
H-1 Sebelum pernikahan Ketiga anak Leo
Farel pun datang menghampiri sang calon mertuanya, iya tau apa penyebab sang ibu mertua menangis
" Ibu.. " panggil Farel menghampiri Bu Ida dan duduk disamping Bu ida
" Farel " ucap Bu Ida sambil menangis
" Ibu yang sabar ya, jangan nangis " ucap Farel
Sisil dan Leo pun duduk dihadapan mereka menjadi bingung dibuatnya
" Ada apa ini sebenarnya " batin Sisil
" Apa ada masalah yang aku tidak tahu " batin Leo
" Apa yang harus ibu katakan pada Mey-mey " ucap Bu Ida sambil menangis
" Saran aku lebih baik kita bicara nanti setelah acara ijab qobul nya selesai " ucap Farel
" Kalau Mey-mey marah bagaimana " ucapnya Bu ida
" Farel ini sebenarnya ada apa, bunda tidak mengerti " ucap Sisil
" Ayo Katakan Sebenarnya ini ada apa " tanya Leo
" Baik Farel akan jelaskan " ucapnya
" Jadi begini Pa Edi ayahnya Mey-mey sudah meninggal dunia tadi " ucap Farel
" Apa " ucap Sisil dan Leo
" Terus sekarang bagaimana " ucap Sisil panik
" Bunda jangan khawatir Farel sudah suruh Riki untuk mengurus semuanya disana " ucap Farel
" Bu Ida, saya turut berduka cita atas meninggalnya suami ibu.. " ucap Leo dengan wajah sedihnya
" Terimakasih pa Leo " ucap Bu Ida
" Lalu apa sekarang yang harus kita lakukan " ucap Sisil
" Saya juga bingung Bu Sisil " ucap Bu ida
" Saya Takut jika Mey-mey tau soal kematian ayahnya acara pernikahan besok akan dibatalkan " ucap Sisil
" Jangan dong bunda... masa Farel ga jadi nikah " ucapnya
" Terus apa kamu akan menutupi masalah ini pada Mey-mey " Tanya Leo
" Tidak juga ayah " ucap Farel
" Ibu mau memberitahukan Mey-mey masalah ini .. karena ibu mau melihat Alm untuk yang terakhir kalinya " ucap Bu ida masih menangis
" Bagaimana ini ayah " ucap Farel
" Sekarang kamu Antarkan Bu Ida pulang.. dan kamu harus bicara jujur tentang masalah ini pada Mey-mey" ucap Leo
" Tapi bagaimana dengan pernikahan ku besok " ucap Farel
" Kamu sama Mey-mey diskusikan masalah ini biar ayah besok siapkan pesawat pribadi untuk mengantarkan mu dan Bu Ida ke Surabaya " ucap Leo
" Bunda setuju dengan apa yang dikatakan Ayah " ucapnya Sisil
__ADS_1
" Ibu juga setuju nak.. Mey-mey berhak tau " ucap Bu ida
" Baiklah kalau begitu, Bu Ida saya Antarkan pulang sekarang " ucap Farel
" Makasih ya nak " ucap Bu Ida dengan mata sembabnya
Mereka segera pergi dari sana dan langsung menuju Kamar keluarga Mey-mey
.
...****************...
.
Ceklek,,
Mey-mey segera menghampiri Pintu yang terdengar seperti ada seseorang yang membukanya.
" Ibu... " ucap Mey-mey langsung memeluk sang ibu
" Mey-mey " Ucap Bu Ida meneteskan air matanya
" Ibu kenapa.. coba kita duduk disana dan ibu ceritakan ada apa " ucap Mey-mey menghapus air mata sang ibu
" Ibu coba ceritakan padaku ada apa sampai ibu menangis " ucap Mey-mey penasaran namun tak ada jawaban dari sang ibu
" Farel sayang ada apa dengan ibu " tanya Mey-mey
" Ibu mau ibu yang cerita atau Saya yang cerita " Tanya Farel pada Bu ida
" Biar Ibu saja yang cerita semuanya pada Mey-mey " ucapnya Bu Ida
" Baik bu " ucap Farel
" Mey-mey.. Ayahmu... " ucap Bu Ida ragu
" Ayah kenapa Bu.. " tanya Mey-mey Heran
" Ayahmu... sudah meninggal " ucapnya Bu Ida sambil menangis terisak-isak
" Ibu jangan bercanda... Ibu bohongkan.. Ayah lagi dipenjara keadaanya baik-baik saja .. mana bisa ayah meninggal" ucap Mey-mey langsung lemas mendengar hal itu meskipun selama ini sikap pa Edi buruk padanya namun biar bagaimanapun Pa Edi ayah Mey-mey dan Mey-mey menyanyanginya
" Sayang kamu tenang " ucap Farel memeluk Mey-mey
" Farel ayah ... ayah.... " ucap Mey-mey menangis
" Iya sayang... Kamu yang sabar ya... " ucap Farel melepaskan pelukannya
Bu Ida dan Mey-mey pun tak kuasa menahan kesedihannya merek berdua menangis sambil berpelukan
" Ibu.. ayah Bu... ayah.... " ucap Mey-mey
" Iya sayang... tolong maafkan kesalahan ayahmu selama ini biarkan dia tenang sana " ucap Bu Ida sambil menangis
" Aku sudah memaafkan kesalahannya Bu... tapi kenapa ayah pergi disaat aku besok mau melangsungkan pernikahan " ucap Mey-mey
" Mungkin Allah lebih sayang padanya.. dari pada dia sakit-sakitan.. " ucap Bu Ida mencoba menenangkannya
" Tapi Bu... aku butuh ayah buat jadi waliku.. ayah janji padaku akan menikahkan aku sama Farel " ucap Mey-mey
" Maafkan ayahmu nak... janjinya iya tidak tepati " ucap Bu ida
" Ayah... ayah... " ucap Mey-mey
__ADS_1
" Sudah nak... jangan seperti ini... biarkan dia tenang " ucap Bu ida
" Tapi Bu ayah.... " ucap Mey-mey masih menangis
" Sayang " ucap Farel memegang tangan Mey-mey
" Sayang... kenapa ini harus terjadi padaku " ucap Mey-mey
" Ini sudah kehendak sang maha Kuasa.. kamu tidak bisa menghalanginya.. kamu sekarang berdoa yang banyak untuk ayahmu bukan menangis seperti ini " ucapnya Farel menghampus air matanya Mey-mey
" Apa yang harus aku lakukan " ucap Mey-mey
" Aku tidak akan memaksamu besok untuk menikah denganku.. jika kamu mau menghadiri pemakaman Ayahmu silahkan.. " ucap Farel
" Lalu acara pernikahan kita bagaimana " ucap Mey-mey masih menangis
" Kita akan lakukan disaat kamu sudah siap " ucap Mey-mey
" Apa yang aku harus lakukan, disisi lain acara pernikahanku tapi sisi lain acara pemakaman ayah " batin Mey-mey
" Kalau kamu mau menghadiri acara pemakaman ayah Edi lebih baik sekarang kamu siap-siap, ayah Leo sudah siapkan Pesawat untukmu dan ibu pergi kesana " ucap Farel sambil tersenyum
" Meskipun berat namun aku tidak boleh egois.. acara pemakaman lebih penting dari pernikahan kita " batin Farel mencoba melapangkan dadanya dan menerima semua keputusan Mey-mey
" Kasian Mey-mey dan Farel disaat mereka mau bahagia... malah begini " batin Bu Ida
" Kasian Farel... semoga keputusanku yang terbaik untuk semuanya " batin Mey-mey
" Aku... mau kita ijab qobul dahulu lalu setelah itu baru kita menghadiri pemakaman ayah.. " ucap Mey-mey
" Kamu yakin nak " ucap Bu Ida
" Iya sayang.. beneran ko aku ga papah jika acara pernikahan kita ditunda " ucap Farel
" Aku sudah ambil keputusan jika aku mau kita menikah setelah ijab qobul aku akan pergi keacara pemakaman ayah " ucapnya
" Terima kasih ya sang " ucap Farel memeluk Mey-mey
" Aku janji akan menjadi suami yang baik untukmu menjagamu segenap jiwa dan ragaku, Aku akan mencintaimu dengan setulus hatiku " batin Farel
.
.
.
.
Bersambung....
Aku up jam 16 : 00 acara resepsi pernikahan ketiga anak Leo..
Tungguinnya..
Jangan Lupa Kalian pencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz