Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 17


__ADS_3

Hari ini Farel meminta Mey-mey untuk pulang lebih awal, agar iya menyelesaikan masalahnya, Riki pun disuruhnya untuk membantu Mey-mey terlebih dahulu sebelum Mereka pulang ke apartemen.


Tut... Tut... Tut...


" Halo Tuan " ucap Riki


" Riki " panggilnya


" Iya Tuan " ucapnya


" Kau bisa datang keruangan ku sekarang " tanya Farel


" Ada apa tuan " ucapnya gugup


" Aku tunggu sekarang diruanganku " titah Farel


" Baik Tuan "


Riki pun segera melangkahkan kaki nya menuju ruangan sang majikan, dengan perasaan gugup dan takut, jikalau iya melakukan kesalahan.


Ting.. Tong... Ting... Tong...


" Masuk "


Ceklek,,


" Tuan ... Ada yang bisa saya bantu " ucap Riki dengan hati-hati


" Mey-Mey " ucap Panggilnya


" Iya Tuan " ucapnya


" Kamu hari ini pulang cepat dengan Riki, segera berikan uang itu pada ayahmu, dan diam-diam pergi dari sana " ucapnya


" Tapi Tuan, saya takut ketahuan " ucapnya Mey-mey ketakutan


" Kamu tenang saja, hari ini ayahmu sedang dirumah menantimu, ketika Kau berikan uangnya iya pasti pergi ke Club dan bersenang-senang disana " ucap Farel


" Dari mana Tuan tahu kebiasaan Ayahku " ucapnya


" Kamu ga perlu tahu, jalankan saja rencananya " ucap Farel


" Baik Tuan,


" Riki " panggilnya


" Iya Tuan "


" Kamu berjaga di halaman belakang rumah agar tidak ketahuan, setalah Ayahnya pergi kamu bantu Mey-mey keluar dari rumahnya " ucap Farel


" Baik Tuan.. " ucapnya dengan wajah heran


" Tuan memang baik, tapi apa ini tidak berlebihan, kalau Tuan besar dan Nyoya tahu bagaimana " batin Riki


" Dia benar-benar sangat baik, walaupun wajahnya jarang senyum " batin Mey-mey


" Kenapa masih disini, cepat kalian keluar " usir ya


" Baik Tuan " ucap serempak mereka


.


...****************...


.


Merekapun segera menaiki mobil dan melajukan mobilnya menuju rumah Mey-mey. Mey-Mey sengaja diturunkan didekat rumahnya oleh Riki, Mey-mey pun berjalan kaki seperti biasanya sedangkan Riki iya melajukan mobilnya menuju belakang rumah Mey-mey.


Mey-Mey sudah sampai dirumahnya, lalu iya segara masuk kedalam rumah, dan melihat-lihat pemandangan sekitar, iya takut jika sang ayah sedang menyiksa ibunya.


Ceklek,,


" Ibu... ibu " panggilnya

__ADS_1


" Ibu dimana ya, bapak juga dimana " ucap sambil melihat-lihat keadaan rumahnya


" Apa ibu diKamar nya " ucapnya sendiri


Iya pun segera menuju kamar sang ibu dengan mengendap-endap jalannya agar tidak ketahuan sang ayah


" Ibu dimana Ko tidak ada " ucapnya


Iya pun segera mencari sang ibu yang ternyata sedang didapur memasak makanan untuknya


" Ibu " ucap sambil memeluk sang ibu


" Kamu kenapa sayang Ko peluk ibu, apa ada masalah " tanya sang ibu


" Tidak Bu, Mey hanya kangen ibu " jawabnya


" Ya udah sekarang Kamu makan ibu udah siapin makanan kesukaanmu " ucapnya


" Asik " jawabnya


Mey-Mey segara duduk dikursi meja makannya bersama sang ibu iya terlihat senang melihat masakan yang dibuat oleh sang ibu, iya pun makan dengan lahap sekali.


Sang ibu yang melihat itu sangat bahagia, rasa bersalah yang selalu membantunya seketika hilang terhapus oleh senyum sang putri satu-satunya.


