
Setelah makan selesai Ehan hari ini sengaja ingin mengajak Rena pergi kekantornya, iya tak mau jika sang istri terbawa-bawa oleh sang adik.
" Sayang hari ini ikutlah denganku ya " ajak Ehan
" Memangnya ada apa sayang " ucap Rena heran
" Soalnya aku lagi pengen aja dekat denganmu " ucapnya Ehan sambil tersenyum
" Tidak bisa Ka Rena harus ikut denganku ke rumah sakit " ucap Ina
" Sayang, hari ini aku sengaja cuti untuk menemanimu bekerja.. " ucap satria
" Tidak usah, aku tidak mau ditemani olehmu " ucap Ina dengan wajah kesal
" Sebaiknya kamu pergi dengan suamimu saja " ucap Ehan
" Tapi ka " ucapnya Ina
" Iya Ina, sebaiknya kamu banyak luangkan waktu untuk berduaan dengan satria dari pada satria berhubungan dengan wanita seksi itu " bisik Rena
" Kaka benar juga " bisik ina
" Ok kalau begitu kamu ikut denganku hari ini " ucap ina
" Iya sayang " ucap Satria senang
Merekapun segera pergi, Rena pergi dengan sang suami kekantornya sedangkan Ina pergi kerumah sakit ditemani suaminya.
.
...****************...
.
Rena dan Ehan sudah berada dikantornya Ehan, Rena segera duduk disofa yang ada disana. sementara Ehan segera memanggil Niko
Tut... Tut... Tut...
" Halo Tuan " ucap Niko
" Keruangan ku sekarang " ucap Ehan
" Baik Tuan " ucap Niko
Tak lama kemudian Niko datang keruangan Sang majikan
Tok... Tok.. Tok...
" Masuk "
Ceklek,,
" Pagi Tuan " sapa Niko
" Pagi " ucap Ehan
" pindahkan semua jadwal Meting hati sekarang menjadi besok " ucap Ehan
" Tapi Tuan " ucap Niko
" Saya lagi mau bersama istri saya " ucap Ehan dengan tatapan tajamnya
" Baik Tuan " ucap Niko
" Sayang " panggil Ehan
__ADS_1
" Apa kamu mau pesan makanan, biar Niko yang beliin " tanya Ehan
" Tidak " ucapnya Rena sambil tersenyum
" Apa kamu yakin " ucap Ehan
" Iya sayang " ucap Rena
" Kalau begitu saya permisi " ucapnya Niko segera pamit dari ruangan sang majikan
" Buatkan saya kopi " ucap Ehan
" Baik Tuan " ucap Niko
Niko segera pergi dari sana dan membuatkan kopi untuk sang majikan, sedangkan Ehan menghampiri Rena yang tengah asik memainkan game di handphonenya
" Sayang kamu sedang apa " tanya Ehan
" Permainannya seru loh Sayang " ucap Rena
" Sepertinya anak kita laki-laki sayang, soalnya kamu senang memainkan game akhir-akhir ini " ucap Ehan
" Mau laki-laki atau perempuan sama saja " ucap Rena
" Sayang besok kan tepat empat bulan usia kandunganmu, kita periksa ke dokter ya, aku mau tau apakah dia laki-laki atau perempuan " ucap Ehan sambil bersemangat
" Baiklah " ucap Rena
" Terima kasih ya sayang " ucap Ehan mencium kening sang istri
Tok... Tok.. Tok...
" Masuk "
Ceklek,,
" Terima kasih " ucapnya Ehan
" Sayang, aku mau es jeruk " ucapnya Rena
" Kebetulan, Niko kamu bikinkan es jeruk untuk istriku " ucap Ehan sambil tersenyum
" Aku mau kamu yang bikinkan " ucap Rena sambil tersenyum
" Apa " ucap Ehan kaget
" Ayolah sayang " ucap Rena
" Baiklah, kamu tunggu disini sebentar Jagan kemana-mana " ucap Ehan
" Iya sayang " jawab Rena
" Niko, ikut saya " ucap Ehan
" Baik Tuan, Nona saya permisi " ucap Niko
" iya "
Mereka segera pergi kedapur dan Niko menyiapkan semua bahan-bahannya, sedangkan Ehan segera mengikuti petunjuk yang diarahkan Niko
" Tuan jeruknya belah dahulu menjadi dua bagian " ucap Niko
" begini " ucap Ehan
" Betul Tuan " ucapnya
__ADS_1
" Lalu apa lagi " ucap Ehan
" Tempelkan saringan diatas gelas lalu jeruknya peras didalam saringan itu " ucap Niko
" Begini " tanya Ehan
" Iya betul Tuan, terus peras sampai air jeruknya habis " ucap Niko
" Kalau sudah habis bagaimana " tanya Ehan kembali
" Diberikan gula Tuan " ucap Niko
" Gulanya berapa sendok " tanya Niko
" Bagaimana selera anda saja Tuan " ucap Niko
" Tapi kan bukan buat saya " ucap Ehan
" Anda kira-kira saja " ucap Niko
" Baiklah " ucap Ehan
Ehan segera memasukan gula lalu ditambahkan air dan mengaduknya, setelah itu iya kembali lagi keruangannya dan segera memberikan minuman tersebut pada sang istri
" Sayang ini untukmu " ucap Ehan dengan senyum senangnya
" Terima kasih banyak sayang " ucap Rena
Rena segera meminumnya, dan ternyata hasilnya tidak seperti yang Rena harapkan.
" Ini terlalu manis .. aku mau rasanya asam " ucap Rena
" Lalu " ucap Ehan kaget
" Bikinin lagi " ucap Rena
" Baiklah " ucap Ehan
Ehan segera membuatkan minuman Es jeruk seperti permintaan sang istri namun ini lebih asam, iya membuatkannya sendiri karena Niko sekedang sedang menghandle pekerjaan Ehan.
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Aku percepat ya part nya..
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz