Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 195


__ADS_3

Keesokan harinya,,


Rena sudah bangun pagi-pagi sekali niatnya ingin menyiapkan sarapan untuk suami dan semua orang yang ada dimansion.


" Aduh jam brapa ini " ucap Rena bangun dan meraih handphonnya untuk melihat jam


" Jam lima aku solat dulu aja " ucapnya melangkah pergi namun Ehan memegang tangannya


" Sayang kamu mau kemana " tanya Ehan


" Aku mau solat dulu sayang " ucap Rena sambil tersenyum


" Yasudah kita solat berjamaah ya sayang " ajak Ehan


" Iya sayang, aku dulu ke airnya " jawab Rena sambil tersenyum manis


Rena segera mengambil wudhu namun tiba-tiba perutnya mual.


Woek... Woek... Woek...


Woek... Woek... Woek...


" Astaga Sayang... " ucap Ehan langsung menghampiri Rena dikamar mandinya, dilihatnya sang istri dengan wajah pucatbya memuntahkan makanan yang kemarin iya makan


" Sayang masih mual " tanya Ehan sambil mengusap-usap punggung Rena


Woek... Woek... Woek...


" Kita kedokter lagi " ucap Ehan dengan wajah paniknya


" Tidak Sayang, ambilkan Aku teh manis saja " Jawabnya


" Baik sayang, yu aku Antarkan kamu kekasur dulu " ucap Ehan memapah sang istri


" Kamu tunggu disini jangan turun dari tepat tidur, aku bawakan teh manis dulu " ucapnya segera menuju dapur dan membuatkan ya sendiri untuk sang istri


.


...****************...


.


Setelah iya selesai membuatkan teh manis iya pun segera menuju kamarnya dimana sang istri sedang menunggunya, namun tiba-tiba ketika iya melangkah menuju kamar Ina dan Satria iya mendengar suara seseorang muntah-muntah namun samar-samar


Woek... Woek... Woek...


" Siapa yang muntah-muntah, apa Ina... atau satria.. kalau satria biarkan saja toh itu kan ulahnya siapa suruh dia masak bi Iyem toge sebanyak itu " ucap Ehan dengan wajah kesalnya


Woek... Woek... Woek...


" Tapi suaranya kaya perempuan, apa ina " ucapnya sendiri didepan pintu kamar Ina dan Satria


Ceklek,,


" Astaga Ka Ehan, kamu ngagetin aku " ucap Satria


" Aku ga sengaja dengar ada yang muntah-muntah, aku harap sih itu kamu " ucap Ehan dengan sinis


" Yang muntah-muntah Ina bukan aku " ucap Satria


" Lalu kamu ngapain kamu kesini.. bukanya temenin istrimu " ucap Ehan dengan wajah kesal


" Aku mau mengambil ini " ucap Satria segera mengambil minuman Ehan dan iya langsung menuju sang istri


" Hey kembalikan minumanku " ucapnya Ehan kesal dan mengikuti langkah satria menuju kamar ina

__ADS_1


" Ka Ehan terima kasih Minumannya, kamu pengertian sekali " ucap Satria dengan wajah liciknya


" Satria benar-benar membuatku kesal, eh tapi kata Rena ga boleh benci dia.. kalau nanti anakku kaya satria bagaimana... amit-amit " batin Ehan


" Sama-sama " ucap Ehan masih kesal


" Ka Ehan mau aku buatkan minuman " ucap Satria dengan senyum liciknya


" Tidak usah " ucap Ehan


" Ka Ehan terima kasih Minumannya " ucap Ina


" Kamu sebenarnya kenapa " tanya Ehan


" Dari semalem aku mual .. " ucap Ina


" Ini semua gara-gara kamu satria " bentak Ehan


" Ko aku " Jawab Satria heran


" Karena kamu kemarin yang menyuruh bi Iyem banyak masak berbahan toge " ucap Ehan kesal


" Aku kan ikhtiar.. " ucapnya Satria dengan wajah polosnya


" Itu bukan ikhtiar tapi bikin orang sakit perut " ucap Ehan


" Ka sudah, aku ga papah ko " ucap Ina sambil tersenyum


" Ga papah gimana wajah kamu pucat begitu, sekarang kamu satria telepon dokter sekarang juga karena Rena pun muntah-muntah gara-gara kamu " ucap Ehan


" Apa.. " ucap Satria kaget ternyata toge itu membuat istri dan Kaka iparnya muntah-muntah


" Cepat kamu hubungi dokter " ucap Ehan


.


...****************...


.


Sedangkan Ehan pergi dari kamar Ina dan Satria, iya segera kembali lagi ke dapur dan membuatkan minuman yang dipunya sang istri karena tadi satria merebut minumannya


" Punya Adik ipar menyusahkan " ucap Ehan terlihat kesal


" Sayang kamu kenapa " ucap Rena menghampiri sang suami yang terlihat sedang kesal


" Sayang ko kamu disini, tunggu aku dikamar saja, lihat wajahmu pucat sekali " ucap Ehan


" Habisnya kamu lama " ucapnya Rena


" Tadi aku kekamar Ina dulu, dia muntah-muntah gara-gara toge " ucapnya Ehan kesal


" Sayang Jangan begitu, ingat kamu jangan membenci satria " ucap Rena Sambil tersenyum


" Iya sayang " ucap Ehan


Tiba-tiba datanglah Bi Iyem kedapur dan menghampiri Ehan dan Rena


" Pagi Tuan Ehan dan Nona Rena " sapa Bu Iyem


" Pagi juga Bi, mau mulai masak ya " ucapnya Rena


" Iya Nona " Jawabnya


" bibik mau masak apa untuk sarapan " tanya Rena mengambil air teh yang sudah dibuatkan Ehan

__ADS_1


" Memangnya kamu mau dibuatkan apa sayang " ucap Umi Rahmi menghampiri mereka yang sedang ada didapur


" Umi " ucap Rena sambil tersenyum


" Cucunya umi mau dibuatkan apa hem " ucap Bu Rahmi mengusap perut Rena yang belum membuncit


" Apa ya Umi, aku mau makan nasi putih sama telor ceplok saja " ucap Rena sambil tersenyum


" Yasudah bunda buatkan ya " ucap Bu Rahmi


" Tidak umi, aku maunya suamiku yang bikinkan, Kamu ga keberatan kan sayang " tanya Rena


" Astaga itu calon anakku seperti yang sedang mengerjai ku, apa-apa harus aku " batin Ehan


" Tidak sayang aku akan buatkan spesial untukmu " ucap Ehan sambil Tersenyum senang


" Makasih sayang " ucap Rena senang


" Sekarang kamu duduk dulu dikursi itu nanti aku akan buatkan " ucap Ehan


" Tidak mau, aku mau melihatnya secara langsung " ucap Rena dengan senyum bahagianya


" Mana bisa aku menolak, Rena terlihat sangat senang " batin Ehan


" Ok, tapi kita solat berjamaah dulu waktunya sudah mau habis " ucap Ehan menggendong Sang istri


" Sayang kamu apa-apaan sih malu diliat yang lain " ucap Rena dengan pipi merona


" Kamu tenang saja, mereka pasti akan memakluminya " ucap Ehan sambil tersenyum


" Umi kami permisi dulu " ucap Ehan Pada sang mertua


" Iya sayang, hati-hati Renanya jatuh " ucap Umi Rahmi


" Iya Umi, Assalamu'alaikum " ucap Ehan sambil tersenyum


" Waalaikum salam " ucap Umi Rahmi


Ehan pun langsung melangkah pergi dari dapur menuju kamarnya untuk solat berjamaah dahulu


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2