
Sisil dan Leo sudah sampai dikota Surabaya, Mereka kini sedang menunggu taksi b
dibandara untuk segera pergi kerumah sakit dimana Mey-mey dirawat
" Sayang Taksinya sudah datang ayo " ajak sang suami
" Iya sayang " ucap Sisil langsung masuk kedalam taksi itu
Sang supir melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang
" Tuan dan Nyonya mau kemana " tanya sang Supir sambil tersenyum
" Kami mau kerumah sakit B " ucapnya Leo
" Baik Tuan " ucap sang Supir
" Tapi nanti kita mampir dulu Ditoko buah-buahan dan kue ya pa " ucap Sisil
" Baik Nyonya " jawabnya
Sebelum mengantarkan Penumpang kerumah sakit, mereka berhenti dulu Ditoko buah-buahan dan kue, setelahnya barulah mereka segera menuju Rumah sakit.
Sesampainya dirumah sakit mereka segera menuju kamar dimana Mey-mey dirawat.
Ceklek,,
" Assalamualaikum " ucap Sisil dan Leo
" Waalaikum salam " ucap Farel, Mey-mey dan Bu ida
" Bunda, ayah " ucap Farel langsung memeluk mereka
" Bunda kangen sekali padamu nak " ucap sang bunda
" Farel juga kangen bunda " ucap masih memeluk sang bunda
" kamu sudah mau menjadi ayah masih manja saja " ucap Leo sambil tersenyum
" Biarin saja ayah " ucap Farel
" Selamat pagi Bu Ida " ucap Leo
" Pagi juga Tuan " ucapnya
" Bu Ida apa kabar " tanya Sisil
" Kabar baik Bu Sisil, Bu Sisil bagaimana kabarnya " tanya Bu Ida
" Alhamdulillah baik Bu "
" Bagaimana keadaan mu nak " tanya Leo pada Mey-mey
" Aku baik-baik saja ayah " jawab Mey-mey
" Syukurlah, bunda dan ayah khawatir sama keadaan kamu " ucap sang bunda
" Bunda berangkat kapan dari sana " tanya Farel
" Tadi malam sayang, karena Keluarga Rena sudah datang umi dan Abi ya, makanya bunda cepat-cepat datang kesini ingin melihat keadaan Mey-mey " ucap sang bunda
" Makasih ya bunda sudah jauh-jauh datang kesini " ucap Mey-mey dengan perasaan senang
" Iya sayang bunda juga senang, kamu jaga kesehatan jangan cape-cepe ingat kandungan mu " ucap Sang bunda
" Iya Bunda " ucapnya
__ADS_1
Tiba-tiba ada yang masuk kedalam ruangan Mey-mey yaitu dokter yang menangani Mey-mey dari kemarin
Ceklek,,
" Pagi Nona Mey-mey " sapa Sang dokter
" Pagi Juga dok " ucap Mey-mey sambil tersenyum
" Bagaimana keadaannya apa masih ada mual dan pusingnya " tanya sang dokter
" Sudah berkurang dok " ucap Farel
" Syukurlah, kalau begitu Saya periksa dulu keadaan nona Mey-mey " ucap sang Dokter sambil tersenyum
" Baik dok silahkan " ucap Farel kepada sang dokter
Sang dokter segera memeriksa keadaan Mey-mey, dan hasilnya baik. Dokter pun akhirnya mengijinkan Mey-mey bisa pulang hari ini
" Dok bagaiman keadaan istri saya " ucapnya Farel dengan wajah khawatirnya
" Apa bisa saya pulang hari ini " tanya Mey-mey
" Alhamdulillah semuanya baik-baik saja dan Nona Mey-mey bisa segera pulang hari ini juga " ucap Sang dokter membuat semua yang ada disana senang
" Tapi ingat Nona Mey-mey tidak boleh kecapean, nanti saya kasih vitamin dan itu harus diminum " ucap sang dokter
" Baik Dok " ucap Mey-mey senang
" Kalau begitu saya permisi " ucap Sang Dokter
" Baik Dok, Silahkan " ucap Farel
" Terima kasih Dok " ucap Mey-mey senang
" Sama-sama nona " jawabnya melangkah pergi dari sana untuk memeriksa pasien lain
" Sayang " ucapnya Sisil pada Mey-mey
" Iya bunda " jawabnya
" Kamu harus banyak makan agar kmu dan calon anakmu sehat " ucapnya Sang bunda
" Iya bunda " ucap Mey-mey
" Kamu jangan dulu bekerja, kondisi mu tidak akan kuat dan itu akan membahayakan babyinya " nasihat sang Bunda
" Tapi Bunda nanti aku bakal kesal dan jenuh jika berada di apartemen terus " ucap Mey-mey
" Kamu bisa melakukan kegiatan selama di apartemen, yang penting kegiatannya tidak menguras tenaga dan bikin kamu kecapean " ucap Sang bunda
" Iya bunda.. " ucap Mey-mey sambil tersenyum
Kini Farel sudah selesai dengan urusan administrasi iya segera masuk kembali keruangan Sang istri dengan wajah bahagianya.
Ceklek,,
" Kamu sudah kembali sayang " tanya sang istri
" Sudah sayang " ucapnya menghampiri sang mertua
" Bu biar Farel yang meneteskannya, ibu duduk saja bersama Mey-mey dan Bunda " ucap Farel menghentikan kegiatan sang mertua
" Ga papah ko, ini tinggal sebentar lagi " jawabnya
" Sudah ya, ibu duduk Manis saja biar aku yang bereskan semua ini " ucap Farel
__ADS_1
" Baik lah jika kamu memaksa " ucap Bu Ida sambil tersenyum
Bu Ida, Sisil dan Mey-mey pun sedang berbincang-bincang sedangkan Farel segera membereskan barang-barangnya dan membawanya kedalam mobilnya.
Setelah selesai barulah Farel mengajak mereka untuk pulang ke Apartemennya
" Sayang semuanya sudah selesai yu kita pulang " Ajak Farel
" Ayo Sayang, aku sudah ga betah lama-lama disini " ucap Mey-mey sambil tersenyum
" Nak, Bunda sama ayah biar naik taksi saja ya " ucap Leo
" Maafkan Farel ya ayah mobilnya tidak cukup " ucap Farel
" Tidak masalah nak, yang penting kamu jagain istrimu.. ayah dan bunda akan menyusul ya kan mas " ucap Sisil
" Iya sayang "
" Bu Sisil sama Tuan Leo ikut bersama Mey-mey dan Farel saja, biar saya yang naik taksi " ucap Bu Ida
" Jangan Bu, biar kami saja " ucap Sisil
" Maf Bu Sisil jadi begini, saya merasa tidak enak " ucap Bu Ida
" Tidak apa-apa Bu Ida, Bu Ida lebih baik ikut sama Mey-mey dan Farel saja ya.. " ucap Sisil
" Terima kasih Bu Sisil " jawabnya
" Sama-sama " ucap Sisil
" Ayah bunda kami pamit " ucap Farel dan Mey-mey
" Iya nak " ucap Sisil dan Leo
" Bu Sisil dan Tuan Leo saya juga pamit " ucap Bu Ida
" Silahkan Bu.. kalian hati-hati ya " ucap Sisil
" iya " ucap Mereka
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Hari ini aku Up tiga kali tungguin ya....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz