
Semua pun sudah berada di mushola dan Leo pun dengan senyum jahatnya meyuruh satria untuk menjadi imamnya.
" Satria " panggil Leo
" Iya ayah "
" Kamu yang jadi imam " ucap Leo tersenyum jahat
" Apa " ucap Satria kaget
" Kenapa Kamu ga mau " ucap Leo
" Ga ko ayah, aku mau " ucap Satria gugup
" Aku mau tahu, apakah kamu bisa jadi imam yang baik untuk Ina kelak " batin Leo
" Mas Leo keterlaluan kasian Satria " batin Sisil
" Semoga saja Satria bisa menjadi imam dan bacaannya ga salah-salah " batin Ina degdegan
" Siapkan batisan " ucap Leo
" Iya ayah " ucap Mereka
Merekapun segera bersiap-siap melaksanakan Solah magrib, meskipun iya merasa sangat gugup namun iya harus melakukannya.
Satria pun memulai memimpin jadi imam, tak Leo duga ternyata Satria mampu melakukannya meskipun suaranya Satria tidak semerdu Ehan dan Farel saat menjadi imam namun pengucapan satria dalam melantunkan Surat-surat pendek sangat jelas.
kini mereka sudah selesai dengan solat Magrib berjamaah nya. lalu Ina mengajak Satria ke taman belakang agar bis mengobrol dengannya tanpa di ganggu sang ayah.
" Ayah, bunda, satria sama Ina mau ke taman belakang dulu " ucap Satria
" Mau apa " ucapnya
" Ina mau ngajak satria ngobrol biar ga diganggu ayah " ucap Ina melangkah pergi
" Anak itu " ucap Leo sambil menggelengkan kepalanya
" Mas, jangan ketus seperti itu aku melihat satria anaknya baik " ucap Sisil
" Aku hanya menguji siapa saja yang mau jadi menantuku termasuk satria " ucap Leo sambil tersenyum
" Aku tau Mas, tapi kasian satria " ucap Sisil
" Iya sayang .. kalau satria memang cinta sama Ina, segalak apapun orang tuanya pasti dia akan memperjuangkan dan Takan mudah menyerah " ucap Leo memeluk sang istri
" Aku tau mas, tapi mas jangan terlalu keras kasian mereka " ucap Sisil
" iya sayang " ucap Leo
" Mas sudah lapar belum " tanya sisil
" Sudah sayang " ucapnya
" Ya udah kita makan dulu " ucap Sisil mengajak sang suami
" iya sayang " ucapnya
Ina dan Satria pun dipanggil oleh Sisil untuk segera makan malam bersama.
" Ina , Satria ayo makan dulu " ucap Sisil
" Iya bunda " ucap Mereka
Ina dan Satria pun duduk dimeja makan bersama dengan Sisil dan Leo,
__ADS_1
" Rumah ini jadi sepi ya Mas.. anak-anak kita sudah pada besar " ucap sang bunda
" Iya sayang, serasa baru kemarin mereka bayi sekarang sudah besar lagi " ucap Renal merindukan kedua anak lelakinya
" Bunda kangen jahilnya Ehan " ucap Sisil
" Kalau bunda kangen, bunda datang saja ke bandung " ucap Ina
" Nanti deh bunda pikir-pikir lagi " ucapnya
" Yaudah yuk kita makan " ucap Sisil mengambilkan makanan untuk sang suami
Sementara Satria mengambilkan makanan untuk sang kekasih, Sisil dan Leo semakin heran dengan tingkah Satria yang selalu memanjakan ina
" Lebay " ucap Leo
" Ayah ga boleh begitu " ucap Sisil
" Ayah ini ga romantis, lihat Satria dia selalu manjain aku " ucap Ina sambil tersenyum
" Nanti juga kalau dia bosen pasti cuekin kamu " ucap Leo
" Ayah ko ngomongnya gitu " ucap Ina kesal
" Sudah sayang, mending kamu makan dulu jangan ngambek-ngambek " ucap Satria
" iya sayang " ucap Ina kembali tersenyum
Lalu mereka pun segera memakan makananya dengan lahap, memang masakan Sisil yang paling enak ucap Mereka yang pernah mencoba masakan Sisil.
Setelah mereka selesai makan malamnya, mereka mengobrol santai diruang tv bersama, terlihat Leo menatap Satria dengan sinis dari ujung kaki sampai ujung kepala.
" Satria saya mau bicara sama kamu " ucap Leo
" Ayah mau bicara apa " ucap Ina degdegan
" Ayah mau ngapain satria " ucap Ina
" Sayang, Aku sama ayah mau bicara penting dulu ya kamu tungguin disini sama Bunda " ucap Satria
" Tapi... " jawab Ina
" Sebentar ko " ucap Satria mengusap lembut rambut Ina
" Kalau ada apa-apa bicara sama aku" ucap Ina terlihat menghawatirkan Satria
" Iya sayang " ucap Satria
" Bunda aku titip Ina cantiknya aku " ucap Satria pada sang calon mertuanya
" Kamu tenang aja, Ina aman " goda Sisil
" Makasih bunda " ucapnya
" Semoga ayah ga ngapa-ngapain Satria ya Tuhan " batin Ina
" Sebenarnya Mas Leo mau ngapain Satria " batin Sisil
.
...****************...
.
Satria dan Leo kini segera menuju ruang kerja Leo yang letaknya diujung ruangan. Mereka segera masuk dan Leo mengunci ruanganya.
__ADS_1
" Duduk " ucap Leo
" Iya ayah " ucapnya langsung duduk dikursi yang berhadapan dengan Leo
" Aku degdegan begini seperti mau perang saja " batin Satria
Kini mereka duduk saling berhadapan dan saling pandang, menerka-nerka akan pemikiran masing-masing
" Saya mau tanya sama kamu " ucap Leo dengan tatapan tajam
" Mau tanya apa Ayah " jawabnya
" Apa kamu mencintai Ina tulus atau hanya karena Ina kaya dan dia anak Ku perempuan satu-satunya " ucap Leo ketus
" Astaga, jika aku salah bicara sedikit habislah riwayat ku " batin Satria
" Jawab " Bentak Leo
" Aku sangat mencintai Ina dari dulu ayah bahkan sejak kecil, Ina wanita pertama dan terakhir yang mengisi hatiku " ucap Satria dengan tulus terlihat dari matanya
" Dia benar-benar Tulus, tapi aku harus mengujinya lagi " batin Leo
" Degdegannya sama-sama kaya lagi operasi pasien yang sekarat " batin Satria
" Berikan aku alasan kenapa kamu harus menjadi pasangan ina " ucap Leo sinis
" Aku sudah berjanji pada diriku sendiri aku akan menjaga Ina, melindungi dan membuatnya bahagia dengan segenap jiwa dan ragaku " ucapnya satria
" Anak Ina terlihat benar-benar sudah sangat mencintai ina " batin Leo
" Rasanya aku mau pingsan.. Ya Tuhan lindungilah hamba mu ini " batin Satria
" Kamu mau bahagiakan Ina, dengan cara apa kamu mau bahagiakan ina " tanya Leo
" Saya akan selalu disampingnya saat suka maupun duka, saya akan selalu tempat bersandarnya saat dia butuh, saya akan menghapus air matanya, dan saya akan memberikan senyuman setiap harinya " ucap Satria dengan tegas
" Ternyata, didalam diri satria ada sikap tegasnya Renal " batin Leo
" Apa kah kamu serius dengan ina " tanya Leo kembali
.
.
.
.
Bersambung....
Kira-kira satria akan Diterima Leo sebagai calon menantunya atau tidak ya...
Tim Ina dan Satria mana suaranya....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ...... belum
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz