Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 132


__ADS_3

Flash back,,


Keluarga Ehan sedang menyantap makanan yang sudah disediakan keluarga Rena, dengan wajah berbahagia nya mereka.


Setelah selesai makan Ehan mendapat kabar dari Niko jika Lala berhasil kabur dari kamarnya, Dan Lala sekarang mengajak Niko untuk menyusul Ehan kerumah Rena


" Gawat, Lala mau kesini " batin Ehan gelisah


" Kamu kenapa nak " tanya sang bunda


" Bunda kita cepetan pulang Lala mau kesini " bisik Ehan pada sang bunda


" Iya nanti bunda bilang sama ayah " ucapnya


Tak lama kemudian Sisil mengajak Leo untuk segera pulang dengan alasan kepalanya pusing


" Mas, kepalaku pusing yu kita pulang " ucap Sisil


" Kamu kenapa sayang " tanya Leo heran


" Ga tau nih mas, tiba-tiba pusing gitu " ucap Sisil bohong


" Apa bunda ada mual-mual " ucap Ina


" Sedikit sayang " jawab Sisil agar Ina tidak banyak tanya


" Jangan-jangan Bunda hamil lagi " ceplos ina


" Astaghfirullah " Ucap Sisil kaget tak menyangka sang putri kesayangannya malah berpikiran seperti itu


" Benarkah itu sayang " ucap Leo dengan wajah senangnya


" Mana mungkin aku hamil lagi, aku sengaja berakting begini agar kita semua cepat pulang, takut Lala kesini " batin Sisil


" Kita bawa bunda kerumah sakit ayah, biar lebih jelasnya " ucap Ehan mulai mengompori sang ayah


" Apa-apaan sih Ehan, aku lakukan ini untuknya dia malah mengompori ayahnya " batin Sisil kesal


" Kamu benar juga " ucapnya Leo dengan wajah serius


" Mas.. aku tidak... apa-apa " ucap Sisil


" Sudah kamu jangan banyak bicara sebaiknya kita kerumah sakit sekarang " ucap Leo


" Tapi Mas.. " ucapnya Sisil mencoba protes


" Stttt... kamu diam saja sayang " ucap Leo mulai panik


Leo segera meminta ijin pada Pa Ismail untuk pulang cepat, karena iya takut sang istri kenapa-kenapa


" Pa Ismail " panggil Leo


" Iya Tuan "


" Maafkan kami sekeluarga tidak bisa lama-lama disini "


" Loh kenapa Tuan " ucap Pa Ismail heran

__ADS_1


" Istri saya sedang tidak enak badan, rencananya saya mau membawa istri saya ke rumah sakit terlebih dahulu " ucap Leo


" Oh begitu, yasudah tidak apa-apa " ucap pa Ismail


" Ini ada sedikit oleh-oleh dari kami " ucap Bu Rahmi


" Jadi merepotkan " ucap Sisil merasa tidak enak


" Tidak apa-apa loh Nyoya.. hanya sedikit dari kami mohon diterima " ucap Bu Rahmi memberikan makanan satu keresek besar pada Sisil


" Ini kebanyakan " ucap Sisil


" Tidak apa-apa " ucap Bu Rahmi


Sedangkan Ehan segera menghampiri Rena dan pamit padanya.


" Calon istri, Calon Suami mu ini pulang dulu ya.. jangan kangen.. " goda Ehan


" Ish.. apaan " ucap Rena dengan tingkah malu-malunya


" Nanti aku telepon kamu " ucap Ehan sambil tersenyum senang


" Iya " ucap Rena singkat


" Dadah calon istri ku.. " ucap Ehan sambil tersenyum


.


...****************...


.


" Aku jadi takut, aku memang sudah dua bulan ini tidak datang bulan " batin Sisil


" Kenapa sayang " ucap Leo


" Tidak apa-apa mas, sebaiknya Kita pulang saja sekarang kepalaku sudah sembuh " ucap Sisil


" Jangan Bunda, kita harus pastikan penyakit bunda " ucap Ehan dengan tersenyum jahat pada sang bunda


" Dasar Ehan... Niat mau lindungi kamu malah aku yang Kena sendiri " batin Sisil


" Bunda tidak apa-apa " ucap Sisil sambil tersenyum dipaksakan


" Bunda, jangan begitu, kami sayang bunda.. bunda harus mau diperiksa " ucap Ina dengan wajah khawatir


" Ko aku merasa Bunda jadi ga tenang begitu, seperti ada yang disembunyikan.. masa iya aku mau punya adek " batin Ehan


Mereka sudah sampai dirumah sakit, Leo segera memapah Sisil dan Ina segera mencari kursi roda, setelah dapatkan kursi roda barulah Sisil duduk disana dan Leo mendorongnya. sedangkan Ehan masuk keruang administrasi untuk mendaftarkan sang bunda


" Apa aku keterlaluan ya, orang Bunda ga kenapa-kenapa tapi Bunda seolah-olah memang sedang sakit " batin Ehan


Ehan pun segera menuju ruang UGD dimana sang bunda sudah masuk kedalam ruangan tersebut dan sedang diperiksa oleh dokter.


Leo dan Ina sedang menunggu Sisil diluar ruangan tersebut dengan wajah panik takut Sisil kenapa-kenapa


" Bunda mana Ayah " tanya Ehan

__ADS_1


" Bunda sedang ditangani Dokter " jawabnya masih dengan wajah tegang


" Aku takut ka " ucap Ina memeluk Ehan


" Kamu tenang ya, jangan takut.. bunda pasti akan baik-baik saja " ucap Ehan menenangkan sang adik


" Iya ka " ucap Ina melepaskan pelukannya


Tak lama kemudian sang dokter yang memeriksa keadaan Sisil keluar dari ruangan itu dengan senyum bahagianya.


" Keluarga Nyoya sisil " panggil sang dokter


" Iya Dok saya suaminya " ucap Leo


" Saya anak keduanya " jawab Ehan


" Saya anak ketiga dan anak perempuan satu-satunya " ucapnya Ina membuat Leo dan Ehan memandanginya


" Kenapa " tanya Ina heran


" Harus bilang begitu sama Dokter " tanya Sehan ketus


" Ya biarin saja, suka-suka " ucap Ina dengan cuek


" Eh sudah jangan bertengkar, kita dengarkan dulu penjelasan dokter " ucap Leo menyudahi perdebatan


" Eh iya dok Bunda saya sakit apa " tanya Ehan


" Iya Dok istri saya kenapa " ucapnya Leo dengan wajah paniknya


.


.


.


.


.


Bersambung....


Ada yang bisa tebak Sisil kenapa...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Marhaban ya Ramadhan


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2