" Maafkan Ibu Mey, belum bisa bahagiakan mu bahkan kamu selalu disiksa oleh ayahmu sendiri.. maaf kan Ibu Mey.. " ucapnya Dalam hati


" Ibu tidak makan " tanya Mey-mey


" Nanti saja, Ibu masih keyang " jawabnya


" nanti ibu sakit loh " ucapnya


" Bener ibu masih keyang " jawabnya


" Yasudah kalau begitu " ucapnya sambil melanjutkan makannya


Tiba-tiba sang ayah menghampiri mereka yang tengah duduk dimeja makannya


" Ayah lebih baik.. ayah makandulu " ucap sang Istri


" Tidak, aku mau uang.. lagian masakannya ga enak pasti " cibir sang suami


" Ayah makan dulu sedikit nanti ku kasih uang " ucapnya Mey-mey


" Tidak perlu, aku bisa makan enak direstoran kalau aku punya uang, sinikan uangku" ucap sang ayah dengan wajah kesal


" Aku akan berikan uangnya jika ayah makan dahulu, ibu sudah capek-capek masak untuk kita " ucap Mey-mey


" Berani Kamu memerintah saya " ucapnya dengan marah


" Nak berikan saja uangnya " ucap sang ibu yang tidak mau sang anak disiksa lagi oleh ayah kandungnya sendiri


" Tapi Bu " ucapnya kesal


" Berikan saja nak ibu ga mau kamu kenapa-kenapa " jawabnya


" Yang dikatakan ibu kamu benar, cepat sini berikan sebelum kesabaranmu habis " ucapnya dengan raut wajah kesal


" Baik lah " ucap Mey-mey dengan wajah sedihnya


" Nih " ucap Mey-mey memberikan amplop coklat berisi uang pada yang ayah


" Tebal sekali, pasti uangnya bayak.. Hahahha.. uang dari mana kamu, dari Pengusaha muda itukah " ucapnya senang


" Ayah jangan begitu " ucap Sang istri


" Aku ga peduli uangnya dari mana, yang penting Kamu menghasilkan uang untukku " ucapnya senang


" Kalian lanjutkan makannya, aku akan bersenang-senang dahulu " ucap sang Ayah meninggalkan rumah dengan perasaan bahagia


" Selalu begitu " Ucap Mey-mey


" Nak maafkan ayahmu ya " ucap sang ibu

__ADS_1


" Iya bu " jawabnya


" Kamu punya uang dari mana nak " tanya sang ibu


" Aku kasbon dulu sama bosku " ucap Mey-mey


" Alhamdulillah kamu tidak seperti yang dikatakan ayahmu " jawabnya


" Ibu, maukah ibu ikut denganku " ucapnya


" Kemana " tanya sang ibu


" Pergi dari sini " ucap Mey-mey


" Maksud kamu meninggalkan ayahmu, terus kita mau tinggal dimana " jawabnya


" Ibu, sikap ayah sudah keterlaluan jika aku terus menurutinya memberi iya uang, aku dapat dari mana, penghasilanku sekarang sedikit apa ibu tega liat aku dijual lagi ayah " ucapnya dengan wajah sedih


" Kamu benar nak, ibu lebih sayang sama Kamu dibanding ayahmu " ucap sang ibu


" Sekarang ibu siapkan baju-baju ibu, kalau bisa jangan terlalu banyak, aku pun mau mengambil baju seadanya " ucapnya


" Baik nak "


Merekapun segera mengemasi baju-bajunya dan segera pergi diam-diam dari tempat itu, Riki pun segera keluar dari mobil dan membantu membawakan Barang-barang Mey-mey dan sang ibu,


Setelah selesai barulah Riki melajukan mobilnya dengan kecepatan lumayan tinggi agar jejaknya tidak ada yang lihat.


" Nak dia siapa " tanya sang ibu


" Dia itu asisten bos aku Bu, aku diperusahaan bekerja sebagai sekertaris, dan Bos ku juga yang mengijinkan kita tinggal dirumahnya tepatnya sih di apartemennya " jawabnya


" Atasanmu baik sekali nak, ibu ingin bertemu dengannya dan mengucapkan terimakasih " ucap sang ibu


" Nanti kita ketemu dia " ucap Mey-mey


Merekapun sudah sampai di gedung apartemen, dan segera menuju Apartemen sang atasannya.


" Mey-Mey ini Apartemennya dan ini kuncinya, sebelahku itu apartemen ku dan sebelah nya lagi apartemen Tuan Farel " ucapnya


" Baik, Terima kasih pa Riki " ucapnya


" Sama-sama.. Kalau begitu saya pamit mau menjemput Tuan dahulu " jawabnya


" Baik, terima kasih sekali lagi Pa Riki " ucap Sang ibu Mey-mey


Kini Riki segera meninggalkan Mey-mey ditempat aman, yang siapa saja tidak sembarangan masuk ke gedung ini, Sekarang iya segera menjemput Sang Majikannya di kantor.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,.


Maafkan ya up-nya kurang banyak, tanganku masih sakit, tapi jika tanganku sudah sembuh aku kan up yang banyak buat kalian


So... Ikuti terus kisahnya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2