Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 166


__ADS_3

Semua Acara pun sudah selesai, keluarga Leo dan keluarga Renalpun pamit dikarenakan waktu pun sudah malam karena besok mereka sudah harus pergi ke Jakarta.


" Bu Ida terima kasih jamuan makan malamnya saya sangat senang masakan ibu enak sekali " ucap Sisil


" Bu Sisil bisa saja, Syukurlah kalau Bu Sisil dan yang lainnya suka saya jadi ikut senang " ucap Bu ida


" Bu Ida dikarenakan acaranya sudah selesai dan waktu sudah malam saya sekeluarga pamit " ucap Leo


" Oh iya Pa Leo... semoga acaranya bisa berjalan lancar hingga hari pernikahan " ucap Bu Ida


" Iya Bu Ida acaranya kita lakukan diawal bulan " ucap Sisil


" Kalau saya sih ikut saja yang Bu Sisil dan Pa Leo sudah rencanakan " ucap bu Ida


" Terima kasih Bu Ida, ibu percayakan semuanya pada saya.. saya akan menyiapkan acara yang megah dan mewah " ucap Sisil


" Apa tidak berlebihan Bu " ucap Bu Ida


" Tidak Bu, memang Mey-mey pantas mendapatkannya " ucapnya Sisil


" Terima kasih banyak ya bu " ucap Bu ida


" Sama-sama " ucap Sisil


" Kalau begitu sampai bertemu nanti ya Bu.. " ucap Bu ida


" Kami pamit bu " ucap Sisil


" Assalamualaikum " ucap Ehan dan diikuti oleh yang lainnya


Mereka masuk ke apartemennya Leo dan disana barulah mereka pamit pulang kehotel untuk beristirahat dan besok mereka akan segera terbang ke Jakarta


" Sil aku pamit ya.. Aku mau beristirahat dulu " ucap Salsa


" Iya ka makasih ya untuk semuanya " ucap Sisil


" Kamu tenang saja.. kita kan Kaka adik " ucap Salsa


" Kalau begitu Aku juga pamit deh sil " ucap Sisil


" Mah ko ceper banget aku masih kangen sama ina " ucapnya Satria


" Besok juga ketemu kali " ceplos Ehan


" Iya sayang kamu sekarang istirahat biar ga skait " ucap ina


" Yaudah deh sayang karena kamu yang ngomong aku nurut " ucapnya satria


" Dasar bucin " ucap Farel


" Ye... biarin " ucap Satria


" Tuan kami pamit ya " ucap Renal


" Baiklah besok kita ketemu di bandara, apa Pesawatnya sudah siap " tanya Leo


" Sudah Tuan, pesawat pribadi Tuan sudah menunggu di bandara " ucap Renal


" Bagus " ucapnya Leo senang


" Kita berangkat sekitar jam 10 siang Tuan " ucap Renal

__ADS_1


" Ok " ucap Leo


Renal, Yesi, satria dan Salsa pun segera menuju mobil dan segera menuju hotel. Sedangkan Semua anggota keluarga Leo masih duduk diruang tamu.


" Alhamdulillah semuanya lancar " ucap Sisil


" Makasih ya Bunda " ucap Farel


" Cuma ke bunda aja nih " ucap ina


" Terima kasih untuk semuanya.. " ucap Farel


" Sama-sama " ucapnya mereka kecuali Leo


" Ayah " panggil Farel


" Iya " ucapnya Leo


" Makasih ya Ayah.. aku Takan menyia-nyiakan Mey-mey.. aku yakin Mey-mey yang terbaik dari semua yang baik " ucap Farel


" Ayah akan selalu mendoakan mu agar bahagia " ucap Leo


" Iya ayah " ucap Farel


" Ayah besok Ehan juga pulang ya " pinta Ehan


" Kamu disini saja " ucapnya Leo


" Ayah aku kangen Rena " ucap Ehan


" Rena kan dibandung kamu dijakarta tetep aja jauh " ucap Farel


" Aku akan ke bandung.. menemui bidadari surgaku " ucap Ehan


" Ayah pekerjaan Ehan di Bandung juga belum selesai " ucapnya Ehan


" Kan ada Niko yang bisa handel " ucap Leo


" Terus abang Farel enak cuma ngurusin perusahaan ayah disini ga banyak " uca Ehan protes


" Ye sirik " ucap Farel


" Dengerin ayah kita harus membagi wilayah perusahaan " ucap Leo


" Aku setuju ayah biar adil " ucap Ehan senang


" Baiklah aku setuju " ucap Farel


" Ayah ga adil masa Abang sama Kaka di berikan perusahaan kalau aku tidak " Ucap Ina


" Kamu kan dokter masa mau ngurus perusahaan " cibir Ehan


" Tapi kan aku juga anak ayah aku juga punya hak " ucapnya Ina


" Ayah sudah meyiapkan beberapa rumah sakit untukmu dan satria " ucap Leo


" Yang benar ayah " ucap Ina senang


" Ayah maunya kamu setelah nikah jangan bekerja biarkan satria yang mengurusnya " ucap Leo


" Tidak ayah, aku mau tetap bekerja mengobati orang-orang " ucap ina dengan senyum

__ADS_1


" Tapi nanti kamu kecapen " ucap Leo


" Ayah jangan paksa Ina kasian dia, biarkan dia memilih jalannya mau bagaimana lagian nanti bakal ada satria yang bertanggung jawab sama ina " ucapnya Sisil


" Iya ayah bunda benar " ucap ina


" Yasudah terserah kamu " ucap Leo


" Makasih ayah " ucap ina


" Baik ayah akan bagi beberapa perusahaan untuk Farel dan Ehan " ucap Leo


" Untuk Ehan akan mengurus semua perusahaan ayah dan bunda yang ada di Jawa barat " ucap Leo


" Tapi kan banyak ayah " ucap Ehan


" Abang Farel akan mengurus perusahaan ayah yang ada di Jawa tengah dan Jawa barat " ucap Leo


" Ya ampun.. " ucap Farel


" Ayah kira itu adil " ucap Leo


" Tapi ayah... " ucap Farel


" Di Jawa tengah sama Jawa timur itu jumlahnya sama jika dibandingkan dengan Jawa barat " ucap Leo


" Aku setuju ayah " ucapnya Ehan


" Mana boleh buat, aku setuju " ucap Farel


" Jadi jangan ada yang bilang ga adil dan protes " ucap Leo


" Ok ayah " ucap Ehan


" Ok Ayah " ucap Farel


" Sekarang kalian istirahatlah.. besok kita harus pulang ke Jakarta " ucap Leo


" Baiklah ayah " ucap Mereka


Semuanya pun masuk kekamarnya masing-masing untuk beristirahat.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...

__ADS_1


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2