
Sekarang Kesehatan Bu Ida sudah membaik, iya pun terlihat lebih sehat, wajahnya sudah tidak pucat lagi
" Mey " panggil sang ibu
" Iya bu " ucapnya
" Kamu kerja saja, tidak enak kalau terus-terusan izin " ucap sang Ibu
" Terus bagaimana " ucapnya
" Ibu baik-baik saja ko " jawabnya
" Aku ga akan tenang jika ibu belum keluar dari rumah sakit " jawabnya
" Kalau begitu bilang sama dokter kalau ibu mau pulang " pinta sang ibu
" Mey-mey ingin ibu pulih benar " Ucap Mey-mey memandang wajah sang ibu
" Ibu sudah sembuh ko nak " jawabnya sambil tersenyum
" Tapi bu " ucap Mey-mey terpotong
Tok... Tok... Tok...
" Masuk " ucapnya mereka
Ehan, Farel dan Riki pun segera masuk keruang Bu Ida sembari membawakan bubur dan buah-buahan
" Pagi Calon mertua " ucap Ehan menggoda sang Abang
" Ish kamu ini " Bisik Ehan
" Mey, apa ibu ga salah lihat ko nak Farel ada Dua "
" Ibu ga salah lihat Ko, Saya Ehan saya kembaran Abang Farel " ucap Ehan memperkenalkan diri
" Nak Farel punya kembaran " Ucap Ibu Ida sambil tersenyum
" Iya Bu, malah kita kembar tiga loh " ucap Ehan membuat ibu Ida dan Mey-mey kaget
" Apa Tiga " ucap Ibu Ida dan Mey-mey barengan
" Iya Bu, nanti kapan-kapan aku bawa dia kesini " ucap Ehan
" Oh iya Bu, ibu bagaimana keadaanya " ucap Farel mengalihkan pembicaraan
" Ibu sudah membaik "
" Syukurlah " ucapnya Farel
" Bu saya bawakan buah-buahan untuk ibu " ucap Riki
" Makasih ya Nak Riki "
" Sama-sama "
" Ini juga Saya bawakan bubur untuk ibu " ucap Farel
" Makasih Nak Farel jadi merepotkan " ucap Bu Ida senang
__ADS_1
" Itu buatan Abang sendiri loh Bu sampai dapur kaya kapal pecah " ledek Ehan
" Ehan... " ucap Farel sambil menahan malunya dan Ehan malah tersenyum menggodanya
" Farel benar-benar bikin aku malu " batin Farel
" Ibu cobain deh, mumpung ibu masih dirumah sakit " ucap Ehan membuat semaunya heran
" Maksudnya gimana " ucap Mey-mey
" Kan kalau terjadi apa-apa setelah makan bubur bisa langsung ditangani sama dokter " ledek Ehan
" Astaga Ehan " ucap Farel menahan marahnya
" Coba sini ibu cicipi "
" Mau Ehan yang Suapin bu " tawarkan Ehan
" Tidak, ibu mau Nak Farel yang Suapin ibu " goda Bu ida
" Cepat Bang, calon mertuamu memberikan lampu hijau gas terus pantang mundur " ucap Ehan membuat semua yang disana tertawa
Farel segera membawa rantang berisi bubur dan duduk disamping Bu Ida, sambil meyuapinya
" Bu Maafkan Ehan ya, dia memang begitu kelakuannya kaya bocah " ucapnya Farel sambil menyuapi Bu ida
" Tidak apa-apa ibu suka "
" Apa Bu Ida merestui Ehan dengan Mey-mey, gawat aku harus bagaimana " batin Farel panik
" bagaimana rasanya Bu enak " ucap Farel dengan gugup
" Enak ko " ucapnya
" Jago juga Nak Farel memasaknya cuma terasa hambar " ucap Bu ida
" Jangan-jangan Abang ga kasih garam lagi " ucap Ehan
" Iya kamu betul " ucap Farel kaget
" Ga papah ko, tetap enak " ucapnya menghargai pemberian Farel
" Nak Farel " tanya Bu ida
" iya bu " ucapnya
" Kapan Mey-mey bekerja lagi " tanya Bu ida
" Kalau Mey-mey kerja yang jagain ibu siapa " ucap Farel
" ibu pengen cepat pulang " jawabnya
" Ibu baru boleh pulang besok " ucap Mey-mey
" Yaudah gini aja, Ehan mau jagain Bu Ida disini kalian pergi bekerja saja " ucap Ehan
" Kamu yakin " tanya Farel
" Kenapa tidak " jawabnya
__ADS_1
" Nanti merepotkan " ucap Mey-mey
" Tidak ko, lagian besok aku akan pulang, aku disini mengawasi semua karyawan mu dari laptop " ucap Ehan
" Ok " ucap Farel
" Ibu benar ga papah ditinggal Mey-mey bekerja " tanya Mey-mey
" Ga papah Ko nak " jawabnya
" Sudah jangan khawatir ada aku " ucap Ehan sambil tersenyum
" Kamu jagain Bu Ida dengan baik " ucap Farel
" Kalau masalah itu Abang tenang saja, calon mertua Abang aman ditangaku " ucap Ehan sambil tertawa
" Bu, Aku pamit ya.. kalau ada apa-apa ibu bisa hubungi Farel atau Mey-mey " ucap Farel
" Hati-hati dijalan ya nak " ucap Bu Ida
" Aku juga pamit Bu, ibu hati-hati nya.. ada apa-apa hubungi aku " ucap Mey-mey mencium tangan sang Ibu
" Ehan, aku titip ibu ya jagain.. " ucap Mey-mey
" Baik Mey-mey cantik " goda Ehan
" Awas kamu berani-beraninya godain Mey-mey " bisik Farel sama Ehan
" Kenapa, orang aku dan dia sama-sama jomblo " jawabnya berbisik-bisik
" Awas saja, mau aku bikin perkedel " ucapnya Farel
" Makanya jadian, biar dia ga digodain orang " Cibirnya
" Benar juga kata Ehan, gimana kalau ada cowok yang dekatin dia.. bisa bahaya " batin Farel
,
.
.
.
Bersambung....
Maaf ya guyz.. akhir-akhir ini aku kurang semangat nulisnya, semoga untuk kedepannya aku bisa up yang banyak.. mohon dimaafkan ya..
Hayo mana tim Farel dan Mey-mey mana suaranya...
Jangan mau kalah sama tim Satria Sama Ina.. dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Marhaban ya Ramadhan
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz