
Mey-mey yang terbaring lemah ketika itu langsung membuka matanya perlahan karena mendengar suara sang kekasih hati
" Farel " ucap Mey-mey
" Kamu sudah bangun sayang " ucap Farel
" Kamu sudah sadar, bagaimana keadaan mu sekarang " ucap Mey-mey hendak duduk dibantu oleh sang suster
" Aku Tidak apa-apa " ucapnya Farel sambil tersenyum
" Alhamdulillah " ucap Mey-mey tersenyum
" Dimana Bu ida " tanya Farel
" Ibu ada dirumah, aku sengaja tidak memberitahukannya aku takut ibu jadi sakit karena keadaan ibu masih belum pulih betul " ucap Mey-mey
" Kamu benar, Bu Ida masih belum pulih betul kasian " ucap Farel
" Sus aku sudah sembuh " ucap Mey-mey
" Saya cek dulu ya, tuan Farel dan Nyoya mohon tunggu diluar " ucap Sang suster
" Baiklah " ucap Mereka
Mey-mey segera diperiksa sedangkan Farel dipindahkan keruangan Perawatan karena kondisinya sedang dalam masa pemulihan
Semua yang ada diluar pun mengikuti sang suster yang membawa farel keruang perawatan VVIP, setelah sampai diruang perawatan barulah Semua berkumpul.
" Alhamdulillah Farel kamu sudah sadar " ucap Salsa
" Iya Tante, terimakasih sudah menjenguk saya " ucap Farel
" Sama-sama keponakan Tante yang ganteng " ucap Salsa sambil tersenyum
" Sil, kita bawakan sarapan buat semuanya yu " Ajak Yesi
" Kamu ditemani Ina saja ya " ucap Sisil menolak ajakan Yesi
" Memangnya kenapa kamu tidak mau menemaniku " ucap Yesi heran
" Aku mau pergi sebentar dengan Mas Leo " ucap Sisil
" Memangnya bunda mau kemana " ucap Ehan
" Ada urusan Sebentar nak " ucap Sisil
" Tapi tidak ada masalahkan dikantor, Ehan sudah menyuruh Riki untuk mengurus semua pekerjaan di perusahaan " ucapnya
" Bukan masalah pekerjaan ko sayang " ucapnya Leo
" Kami hanya mau makan bersama dan lebih romantis " ucap Leo berbohong
" Yang dikatakan ayahmu benar nak " ucapnya Sisil
" Yasudah kalau begitu Bunda hati-hati dijalan " ucap Ehan
" Iya nak, ayah dan bunda pamit " ucapnya Sisil
Sisil dan Leo segera pergi dari rumah sakit tersebut, sedangkan Mey-mey segera masuk keruangan Farel dengan dibantu oleh sang suster
Ceklek,,
" Sayang " ucapnya Farel senang
" Suster bisa bantu saya Mendekati Farel " ucapnya Mey-mey sopan
" Baik Nona " ucap sang suster mendorong kursi roda Mey-mey menuju ranjang Farel
" Sayang " ucap Mey-mey
" Bagaimana keadaan mu " ucap Farel segera bangun dari tempat tidur
" Aku tidak apa-apa " ucap Mey-mey sambil tersenyum
" Nona kalau begitu saya permisi " ucap sang suster
" Terima kasih sus sudah membantu saya " ucap Mey-mey
" Sama-sama " jawabnya
__ADS_1
Sang suster pun melangkah pergi dari ruangan Farel sedangkan Yesi dan Salsa menghampiri Mey-mey
" Ehan ini pacarmu " ucap Salsa
" Bukan tante " jawabnya
" Kenapa Farel tidak mengakui ku sebagai pacarnya, Farel sudah tidak mencintaiku lagi " batin Mey-mey
" Lalu dia siapa " ucap Yesi penasaran
" Dia calon istri ku " ucap Farel sambil tersenyum membuat Mey-mey pun senang
" Wah kalian serasi sekali " ucap Sisil
" Siapa namanya Nak " ucap Yesi
" Mey-mey Tante " ucapnya
" Mey-mey cantik ya " ucap Yesi
" Tante bisa saja " ucap Mey-mey
" Jangan panggil Tante panggil mamah Yesi saja " ucap Yesi sambil tersenyum
" Iya mamah Yesi " ucap Mey-mey sambil tersenyum bahagia
" Oh iya aku lupa mau membelikan kalian makanan untuk " ucap Yesi
" Yasudah kamu sama Ina saja " ucap Salsa
" Kamu ga mau ikut " ucap Yesi
" Tidak aku mau disini saja " ucap Salsa
" Yasudah, Ina sayang, yuk temenin mamah beli makanan " ajak sang calon mertua
" Baik Mah " ucap Ina
" Tunggu " ucapnya Satria
" Ada apa Satria " tanya Yesi
" Cuma kardus doang ko lebay " cibir Ehan
" Coba kalau Rena yang digituin, kamu mau ngapain coba " ucap Satria kesal
" Ya ga mungkin dong " ucap Ehan
" Kenapa ga mungkin " tanya Ina
" Karena Rena bidadari surgaku tidak ada disini " ucap Ehan sambil tertawa
" Ehan... " ucap Satria kesal
" Yaudah ayo jangan pedulikan Ehan " ucap mamah Yesi mengajak satria dan ina
" Baik mah " ucap Mereka
Satria, Ina dan Yesi segera menuju kantin rumah sakit untuk membelikan beberapa makanan.
.
...****************...
.
Dikantin Rumah sakit, dengan sengaja Yesi membelikan beberapa makanan dalam box untuk semua orang yang ada diruangan Farel.
" Sayang kamu mau makan apa " tanya Satria
" Samain aja deh sama yang lain biar gampang " ucap Ina sambil tersenyum
" Sayang kamu mau minum jus apa " tanya Satria kembali
" Samain saja sama yang lain biar gampang " ucap Ina
" Sayang kamu ga mau beli cemilan apa, biar nanti kamu ga kelaperan " ucap Satria
" Tidak usah " ucap ina
__ADS_1
" Sayang kamu mau beli cake atau roti tidak " ucap Satria yang menawari Ina beberapa makanan
" Sayang tidak usah, aku sedang tidak mau makan yang lainnya selain yang sudah kita pesan " ucap Ina
" Tapi sayang nanti kamu kurang gizi gimana, kalau kamu sakit gimana " ucap Satria didepan sang mamah
" Ini anak lebay sekali, nurunin sifat siapa sih perasaan aku dan mas Leo ga begitu amat " batin Yesi
" Kau baik-baik saja " ucapnya Ina dengan wajah kesalnya
" Satria kenapa kamu tidak menawari mamah makanan dan minuman seperti pada Ina " cibir Yesi
" Memangnya mamah mau " tanya Satria
" Setidaknya kamu bisa basa basi ke mamah " ucap Yesi kesal
" Memangnya mamah mau beli apa lagi, biar Ina ambilkan " ucapnya ina
" Tidak usah sayang " ucap Yesi
" Percuma sayang di tawari juga mamah ga mau kan, jadi aku lebih baik ga nawarin " ucap Satria
" Satria ga boleh begitu " ucap Ina
" Ini anak ya benar-benar bikin kesal " ucap Yesi dalam hati
" Ga papah satria memang begitu.. nanti kalau kita sudah di Jakarta dan Satria sibuk kerja kita harus shoping bareng jangan ajak-ajak satria " ucap Yesi kesal
" Ih mamah ko jahat " ucap Satria kesal
" Biarin aja, iya kan ina " ucap Sang calon mertua
" Iya mamah Yesi, Ina setuju " jawabnya membuat Satria tambah kesal dibuatnya
" Kalian sekongkol " ucap Satria ngambek
" Kita tinggalkan saja yang ngambek " ucap Yesi menggoda sang putra kesayangannya
" Ayo Mah.. biarkan satria yang bawa semua barangnya... " ucap Ina melangkah pergi bersama calon mertuanya, mereka tampak kompak dan sangat dekat
" Hey.. kalian tunggu " ucap satria
.
.
.
.
Bersambung....
Hai semuanya,...
Semoga kalian sehat selalu..
aku salut dengan tebakan kalian, novel ini memang aku mau tamatkan dahulu, makanya aku up sehari dua kali..
Tapi aku masih bingung.. Apa kalian masih mau mengikuti kisah rumah tangga ketiga anak CEO ini..
Kalau jawaban kalian iya..
Coba kalian pilih mau Kisah satria dan Ina yang didahulukan , atau kisah Ehan dan Rena dulu atau kalian mau kisah Farel dan Mey-mey yang harus didahulukan
Coba kalian komen dibawah buat masukan aku...
Terima kasih untuk sarannya
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1