
Keesokan harinya,,
Rena sudah bangun pagi-pagi sekali niatnya ingin menyiapkan sarapan untuk suami dan semua orang yang ada dimansion.
" Aduh jam brapa ini " ucap Rena bangun dan meraih handphonnya untuk melihat jam
" Jam lima aku solat dulu aja " ucapnya melangkah pergi namun Ehan memegang tangannya
" Sayang kamu mau kemana " tanya Ehan
" Aku mau solat dulu sayang " ucap Rena sambil tersenyum
" Yasudah kita solat berjamaah ya sayang " ajak Ehan
" Iya sayang, aku dulu ke airnya " jawab Rena sambil tersenyum manis
Rena segera mengambil wudhu namun tiba-tiba perutnya mual.
Woek... Woek... Woek...
Woek... Woek... Woek...
" Astaga Sayang... " ucap Ehan langsung menghampiri Rena dikamar mandinya, dilihatnya sang istri dengan wajah pucatbya memuntahkan makanan yang kemarin iya makan
" Sayang masih mual " tanya Ehan sambil mengusap-usap punggung Rena
Woek... Woek... Woek...
" Kita kedokter lagi " ucap Ehan dengan wajah paniknya
" Tidak Sayang, ambilkan Aku teh manis saja " Jawabnya
" Baik sayang, yu aku Antarkan kamu kekasur dulu " ucap Ehan memapah sang istri
" Kamu tunggu disini jangan turun dari tepat tidur, aku bawakan teh manis dulu " ucapnya segera menuju dapur dan membuatkan ya sendiri untuk sang istri
.
...****************...
.
Setelah iya selesai membuatkan teh manis iya pun segera menuju kamarnya dimana sang istri sedang menunggunya, namun tiba-tiba ketika iya melangkah menuju kamar Ina dan Satria iya mendengar suara seseorang muntah-muntah namun samar-samar
Woek... Woek... Woek...
" Siapa yang muntah-muntah, apa Ina... atau satria.. kalau satria biarkan saja toh itu kan ulahnya siapa suruh dia masak bi Iyem toge sebanyak itu " ucap Ehan dengan wajah kesalnya
Woek... Woek... Woek...
" Tapi suaranya kaya perempuan, apa ina " ucapnya sendiri didepan pintu kamar Ina dan Satria
Ceklek,,
" Astaga Ka Ehan, kamu ngagetin aku " ucap Satria
" Aku ga sengaja dengar ada yang muntah-muntah, aku harap sih itu kamu " ucap Ehan dengan sinis
" Yang muntah-muntah Ina bukan aku " ucap Satria
" Lalu kamu ngapain kamu kesini.. bukanya temenin istrimu " ucap Ehan dengan wajah kesal
" Aku mau mengambil ini " ucap Satria segera mengambil minuman Ehan dan iya langsung menuju sang istri
" Hey kembalikan minumanku " ucapnya Ehan kesal dan mengikuti langkah satria menuju kamar ina
__ADS_1
" Ka Ehan terima kasih Minumannya, kamu pengertian sekali " ucap Satria dengan wajah liciknya
" Satria benar-benar membuatku kesal, eh tapi kata Rena ga boleh benci dia.. kalau nanti anakku kaya satria bagaimana... amit-amit " batin Ehan
" Sama-sama " ucap Ehan masih kesal
" Ka Ehan mau aku buatkan minuman " ucap Satria dengan senyum liciknya
" Tidak usah " ucap Ehan
" Ka Ehan terima kasih Minumannya " ucap Ina
" Kamu sebenarnya kenapa " tanya Ehan
" Dari semalem aku mual .. " ucap Ina
" Ini semua gara-gara kamu satria " bentak Ehan
" Ko aku " Jawab Satria heran
" Karena kamu kemarin yang menyuruh bi Iyem banyak masak berbahan toge " ucap Ehan kesal
" Aku kan ikhtiar.. " ucapnya Satria dengan wajah polosnya
" Itu bukan ikhtiar tapi bikin orang sakit perut " ucap Ehan
" Ka sudah, aku ga papah ko " ucap Ina sambil tersenyum
" Ga papah gimana wajah kamu pucat begitu, sekarang kamu satria telepon dokter sekarang juga karena Rena pun muntah-muntah gara-gara kamu " ucap Ehan
" Apa.. " ucap Satria kaget ternyata toge itu membuat istri dan Kaka iparnya muntah-muntah
" Cepat kamu hubungi dokter " ucap Ehan
.
...****************...
.
Sedangkan Ehan pergi dari kamar Ina dan Satria, iya segera kembali lagi ke dapur dan membuatkan minuman yang dipunya sang istri karena tadi satria merebut minumannya
" Punya Adik ipar menyusahkan " ucap Ehan terlihat kesal
" Sayang kamu kenapa " ucap Rena menghampiri sang suami yang terlihat sedang kesal
" Sayang ko kamu disini, tunggu aku dikamar saja, lihat wajahmu pucat sekali " ucap Ehan
" Habisnya kamu lama " ucapnya Rena
" Tadi aku kekamar Ina dulu, dia muntah-muntah gara-gara toge " ucapnya Ehan kesal
" Sayang Jangan begitu, ingat kamu jangan membenci satria " ucap Rena Sambil tersenyum
" Iya sayang " ucap Ehan
Tiba-tiba datanglah Bi Iyem kedapur dan menghampiri Ehan dan Rena
" Pagi Tuan Ehan dan Nona Rena " sapa Bu Iyem
" Pagi juga Bi, mau mulai masak ya " ucapnya Rena
" Iya Nona " Jawabnya
" bibik mau masak apa untuk sarapan " tanya Rena mengambil air teh yang sudah dibuatkan Ehan
__ADS_1
" Memangnya kamu mau dibuatkan apa sayang " ucap Umi Rahmi menghampiri mereka yang sedang ada didapur
" Umi " ucap Rena sambil tersenyum
" Cucunya umi mau dibuatkan apa hem " ucap Bu Rahmi mengusap perut Rena yang belum membuncit
" Apa ya Umi, aku mau makan nasi putih sama telor ceplok saja " ucap Rena sambil tersenyum
" Yasudah bunda buatkan ya " ucap Bu Rahmi
" Tidak umi, aku maunya suamiku yang bikinkan, Kamu ga keberatan kan sayang " tanya Rena
" Astaga itu calon anakku seperti yang sedang mengerjai ku, apa-apa harus aku " batin Ehan
" Tidak sayang aku akan buatkan spesial untukmu " ucap Ehan sambil Tersenyum senang
" Makasih sayang " ucap Rena senang
" Sekarang kamu duduk dulu dikursi itu nanti aku akan buatkan " ucap Ehan
" Tidak mau, aku mau melihatnya secara langsung " ucap Rena dengan senyum bahagianya
" Mana bisa aku menolak, Rena terlihat sangat senang " batin Ehan
" Ok, tapi kita solat berjamaah dulu waktunya sudah mau habis " ucap Ehan menggendong Sang istri
" Sayang kamu apa-apaan sih malu diliat yang lain " ucap Rena dengan pipi merona
" Kamu tenang saja, mereka pasti akan memakluminya " ucap Ehan sambil tersenyum
" Umi kami permisi dulu " ucap Ehan Pada sang mertua
" Iya sayang, hati-hati Renanya jatuh " ucap Umi Rahmi
" Iya Umi, Assalamu'alaikum " ucap Ehan sambil tersenyum
" Waalaikum salam " ucap Umi Rahmi
Ehan pun langsung melangkah pergi dari dapur menuju kamarnya untuk solat berjamaah dahulu
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1