Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 55


__ADS_3

Sang Mandor pun segera menuju proyek kembali, sedangkan Ina terlihat senang karena iya memilki banyak informasi yang akan iya berikan pada sang Kaka.


Marni menghampiri Ina, iya takut jika sang mandor bertidak seenaknya pada Ina.


" Kamu ga papah kan ina " ucap Marni dengan wajah khawatir


" Aku baik-baik saja " ucapnya


" Kamu ngomongin apa sama mandor itu " tanya Marni


" Rahasia " ucapnya sambil tersenyum


" Aku takut dia ngapa-ngapain kamu " jawab Marni


" Tidak, hanya saja aku tau sedikit rahasianya " ucap ina


" Kamu harus hati-hati sama Dia, Pa Rijal itu orangnya licik " ucap Marni


" Kamu tenang saja " ucap Ina sambil tersenyum


" Aku punya menu baru, kamu coba ya " ucap Marni membawa Ina kedapur dan mencicipi sayuran itu


" Baik " ucap Ina


Mereka sedang asik didapur dengan pekerjaannya


.


...****************...


.


Sedangkan diproyek hari ini Satria dikerjain habis-habisan oleh Ehan, namun iya sabar karena tidak mau melawan pada sang calon Kaka iparnya.


" Satria bawa ember isi semen ini Kesana, bapak-bapak baju kuning " ucap Ehan


" Baik " ucap Satria menghampiri sang bapak-bapak dan meletakkannya disampingnya


" Heh kamu " pangil sang bapak-bapak yang pake baju kuning itu


" iya pa " ucap Satria


" Kamu kenapa simpan ember ini kesini " ucapnya heran


" Tapi kata yang lagi mencampur semen diantarkan pada bapak " ucap Satria


" Ya kali Saya lagi Las besi pake semen " ucapnya heran dan semua orang yang ada disana tertawa


" Ni orang sakit kali " ucap karyawan kuli satu lagi


" Harusnya kamu bawa ini ember sama bapak-bapak yang pake baju orange bukan ke saya " ucapnya


" Tapi pa.. "


" Bawa ember itu ke dia " bentak sang bapak-bapak tersebut


" Iya pa " ucap Satria membawa embernya pada Bapak yang pakai baju orange itu


" Pa ini Semennya " ucap Satria


" Kamu Lama banget sih, ga bisa kerja apa " kini Satria di bentak


" Aku sabar, demi dapetin Ina, aku ga boleh nyerah " batin Satria


" Maaf ya pa " ucapnya melangkah pergi menuju Ehan dengan perasaan kesal


" Ehan " panggilnya


" Kenpa " tanya Ehan dengan senyum jahatnya


" Kamu sengaja kan ngerjain aku " protes satria

__ADS_1


" Lah kenapa " tanya Ehan pura-pura tidak tahu


" Harusnya kamu bilang aku harus nganterin ember semen ini pada bapak-bapak yang pake baju orange bukan kuning " protes satria


" Emang tadi aku bilang gitu " ucap Ehan dengan wajah datarnya


" Iya " ucapnya satria kesal


" Yaelah salah dikit lagian sama-sama dari orange ke kuning kan dekat " ucap enteng Ehan


" Dekat apanya, aku dibentak sama bapak-bapak itu " ucapnya kesal


" Yang sabar ya, hidup memang gitu kadang kita ada dibawah kadang ada diatas " jawabnya Ehan


" Tau ah " ucapnya kesal


" Yaudah Sat, Biar gue yang antar " ucap Niko dengan senyum jahatnya


" Beneran, " ucap Satria senang


" Tapi tolong Antarkan ini pada bapak yang baju kuning itu " ucapnya Niko


" Tapi kan bapak itu pegangnya besi kenapa aku aku harus anterin kayu " tanya Satria


" Aku juga ga tau, cuma disuruhnya gitu .." ucap Niko dengan wajah yang meyakinkan


" Yaudah deh " ucapnya melangkah menuju bapak-bapak orange tadi


" Jahat lu " ucap Ehan pada Niko


" Bos juga tadi ngerjain dia " ucap Niko sambil tertawa


" Pa " ucap Satria


" Apalagi sih " bentaknya


" Ini yang bapak minta " ucapnya satria sambil tersenyum


" Kayu yang bapak minta " ucap Satria


" Ini anak, bapaknya siapa sih kan Saya udah bilang Saya tukang las besi bukan kayu, kamu ngerti ga sih " bentaknya


" Tapi kata.. " ucap Satria terhenti


" Dengerin, saya disini tukang las besi bukan kayu, ya kali kayu saya las " ucapnya dengan wajah marahnya dan semua orang yang mendengar menjadi tertawa terbahak-bahak


" Lebih baik Kamu bawa tuh kayu ke orang yang pake baju biru itu " satria di bentak lagi


" Baik pa " ucapnya antara malu dan kesal


" Niko berani-beraninya ngerjain aku, lihat pembalasnaku " batin Satria


Satria kini menghampiri bapak yang baju biru dan meletakkannya di samping si bapak tersebut


" Pa ini kayu hya " ucap Satria


" Aku ga persen kayu " ucap sang bapak yang pake baju biru


" Tapi tadi.. " ucap Satria


" Bawa lagi kayunya aku ga butuh " ucapnya memujinya


" Baik pa " jawab satria


" Eh tunggu " ucapnya sang bapak baju biru menghentikan langkah satria


" Ada apa pa " tanya satria


" Kamu Antarkan kayunya ke bapak yang pakai baju hijau disana " ucapnya


" Baik pa "

__ADS_1


Satria sekarang menuju sang bapak yang memakai baju hijau yang tidak jauh dari sana


" Pa " pangil Satria menghampiri sang bapak tersebut


" Iya " jawabnya


" Ini kayu.. " ucapnya terpotong


" Saya tau itu kayu "


" Bukan begitu maksud saya tadi bapak yang pake baju biru bilang bapak butuh kayu " jelaskan Satria


" Oh begitu, tapi kayaknya aku belum butuh deh, kamu bawa lagi aja kayunya " ucapnya


" Baik pa " ucap Satria melangkah pergi menuju Satria dan Ehan yang sibuk melakukan pekerjaannya


" Heh Niko kamu ngerjain aku " tanya Satria


" Ga, memangnya kenpa " tanya balik Niko


" Si bapak yang itu kan tukang besi kenapa kamu suruh aku kesana " ucap satria kesal


" Oh Tukang besi, aku baru tau " ucap pura-pura tidak tahu


" Terus kenapa kamu bawa lagi kayunya " tanya Ehan


" Orang ga ada yang pesan kayu, kalian benar-benar ngerjain aku ya " ucap Satria kesal


" Tidak " ucap serempak mereka


" Ga boleh marah sama Baginda raja ingat " goda Ehan


" Buset dah, Baginda raja jadi kuli ya kali " ucap Niko tertawa


" Suka-suka kita ya kan Sat " ucap Ehan


" Iya benar.. " ucap Satria


" Awas bos, dia hanya pura-pura baik dihadapan bos, lebih baik Ina sama aku saja " goda Niko


" Sialan Lu " ucap Satria kesal


" Satria tahan emosimu depan Ehan, agar Ehan merestui kamu dan Ina " batin satria


Kini Ehan dan Niko menertawakan wajah satria yang sedang kesal dan marah .


.


.


.


.


.


Bersambung....


Hayo tim Satria Sama Ina mana suaranya...


sudah dipencet belum tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Marhaban ya Ramadhan

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2