Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 85


__ADS_3

Sekarang Kesehatan Bu Ida sudah membaik, iya pun terlihat lebih sehat, wajahnya sudah tidak pucat lagi


" Mey " panggil sang ibu


" Iya bu " ucapnya


" Kamu kerja saja, tidak enak kalau terus-terusan izin " ucap sang Ibu


" Terus bagaimana " ucapnya


" Ibu baik-baik saja ko " jawabnya


" Aku ga akan tenang jika ibu belum keluar dari rumah sakit " jawabnya


" Kalau begitu bilang sama dokter kalau ibu mau pulang " pinta sang ibu


" Mey-mey ingin ibu pulih benar " Ucap Mey-mey memandang wajah sang ibu


" Ibu sudah sembuh ko nak " jawabnya sambil tersenyum


" Tapi bu " ucap Mey-mey terpotong


Tok... Tok... Tok...


" Masuk " ucapnya mereka


Ehan, Farel dan Riki pun segera masuk keruang Bu Ida sembari membawakan bubur dan buah-buahan


" Pagi Calon mertua " ucap Ehan menggoda sang Abang


" Ish kamu ini " Bisik Ehan


" Mey, apa ibu ga salah lihat ko nak Farel ada Dua "


" Ibu ga salah lihat Ko, Saya Ehan saya kembaran Abang Farel " ucap Ehan memperkenalkan diri


" Nak Farel punya kembaran " Ucap Ibu Ida sambil tersenyum


" Iya Bu, malah kita kembar tiga loh " ucap Ehan membuat ibu Ida dan Mey-mey kaget


" Apa Tiga " ucap Ibu Ida dan Mey-mey barengan


" Iya Bu, nanti kapan-kapan aku bawa dia kesini " ucap Ehan


" Oh iya Bu, ibu bagaimana keadaanya " ucap Farel mengalihkan pembicaraan


" Ibu sudah membaik "


" Syukurlah " ucapnya Farel


" Bu saya bawakan buah-buahan untuk ibu " ucap Riki


" Makasih ya Nak Riki "


" Sama-sama "


" Ini juga Saya bawakan bubur untuk ibu " ucap Farel


" Makasih Nak Farel jadi merepotkan " ucap Bu Ida senang

__ADS_1


" Itu buatan Abang sendiri loh Bu sampai dapur kaya kapal pecah " ledek Ehan


" Ehan... " ucap Farel sambil menahan malunya dan Ehan malah tersenyum menggodanya


" Farel benar-benar bikin aku malu " batin Farel


" Ibu cobain deh, mumpung ibu masih dirumah sakit " ucap Ehan membuat semaunya heran


" Maksudnya gimana " ucap Mey-mey


" Kan kalau terjadi apa-apa setelah makan bubur bisa langsung ditangani sama dokter " ledek Ehan


" Astaga Ehan " ucap Farel menahan marahnya


" Coba sini ibu cicipi "


" Mau Ehan yang Suapin bu " tawarkan Ehan


" Tidak, ibu mau Nak Farel yang Suapin ibu " goda Bu ida


" Cepat Bang, calon mertuamu memberikan lampu hijau gas terus pantang mundur " ucap Ehan membuat semua yang disana tertawa


Farel segera membawa rantang berisi bubur dan duduk disamping Bu Ida, sambil meyuapinya


" Bu Maafkan Ehan ya, dia memang begitu kelakuannya kaya bocah " ucapnya Farel sambil menyuapi Bu ida


" Tidak apa-apa ibu suka "


" Apa Bu Ida merestui Ehan dengan Mey-mey, gawat aku harus bagaimana " batin Farel panik


" bagaimana rasanya Bu enak " ucap Farel dengan gugup


" Enak ko " ucapnya


" Jago juga Nak Farel memasaknya cuma terasa hambar " ucap Bu ida


" Jangan-jangan Abang ga kasih garam lagi " ucap Ehan


" Iya kamu betul " ucap Farel kaget


" Ga papah ko, tetap enak " ucapnya menghargai pemberian Farel


" Nak Farel " tanya Bu ida


" iya bu " ucapnya


" Kapan Mey-mey bekerja lagi " tanya Bu ida


" Kalau Mey-mey kerja yang jagain ibu siapa " ucap Farel


" ibu pengen cepat pulang " jawabnya


" Ibu baru boleh pulang besok " ucap Mey-mey


" Yaudah gini aja, Ehan mau jagain Bu Ida disini kalian pergi bekerja saja " ucap Ehan


" Kamu yakin " tanya Farel


" Kenapa tidak " jawabnya

__ADS_1


" Nanti merepotkan " ucap Mey-mey


" Tidak ko, lagian besok aku akan pulang, aku disini mengawasi semua karyawan mu dari laptop " ucap Ehan


" Ok " ucap Farel


" Ibu benar ga papah ditinggal Mey-mey bekerja " tanya Mey-mey


" Ga papah Ko nak " jawabnya


" Sudah jangan khawatir ada aku " ucap Ehan sambil tersenyum


" Kamu jagain Bu Ida dengan baik " ucap Farel


" Kalau masalah itu Abang tenang saja, calon mertua Abang aman ditangaku " ucap Ehan sambil tertawa


" Bu, Aku pamit ya.. kalau ada apa-apa ibu bisa hubungi Farel atau Mey-mey " ucap Farel


" Hati-hati dijalan ya nak " ucap Bu Ida


" Aku juga pamit Bu, ibu hati-hati nya.. ada apa-apa hubungi aku " ucap Mey-mey mencium tangan sang Ibu


" Ehan, aku titip ibu ya jagain.. " ucap Mey-mey


" Baik Mey-mey cantik " goda Ehan


" Awas kamu berani-beraninya godain Mey-mey " bisik Farel sama Ehan


" Kenapa, orang aku dan dia sama-sama jomblo " jawabnya berbisik-bisik


" Awas saja, mau aku bikin perkedel " ucapnya Farel


" Makanya jadian, biar dia ga digodain orang " Cibirnya


" Benar juga kata Ehan, gimana kalau ada cowok yang dekatin dia.. bisa bahaya " batin Farel


,


.


.


.


Bersambung....


Maaf ya guyz.. akhir-akhir ini aku kurang semangat nulisnya, semoga untuk kedepannya aku bisa up yang banyak.. mohon dimaafkan ya..


Hayo mana tim Farel dan Mey-mey mana suaranya...


Jangan mau kalah sama tim Satria Sama Ina.. dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Marhaban ya Ramadhan


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2