Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 220


__ADS_3

Sang dokter dan para suster kini sedang memeriksa keadaan Natalia, sementara Sisil melihat pemeriksaan yang dilakukan oleh para dokter dan suster dengan wajahnya yang panik dan pucat.


" Ya Allah, selamatkan Momi Natalia.. Sembuhkan dia, sungguh aku merasa kasian padanya, banyak alat yang dipasangkan ditubuhnya " batin Sisil


Tak lama kemudian sang dokter pun selesai memeriksa keadaan Natalia, dengan wajah sedikit lega sang dokter menghampiri Sisil.


" Nyoya, saya mau memberitahukan keadaan pasien " ucap sang dokter


" Bagaimana keadaan Momi Natalia " tanya Sisil


" Keadaan untuk sekarang mulai membaik, tapi kita juga akan memantau perkembangannya takut akan terjadi sesuatu padanya, saya harap anda tidak terlalu membebani pikirannya dan juga jangan biarkan dia stres " ucap sang dokter


" Baik Dok " ucap Sisil


" Kalau begitu saya permisi " pamit sang dokter yang dibalas anggukan oleh Sisil. dan para suster pun mengikuti langkah sang dokter


" Momi " ucap Sisil menghampiri sang mertuanya


" Sisil " jawabnya


" Iya Momi, Sisil disini " ucap Sisil dengan wajah khawatirnya


" Momi punya permintaan untukmu " ucap sang mertua


" Katakan jika Sisil bisa, pasti Sisil akan mengabulkannya " ucap Sisil


" Kamu harus janji akan mendampingi Leo sampai dia tua nanti dan sampai kalian menutup mata " ucap Natalia


" Momi tak usah meminta itu, karena Sisil akan selalu ada disamping mas Leo.. " ucap Sisil sambil meneteskan air matanya


" Kamu memang istri yang tepat mendampingi Leo, Momi benar-benar menyesal karena dulu sempat jahat padamu " ucap Natalia meneteskan air matanya


" Momi, buka lembaran baru.. tidak usah di ingat-ingat masa yang dulu " ucap Sisil


" Iya nak " jawabnya sambil tersenyum


" Pokonya Momi harus kuat ya " ucap Sisil


" Momi bisa minta tolong " ucap Natalia


" Katakan Momi " ucap Sisil masih setia disampingnya


" Momi ingin duduk " ucapnya pada Sang menantu


" Iya Momi, aku bantu ya " ucap Sisil


" Terima kasih nak " jawabnya Natalia sambil tersenyum


" Sisil benar-benar menantu baik, mafkan aku Tuhan dulu jahat padanya " batin Natalia


" Sama-sama momi " ucapnya Sisil


" Mana handphonemu " tanya Natalia


" Ini bunda " ucap Sisil memberikan handphonenya


" Kamu buat Vidio, nanti kamu berikan ini pada Leo besok " ucap Natalia

__ADS_1


" Baiklah bunda " ucap Sisil


Lalu Sisil mulai merekam Video tersebut, betapa terharu ya iya saat mendengarkan curahan hati Natalia.


.


...****************...


.


Sementara disisi lain, tepatnya ditempat Farel berada iya sudah was-was dengan hasil kesehatan sang putra dan putri mereka yang masih bayi, mereka sudah tiga hari dirawat intensif ditempat yang khusus untuk para bayi.


" Sayang, aku sudah tidak sabar ingin menggendong mereka " ucap Mey-mey yang merindukan ketiga sang buah hatinya


" Sama sayang, aku juga merindukan mereka bertiga " ucapnya Farel mencoba tegar dihadapan sang istri


" Kapan kita tau hasilnya " tanya Mey-mey tidak sabar


" Sebentar lagi sayang, kita akan pergi menuju ruangan perawatan tersebut " ucap Farel


" Aku mau jalan kaki, tidak mau pakai kursi roda " ucap Mey-mey


" Tapi sayang keadaan mu masih lemah, kamu harus pakai kursi roda ya " bujuk Farel


" Tapi mas... " tolaknya namun belum sempat dilontarkan


" Kalau kamu jalan kaki kamu hanya bisa mengendong satu tangan, tapi jika pakai kursi roda kamu bisa menggendong dua bayi sayang " bujuk Farel


" Baiklah Sayang, aku mau " ucap Mey-mey sambil tersenyum membayangkan jika sang putra dan putrinya bisa iya gendong


" Ayo Bu, aku sudah tidak sabar.. ibu doakan mereka supaya bisa berkumpul bersama kita " ucap Mey-mey dengan antusias


" Pasti bunda doakan kamu dan ketiga bayimu... Cucu ibu itu anaknya kuat pasti semuanya akan sembuh " ucap Bu Ida memberikan semangat pada Mey-mey


" Apa yang dikatakan ibu benar.. kamu sebagai ibu harus kuat jangan menangis dihadapan mereka.. nanti mereka sedih " ucap Farel


" Iya Sayang " ucap Mey-mey senang


" Yaudah ku Bu kita jalan sekarang " ucap Farel pada sang mertua


" Ayo nak " ucap Bu Ida berjalan berdampingan bersama-sama sedangkan Mey-mey sedang duduk dikursi roda yang didorong oleh Sang suami.


Kini mereka bertiga menuju ruangan sang bayi dirawat dengan wajah yang antusias mereka segera menuju Kesana, luar ruangan terlihat ketiga bayi kembar itu dipindahkan box mereka terlihat seperti yang sudah sehat meskipun badan mereka kecil.


" Aku degdegan sayang menunggu hasilnya " ucap Mey-mey melihat bayinya didalam sebuah kaca yang karena iya tidak bisa masuk kedalam


" Sama sayang, aku juga degdegan " ucap Farel sambil tersenyum


Sang dokter pun keluar dari ruangan itu, dan segera menghampiri mereka ketiga dengan senyuman yang terukir diwajahnya


" Dok bagaiman keadaan ketiga bayi kembar saya " tanya Mey-mey dengan wajah tegangnya


" Alhamdulillah keadaan ketiga bayi kembar nona semuanya sudah berangsur-angsur pulih, perkembangannya pun sudah bagus, dan saya melihat jika badannya sudah menguning lagi " ucap sang dokter sambil tersenyum memberitahukan kabar baik tersebut pada mereka bertiga


" Alhamdulillah " ucapnya Mereka bertiga sambil terharu


" Terima kasih ya dok.. sekali lagi terima kasih " ucap Mey-mey sambil menangis bahagia

__ADS_1


" Sama-sama Nona, namun tetap mereka harus di kontrol ya seminggu sekali " ucap Sang dokter


" Baik Dok " ucap Mey-mey


" Sayang bayi kita " ucap Mey-mey kegirangan


" Iya sayang apa aku bilang " ucap Farel


" Benar kan apa yang ibu katakan " ucap Bu ida


" Iya Bu, terima kasih doanya " ucap Mey-mey menggenggam tangan sang ibu


" Kalau begitu saya pamit ya Nona dan Tuan " ucap sang dokter


" Tapi Dok kapan saya akan membawa bayi saya keluar dari rumah sakit " tanya Mey-mey


" Hari ini bayinya sudah bisa dibawa pulang bersama dengan nona, namun saya titip untuk nona jangan terlalu cape, keadaan nona masih lemah " ucap sang dokter


" Baik Dok " ucap Mey-mey


" Kalau begitu Nona dan Tuan silahkan tunggu diruangan Nona, nanti kami akan membawa ketiga bayi kembar ini keruangan nona " ucap sang suster


" Terima kasih sus " ucap Farel senang dengan kabar itu


" Sama-sama Tuan, saya permisi kalau begitu " ucapnya melangkah pergi dari sana.


Sedangkan mereka bertiga kembali kedalam kamar Mey-mey dan Farel segera mengurus administrasi kepulangan mereka.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Hayo tinggal nama untuk ketiga bayi farel dan Mey-mey...


Apa ada yang mau menyumbang nama untuk ketiga bayi tersebut


komen ya guys


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2