
Ketika Farel sedang bimbang dengan pemikirannya, Mey-mey menggenggam tangannya dengan senyuman diwajahnya sambil berbisik
" Apapun yang terjadi aku akan selalu berada disampingmu " bisik Mey-mey
Perkataan Mey-mey bagaikan semangat yang membakar jiwa Farel dan menguatkan hatinya. dengan menggenggam tangan Mey-mey farel siap dengan semua kenyataan pahit sekali pun
" Aku akan memilih Mey-mey, karena cinta dan ketulusan tidak bisa ditukar oleh apapun " ucap Farel sambil tersenyum
" Apa-apa sih Farel so romantis " batin Dona
" Farel kamu jangan bodoh, apa hebatnya wanita ini " ucap Dona kesal
" Kamu diam.. wanita seperti mu tau apa dengan cinta dan ketulusan " ucap Farel membuat Dona semakin kesal
" Apa gunanya cinta jika hidupmu saja tidak punya uang hah " bentak Dona
" Ini hidupku pilihanku dan Mey-mey adalah pilihanku dan juga hidupku.. aku dan Mey-mey akan berjuang bersama-sama " ucap Farel
" Farel pikirlah pake logika, kamu ga bisa hidup tanpa uang " ucapnya Dona
" Kenapa kamu bilang begitu... karena kamu ga bisa kan hidup tanpa uang, kamu bilang Mey-mey matre lalu kamu apa hem " ucap Farel
" Sayang sudah " ucap Mey-mey
" Diam kamu wanita murahan, ga tau diri " bentak Dona
" Diam kamu, yang murahan dan ga tau diri itu kamu bukan Mey-mey " bela Farel
" Rasakan ini " ucap Dona mendekati Mey-mey dan menjambak rambutnya Mey-mey
" AW.. " ucap Mey-mey sambil kesakitan
" Lepaskan tangan kotorku itu.. " Bentak Farel marah lalu iya mendorong Dona dengan tenaganya yang kuat sehingga Dona jatuh tersungkur ke lantai
" Kamu tega sama aku.. " ucap Dona sambil menangis
" Kamu yang mulai... jangan sekali-kali lagi kamu meyakiti Mey-mey bahkan seujung kamipun kamu meyakiti Mey-mey, akan ku balas lebih dari itu " bentak Farel
" Belum pernah aku lihat Farel selama ini marah seperti itu pada siapapun termasuk Dona " batin Leo
" Tuan Farel benar-benar mencintai Mey-mey " batin Renal
" Sialan, aku harus bagaimana sekarang apa aku tinggalkan saja dia, tapi aku masih belum terima jika mereka melakukan ini padaku " batin Dona
" Farel, apa Empat tahun waktu yang sebentar untuk kamu melupakan kita, Apakah cinta itu benar-benar sudah hilang, kenangan kita liburan bersama, makan romantis, dan semua kebersamaan kita " ucapnya Dona sambil menangis
" Aku harap Farel memang sudah melupakan dona " batin Mey-mey
" Aku tidak boleh terpancing aku hanya mencintai Mey-mey " batin Farel
" Uhuk,, " ucap Dona batuk dan menutup mulutnya dengan tangan ketika tangan itu di buka keluarlah darah
" Aku yakin kamu peduli padaku " batin Dona
" Mey-mey kenapa dia " batin Farel
" Kamu tidak apa-apa Dona " ucap Mey-mey menghampiri Dona
" Jangan sok peduli kamu.. " ucapnya mendorong Mey-mey hingga terjatuh
__ADS_1
" Dona.. " bentak Farel
" Kamu ga papah sayang, ada yang terluka " ucap Farel
" Tidak apa-apa " ucap Mey-mey lalu dibangunkan oleh Farel sedangkan Dona dibiarkan saja
" Farel... aku ini lagi sakit hidupku sekarat kamu kenapa tidak peduli padaku " ucap Dona sambil menangis tersedu-sedu
" Drama lagi " batin Leo
" Diam kamu Dona... saya mau bicara pada kalian " ucap Leo
" Ada apa Ayah " ucap Farel
" Mulai besok kamu sudah tidak bekerja diperusahaan lagi " ucap Leo
" Apa " ucap Farel kaget
" Farel Benar-benar jatuh miskin... " batin Dona
" Ayah serius dengan ucapannya ternyata " batin Farel
" Tuan saya mohon, biarkan saya yang tidak bekerja tapi jangan Farel " ucap Mey-mey
" Om Leo lihatlah Dia memilih tidak bekerja di banding Bekerja agar hidupnya terpenuhi oleh Farel " ucap Dona
" Tidak.. bukan begitu Tuan " ucapnya Mey-mey terpotong lagi
" Bohong pasti kamu ingin hartanya Farel kan " ucap Dona
" Dona diam " ucap Farel kesal
" Aku sudah memutuskan jika kalian berdua jangan bekerja lagi diperusahaan, semua akan di ambil alih oleh Renal sementara " ucap Leo
" Sekarang kamu pilih Mey-mey atau perusahaan " ucap Leo
" Baik kalau ayah mau begitu.. aku pilih Mey-mey " ucap Farel
" Tapi Farel... kamu ga bisa berbuat begitu " ucapnya Dona dengan nada marah
" Kenapa tidak " ucap Farel kesal
" Ini kunci mobil ku, dan ini semua kartu ATM, kartu debit ku " ucap Farel
" Farel... " ucap Dona mencoba menghentikannya
" Ini Kunci apartemen ku " ucap Farel sang ayah
" Kenapa kunci apartemen Punya Mey-mey tidak di kembalikan " ucap Dona
" karena apartemen Mey-mey aku beli dari uangku sendiri " ucap Farel
" Mey-mey ayo kita pergi dari sini " ajak Farel mengenggam tangan Mey-mey
" Tuan, Pa Renal dan Dona saya permisi " pamit Mey-mey
" Pergi sama jauh-jauh " ucap Dona
" Kasian Tuan Farel " batin Renal
__ADS_1
" Kalau tau Sisil bahwa farel aku usir, mungkin dia akan marah padaku " batin Leo
" Farel Tunggu " ucap Leo
" Ada apa lagi ayah " ucap Farel
" Jangan sampai bunda tau kejadian ini " ucap Leo
" Ayah tenang aja, aku tidak akan bicara sama bunda " ucap Farel
" Aku harus lapor bunda Sisil agar Om Leo mencabut keputusannya " batin Dona
Farel dan Mey-mey pun segera meninggalkan tempat itu, sedangkan Leo, Dona dan Renal masih disana
" Om Leo, kasian Farel yang salah kan Mey-mey bukan Farel " ucap Dona
" Dia sudah memutuskan sendiri " ucap Leo
" Tapi Om.. Dia begitu karena pengaruh buruk Mey-mey " ucap Dona sengaja mengompori Leo
" Diam kamu.. sebaiknya kamu pergi dari sini kepalaku pusing dengar kamu ngoceh terus " ucap Leo
" Om Leo... " lirih Dona
" Maaf Dona, Tuan Leo tidak mau berbicara dengan Anda lagi, sebaiknya anda pergi dari sini " usir Renal
" Ga mau " ucap Dona kesal
" Mau saya seret paksa anda atau anda pergi sendiri " ucap Renal pada donay
" Yasudah aku bisa pergi sendiri " ucapnya kesal sambil menghentakkan kakinya lalu iya pergi dari sana
Leo kini segera meminum Minuman, kepalanya pusing karena kaya memikirkan Farel
" Tuan, apa tidak keterlaluan pada tuan Farel " ucap Renal
" Aku sedang pusing Renal, tidak mau bahas masalah ini lebih baik kamu diam saja " ucap Leo sambil memijit-mijit kepalanya yang terasa pusing
" Maafkan saya Tuan " ucapnya Renal
.
.
.
.
Bersambung....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Marhaban ya Ramadhan
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz