Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 222


__ADS_3

Farel sudah berada di Rumahnya, lalu iya segera membukakan pintu mobilnya dan menggendong salah satu putranya, lalu sang satpam membantu Mey-mey memapahnya sampai kedalam rumah.


" Tuan dan nona saya bantu " ucap sang satpam


" Terima kasih " ucap Mey-mey sambil tersenyum


" Sama-sama Nona " jawabnya


Mereka segera masuk kedalam rumahnya namun mereka dibuat bingung dengan kehadiran ketiga baby sister yang berseragam putih tersebut.


" Siang tuan dan Nona, saya Imel, Mela dan Tika, kami diutus Nyoya Sisil untuk menjaga dan melindungi Ketiga bayi kembar Tuan dan nona " Ucapnya


" Bunda " ucap Farel bingung


" Mas telepon Bunda, kita harus memastikannya " ucap Mey-mey sambil tersenyum takut melukai hati mereka


" Silahkan Nona " ucapnya Mereka Sambil Tersenyum


Farel segera mengambil handphonenya dan segera menghubungi sang bunda.


Tut... Tut... Tut..


" Halo bunda " ucap Farel


" Halo nak, ada apa " tanya Sisil


" Bunda, Abang mau tanya apakah Bunda mengutus tiga baby sister untuk ketiga bayiku " ucap Farel sambil bingung


" Benar nak, itu semua bunda sudah atur.. maf bunda belum bisa Kesana Oma Natalia keadaanya baru sadar dari koma " ucap Sisil


" Alhamdulillah, Oma sekarang akan sembuh " ucap Farel sambil tersenyum


" Kamu tidak perlu menggaji mereka, karena bunda yang akan membayar mereka " ucap Sang bunda


" Bunda, Farel cukup uang ko untuk menggaji mereka " jawabnya


" Bukan masalah uang sayang, bunda mau cucu-cucu bunda terurus semua apalagi Mey-mey baru melahirkan kasian tubuhnya masih lemah " ucap Sisil


" Dari mana bunda tau kalau Mey-mey keadaanya masih lemah " Batin Farel


" Kamu tenang saja kedua adikmu pun bunda sudah siapkan baby sister untuk mereka " ucap Sisil


" Baiklah bunda, terima kasih sudah sayang sama Abang dan Mey-mey " ucap Farel


" Jika Momi Natalia sudah sembuh, Ayah dan bunda akan segera menemuimu " ucap Sisil


" Iya bunda, Farel kangen bunda " ucapnya


" Bunda kangen banget sama cucu-cucu bunda " goda sisil


" Jadi bunda ga kangen aku " tanya Farel dengan kesal


" Bunda juga kangen sama Menantu bunda " Sisil masih menggoda sang putra sulungnya

__ADS_1


" Ish bunda, kenapa ga kangen Abang sih " ucapnya Farel


" Bunda sangat kangen kamu nak, masa begitu saja kamu kesal " ucap sang bunda tertawa senang


" Yasudah kalau begitu nanti farel telepon lagi bunda ya, Farel baru pulang dari rumah sakit " ucapnya


" Iya nak, banyak istirahat ya apalagi Mey-mey, semoga dengan kehadiran ketiga baby sister akan mengurangi kerepotan kalian dalam mengurus bayi kembar " ucap Sisil


" Iya bunda, terima kasih " ucap Farel senang


" Assalamualaikum " ucap Sisil pamit


" Waalaikum salam " ucap Farel segera mematikan teleponnya dan langsung melihat ketiga baby sister yang akan menjaga dan mengurus ketiga bayinya


" Apa kalian sudah profesional dalam mengurus bayi " tanya Farel pada ketiganya


" Sudah Tuan " ucap Mereka


" Kalau dipikir-pikir mereka memang cocok, memang umur mereka juga sudah lumayan tua, " batin Farel


" Bagaimana Mas " tanya Mey-mey


" Mereka memang bunda yang menyiapkannya semua ini " ucap Farel


" Tapi kenapa sayang " tanya Mey-mey


" Bunda tau kondisimu masih lemah, bunda mau kamu cepat pulih dan tiga terlalu kerepotan dengan mengurus tiga bayi kembar " ucap Farel sambil tersenyum


" Bunda baik sekali mas " Ucap Mey-mey


" Jadi bagaimana Tuan " tanya mereka pada sang majikan


" Kalian mulai sekarang bekerja disini, ayo ikut dengan kami supaya kalian tau kamar ketiga bayi kami " ucap Farel


" Baik Tuan " ucap Mereka mengikuti langkah Farel


Farel membawa mereka kedalam satu kamar yang ada disamping kamarnya, lalu iya segera mengajak mereka masuk kedalamnya


" Ini kamarnya " ucapnya Farel


" Mas kapan kau menyiapkan ini semua " tanya Mey-mey kagum dengan dekor dan semua ini ruangan tersebut


" Satu Minggu yang lalu sayang " jawabnya sambil tersenyum dan menidurkan bayinya kedalam box yang sudah disiapkan, Rena dan Bu Ida pun sama menidurkan bayi tersebut di masing-masing box yang sudah disediakan.


" Ini kamarnya bagus sekali " ucap Bu Ida sambil tersenyum


" Iya Sayang aku suka " ucap Mey-mey senang


" Syukurlah jika ibu dan Mey-mey suka " ucap Farel


" Dan untuk kalian, nanti bi Ningsih akan menunjukan kamar kalian bertiga " ucapnya Farel


" Terima kasih Tuan " ucap Mereka

__ADS_1


" Saya minta kalian bekerja dengan baik " ucap Farel


" Baik Tuan " ucap Mereka


" Apa kalian sudah berkeluarga " tanya Farel


" Bu Mela dan Bu Tika janda Tuan, sedangkan Imel sudah menikah " ucap Tika menjelaskan


" Dimana kalian tinggal " tanya Farel


" Kami tinggal dikampung Tuan " ucap Mereka


" Didaerah mana " Tanya Mey-mey sambil tersenyum


" Kebetulan kami satu kampung " ucap Mela mejelaskan


" Baiklah, kalau kalian mau pulang kamu satu Minggu sebelumnya ijin dulu ya.. jangan mendadak " ucap Mey-mey


" Baik Nona " ucap Mereka


" Bolehkah kami bertanya " ucap Imel


" Ada apa " tamya Farel pada mereka


" Nyoya nama ketiga bayi kembar ini siapa " ucapnya Imel


" Oh iya kami belum memberitahukan, yang ini putra sulung kami panggil dia Reza, yang ini bayi kedua kami namanya Nela dan ini putra ketiga kami namanya Rezi " ucap Mey-mey menjelaskan pada mereka


" Baik Nyonya kami mengerti " ucap Imel dan di ikuti anggukan oleh Tika dan Mela.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Selamat merayakan idul Adha... Bagi yang merayakan...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2