Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 33


__ADS_3

Tok... Tok... Tok... Tok..


" Masuk "


Ceklek,,


" Tuan, Eh maksudku Pa Riki... Dokter Rijal sudah datang " Ucap Mey-mey


" Suruh masuk " ucap Riki


" Dok mari silahkan masuk " ucap Mey-mey


" Terimakasih " ucapnya


" Kenapa bisa seperti ini " ucap Dokter Rijal


" Saya tadi menemukannya dalam keadaan pingsan.. " ucap Riki


" Saya periksa dulu ya " ucap Sang dokter


" Baik Dok "


Dokter kini sedang memeriksa Farel yang sedang pingsan, dan iya heran jika sebenarnya sang Tuannya tidak menderita penyakit serius.


" Gimana Dok keadaan Tuan Farel " ucap Mey-mey tampak khawatir dengan keadaan sang majikan


" Riki, dia siapa cantik sekali " Tanya snag dokter


" Dalam keadaan begini kamu masih bisa bercanda.. mau aku bilang Tuan untuk memecatmu " Bentak Riki yang sedang panik


" Aku hanya bercabda " ucap sang dokter sambil terseyum


" Jadi gimana, Tuan kenapa bisa seperti ini " ucap Riki tidak sabaran


" Alhamdulillah Tuan tidak kenapa-kenapa, Dia baik-baik saja " ucapnya sambil tersenyum


" Tapi kenapa Tuan pingsan.. kamu jangan bikin saya marah dan meyuruh Tuan melempar pekerjaanmu jauh ke kutub utara " ucapnya Riki marah


" Saya serius.. makanya saya heran kenapa dia seperti ini.. Dia mabuk dan kacau seperti ini.. apa ada hal yang membuat Tuan Stres " ucapnya sang Dokter


" Ada sih Dok " ucap Riki


" Diusahakan hindari dahulu, sebab badan Tuan itu tidak terlalu bagus jika meminum minuman yang memabukkan " ucap sang dokter


" Pasti ini gara-gara Dona " batin Riki


" Apa ada makanan yang tidak boleh dimakan tuan " tanya Mey-mey


" Tidak, berikan saja makanan yang sehat agar kondisi bandannya tidak drop.. saya akan berikan vitamin untuk Tuan agar dia semangat makan dan meningkatkan daya tahan tubuhnya " ucap Sang dokter

__ADS_1


" Baik Dok " ucap Mey-mey


" Semuanya sudah selesai beberapa menit lagi Tuan akan sadar, berikan sup pereda mabuk dan berikan saja makanan agar cepat pulih " ucap Sang Dokter


" Sebentar dok, saya akan membawanya " ucap Mey-mey kembali kedapur


" Ada hal yang mau Aku bicarakan, bisakah kita bicara diluar " ucap snag dokter


" Baik " ucap Riki


Kini Mey-mey pun kembali kekamar sang majikan dengan membawa nampan berisi sup dan bubur sesuai yang diperintahkan dokter


" Kamu tunggu disini aku mau mengantar Dokter Rujal sampai depan pintu Apartemen " ucap Riki pada Mey-mey


" Baiklah "


Kini Riki dan Dokter pun segera pergi dari kamar snag majikan menuju tempat yang tidak didengar oleh Mey-mey dan sang Majikan.


" Kita bicara disini " ucapnya pada Sang dokter


" Ini Ruangan apa terlihat sangat kacau " tanya Dokter Rijal


" Tadi aku menemukan Tuan disini " jawabnya


" Sekacau itukah dia " ucap Rijal


" Apa yang akan Kau bicarakan " tanya Riki


" Tadi Kau bilang Tuan baik-baik saja " ucapnya heran


" Mungkin raganya baik-baik saja tapi hatinya siapa yang tahu " ucap sang dokter


" Maksudnya " tanya Riki


" Tuan Farel itu tipe orang yang ketika iya marah, sedih dan kecewa selalu di pendam dalam hatinya, coba kamu lebih dekat dengan Dia agar segala unek-unek nya keluar sebab jika keadaanya seperti ini terus Tuan akan semakin Drop " ucap Rijal


" Ini semua gara-gara Dona " ucap Riki dengan wajah kesalnya


" Maksudmu Dona mantannya Tuan " Ucap Rijal


" Iya "


" Maaf aku ada pasien lagi, Aku permisi ya " ucap Rijal pamit


" Makasih ya dok " ucapnya


" Sama-sama " ucap Riki mengantar sang Dokter keluar Apartemen lalu iya segera menuju kamar sang majikan


Disana terlihat sang majikan masih pingsan, Dia bingung hari ini banyak pekerjaan yang menumpuk sedangkan Dia tidak bisa menjaga sang majikan

__ADS_1


Ceklek,,


" Tuan masih belum siuman " tanya Riki


" Belum, mungkin sebentar lagi " ucap ucap Mey-mey


Lima menit kemudian Farel pun sadar, iya merasa heran karena berada di kamarnya padahal uang iya ingat kemarin sedang diruangan khususnya


" Ko aku ada disini " Tanya Farel heran


" Tadi aku menemukan Tuan.. " ucapnya Mey-mey


" Aduh keplaaku " ucap Farel kesakitan


" Ini Tuan ada sup pereda mabuk " ucap Mey-mey menyodorkan sup kepada majikanya itu


Farel pun segera meminumnya untuk meredakan kepalanya yang sakit akibat terlalu banyak minum-minuman keras


" Ini minumnya tuan " ucap Mey-mey menyodorkan air putih kepada majikanya


Kini keadaan Farel sudah agak lebih baik, iya pun menyuruh Riki untuk menghendel pekerjaanya


" Riki hari ini aku tak bisa masuk kerja kepalaku masih sakit, kamu handel pekerjaanku " Titah sang majikan


" Kalau begitu saya permisi " ucap Riki pamit


" Em " jawabnya


Kini Riki Segera melangkah pergi menuju Apartemen nya dan bersiap-siap pergi kekantor, meskipun tanpa sang majikan


.


.


.


.


Bersambung....


So... Ikuti terus kisahnya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....

__ADS_1


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁


.


__ADS_2