menggemaskan.


Tidak terasa ke delapan cucu-cucu Leo dan Sisil sudah berumur tiga tahun, Mereka berbeda-beda karakter dan sifat.


Ada yang suka nangis, ada yang mengatur, ada yang suka bertengkar, ada yang terlihat lugu, ada juga yang suka marah-marah dan juga tentunya mereka lucu-lucu


Seperti biasa Rena dan Mey-mey bangun pagi-pagi yang di susul oleh Ina untuk menyiapkan sarapan untuk semuanya.


" Ka Mey-mey sudah bangun " Tanya Rena sambil tersenyum


" Iya nih Ren, aku mau menyiapkan makanan bantuin kamu " ucap Mey-mey


" Aku juga mau bantuin kaliam " ucap Ina sambil tersenyum


" Tumben Bu dokter jam segini sudah bangun, biasanya juga nanti siang " sindir Rena


" Hari ini aku ngambil libur karena kemarin aku mengoperasi pasien sampai jam satu malam " ucap Ina


" Terus kenapa kamu tidak istirahat kembali " ucapnya Rena


" Entah mengapa aku jadi tidak mengantuk " ucap Ina sambil tersenyum


" Aku sudah mendapatkan semuanya masuk ke kelompok belajar, pendidikan penting di usia dini apalagi Lia sangat ingin bersekolah, yang lainya pun memintaku untuk sekolah juga " ucap Rena


" Aku sih ga papah, lagian bagus buat mereka yang sangat aktif " ucap Mey-mey


" Ok, nanti aku akan Antarkan mereka Kesana ikut bersama ka Rena " ucap Ina


" Aku titip saja putra dan putriku, hari ini aku sibuk bersama Mas Farel " ucap Mey-mey


" Memang selalu Kaka sibuk setiap hari juga " sindir Ina


" Ya mau gimana lagi " ucap Mey-mey


" Ina sudah lah, lebih baik kita masak nanti keburu anak-anak bangun " ucap Rena mengalihkan pembicaraan antara Mey-mey dan Ina


" Yasudah lah " ucap Ina sedikit kesal


Mereka bertiga pun segera memasak makanan untuk semua anggota yang lainnya. Tiga puluh menit berlalu kini mereka sudah selesai lalu pergi kekamar masing-masing untuk mandi dan membangunkan suami dan anaknya.


.


...****************...


.

__ADS_1


Ceklek,,


" Lia.. Lio Ayo bangun nak " ucap Rena sambil tersenyum melihat mereka tidur.


" Umi.. " ucap Lio langsung bangun


" Kita sarapan bersama yu.. " ajak Rena


" Lia masih ngantuk " ucapnya cadel


" Katanya mau sekolah, tapi ko bangunnya telat.. " Ucapnya Rena sambil tersenyum


" Apa cekoyah.." ucap Lia langsung membuka matanya


Lia tingkahnya sangat jail dan aktif seperti Ehan, sedangkan Lio orangnya pendiam dan tak banyak bicara.


" Iya, bukannya kamu mau sekolah, hari ini kita sekolah " ucap Rena pada Lia


" Asik... hore... aku cekoyah " ucapnya bersemangat dan kegirangan


" Kaka ayo kita cekoyah " ajak Lia sambil tersenyum


" Kalau mau sekolah kita mandi dulu ya " ucap Rena


" Lia dulu mandinnya " ucapnya langsung berlari ke kamar mandi


" Jangan berlari-lari nak, nanti jatuh " ucap Rena dengan wajah khawatir dan menyusul sang putrinya.


" Lio kamu jangan tidur lagi sudah Lia baru kamu yang mandi " ucap Rena


" Iya sayang " ucap Rena


Kini Rena segera memandikan sang putrinya dengan senang, karena baginya bisa mengurus mereka tanpa baby sister hal yang menyenangkan tapi terkadang iya juga di buat pusing olehnya apalagi Lia yang aktif.


Kini Lia sudah selesai mandinya tinggal Lio, Rena mendandani Lia dengan cantik sedangkan Lia


" Cantiknya anak Umi " ucap Rena menyisir rambut Lia dan mengikatnya.


" Kaka selesai mandinya " ucap Lio sambil tersenyum senang


" Kaka itu bajunya umi sudah siapkan " ucap Rena


" Makasih Umi " ucap Lio


" Kaka aku cantik tidak " ucapnya sambil tersenyum memperlihatkan giginya


" Iya kamu cantik kaya Umi " ucap Lio dengan cuek


" Terima kasih kaka " ucap Lia sambil tersenyum


" Kaka sudah selesai memakai bajunya " ucap Rena pada Putranya

__ADS_1


" Ia sudah Umi " jawabnya


" Ayo kita ke bawah " ucap Rena menuntun kedua putra dan putrinya


" Iya Umi.. " ucap Mereka senang


.


...****************...


.


Sementara di tempat lain tepatnya di kamar ketiga anaknya Ina, Ina tampak heran melihat ketiga putra-putrinya begitu menggemaskan, mekipun iya selama ini sibuk bersama sang suami namun Ina selalu mengambil libur seminggu dua kali.


" Rafa, Rifa dan Refa bangun.. " ucap Ina membuka jendela agar sinar matahari masuk kedalam kamar.


" Momih, silau " ucap Rafa yang masih menutup matanya


" Ayo bangun dong nak " ucap Ina bingung membangunkan mereka


" Rifa bentar lagi ya mih " ucapnya masih enggan membuka matanya


" Refa juga sama kaya ka Rafa dan Rifa " ucapnya


" Padahal momih sudah buatkan makanan kesukaan kalian " ucap Ina memancing agar mereka bangun namun hasilnya tetap saja mereka masih tidur


" Momih buatkan nasi goreng spesial buat kalian " ucapnya Ina


" Masih enak masakan Umi Rena " ucap Refa


" Oh ia kata Umi Rena kalian disuruh untuk siap-siap, Umi Rena, Lia dan Lio menunggu kalian di bawah, bukannya kalian mau sekolah.. ini kan hati pertama kalian sekolaj " ucap Ina sambil tersenyum licik


" Apa.. " ucap mereka kaget


.


.


.


.


Bersambung....


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...

__ADS_1


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2