Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 136


__ADS_3

Dan Leo pun segera memesan makananya, lima menit kemudian makanan itu tiba, Leo menyantapnya dengan lahap


Hingga aktifitasnya berhenti saat seseorang yang iya tunggu datang dan duduk didepannya.


" Siang ayah Leo... " sapa Satria


" Kamu sudah datang " ucap Leo menghentikan makannya


" Ayah makan dahulu saja, aku pun mau memesan makanan " ucap Satria sambil tersenyum


" Agar tidak terlalu tegang lebih baik aku ajak saja makan.. " batin Satria


" Baiklah, saya belum sarapan soalnya " ucap Leo kembali memakan makanannya


" Tumben ayah, memangnya bunda kenapa tidak siapkan sarapan tidak seperti biasanya " ucap Satria


" Bunda Sisil sedang tidak enak badan " ucap Leo


" Bunda Sisil sakit apa Ayah " ucap Satria panik


" Hanya kecapean.. " ucap Leo


" Syukurlah jika tidak ada yang serius, semoga bunda Sisil cepat kembali pulih.. " ucap Satria


Makanan yang Satria pesan pun datang, akhirnya Satria dan Leo menyantap makananya terlebih dahulu sebelum mereka ngobrol serius.


Setelah selesai makan barulah mereka berbincang-bincang.


" Bagaimana kerjasama mu " ucap Leo memulai pembicaraan


" Baik ayah " ucap Satria


" Kata Ina kamu akhir-akhir ini sibuk dengan pekerjaan mu " tanya Leo


" Tidak juga ayah.. Aku hanya sedang bersemangat mengumpulkan uang agar aku cepat-cepat melamar ina.. " Ucap satria sambil tersenyum


" Memangnya uangmu ada berapa " Tanya Leo


" Uangmu ada 600 juta ayah " ucap Satria menundukkan kepalanya


" Ehan tiga bulan lagi akan menikah " ucap Leo dengan wajah jahatnya


" Jangan sampai ayah Leo meminta uang itu terkumpul dalam tiga bulan lagi " batin Satria


" Saya sudah mendengarnya ayah " ucapnya Satria


" Saya mau dalam waktu tiga bulan lagi kamu menikah dengan ina " ucap Leo tegas


" Sudah ku duga... uang dari mana coba... aku mau dapat uang begitu.. cape nya mint ampun.. apa aku sanggup " batin Satria


" Kenapa diam " ucap Leo


" Ayah.. beri aku waktu.. Empat ratus juta dalam tiga bulan rasanya bukan jumlah sedikit " ucap Satria


" Aku tak peduli.. " ucap Leo dengan senyum jahatnya


" Ayah.. aku mohon.. " ucap Satria dengan wajah memelas


" Kenapa kamu tidak mau " Tanya Leo


" Aku mau ayah... jangankan tiga bulan besok pun aku mau.. tapi aku belum siap karena uangnya belum cukup " ucap Satria memelas

__ADS_1


" Kalau kamu belum siap akan ku jodohku Ina dengan lelaki lain " ucap Leo membuat Satria sedih


" Ayah.. tolong.. berikan aku waktu agar aku bisa membuktikan bahwa aku layak menjadi suami Ina... Aku mohon " ucap Satria sambil berlutut


" Apakah kamu sanggup jika harus menikah dengan Ina tiga bulan lagi " ucap Leo


" Iya ayah saya sanggup " ucap Satria


" Gila .. dapet dari mana tuh dapat duit " batin Satria


" Bagus " ucap Leo sambil tersenyum


" Kalau aku ga bisa memenuhi syarat ya bagimana " batin Satria bingung


" Kamu mulai sekarang jagain Ina dan jangan meninggalkan Ina apalagi menyakiti Ina berurusan dengan ku " ucap Leo


" Baik Ayah Leo " ucap Satria


" Jangan ambil lagi pekerjaan tambahan " ucap Leo


" Maksud ayah " ucap Satria tidak mengerti


" Mulai besok jangan lembur.. kamu lakukan saja pekerjaan mu dahulu.. " ucap Leo


" Tapi... tapi Ayah.. Kalau aku tidak lembur dan mencari pekerjaan tambahan dari mana aku dapat uang " ucap Satria lirih


" Aku sudah memutuskan untuk mencabut persyaratan yang aku berikan padamu " ucap Leo


" Mak....sud.. ayah.. " ucap Satria terbata-bata


" Iya, aku sudah yakin dengan kesungguhan cintamu pada Ina.. maafkan saya kalau saya meragukan mu duli " ucap Leo


" Benarkah ini ayah " ucap Satria senang dan bahagia


" Makasih ya ayah.. makasih banyak " uca Satria kegirangan


" Sama-sama " ucap Leo


" Besok, aku akan pergi ke Surabaya kamu harus jagain ina " ucap Leo


" Tentu saja Ayah Leo.. kalau perlu aku akan menginap Mansion Ayah " ucap Satria


" Kamu jangan macam-macam " ucap Leo


" Mana berani ayah " ucapnya satria ketakutan


" Bagus... kalau begitu " ucap Leo


" Iya Ayah Leo " ucap Satria


" Tapi ingat... kamu juga harus menjaga Bunda Sisil selama Saya tidak ada " ucap Leo


" Ayah tenang saja, Ina dan bunda aman ditangaku " ucapnya sambil tersenyum


" Jika Ina dan Bunda Sisil segores saja mereka terluka makan Kau akan tau akibatnya " ancam Leo


" Iya ayah aku mengerti " ucap Satria


" Kamu makan yang banyak, masa jagain Ina tapi kurus kering begini " cibir Leo


" Baiklah ayah " ucap Satria

__ADS_1


" Aku begini juga karena aku sibuk mencari uang untuk mempersunting anakmu " batin Satria


" Kalau begitu saya Pamit... ada urusan lagi " ucap Leo


" Silahkan ayah " ucap Satria


Leo pun pergi menuju Mansion ya karena dia khawatir dengan keadaan sang istri ditambah lagi dia besok akan meninggalkan sang istri.


Namun sebelum iya sampai di mansion nya, seseorang pun menghubunginya, Leo pun segera mengangkatnya


Kring... Kring...


" Halo " ucap Leo


" Kita harus bicara "


" Ada apa " ucap Leo


" Ini masalah Farel "


" Memangnya ada apa " ucap Leo heran


" Saya hanya ingin memberitahukan tentang anak anda yang bernama Farel " ucapnya


" Farel kenapa " tanya Leo


" Anak anda membeli wanita dari Club malam, lalu dia memberikannya Apartemen dan semua fasilitas untuk wanita itu... Sayang sekali anak anda meninggalkan saya hanya untuk wanita yang lebih matre Dari Saya "


" Apa Mau mu " ucap Leo


" Aku bisa saja memberitahukan ini pada media dan membuat karir anak anda yang baru dirintisnya hancur... dan semua klien anda pada kabur "


" Terserah " ucap Leo


" Tapi aku Takan melakukan nya jika Farel meninggalkan wanita murahan itu " ucapnya


" Aku tak suka diancam " ucap Leo menutup teleponnya.


Leopun menelepon anak buahnya yang ada di Surabaya dan menyuruhnya untuk memata-matai Farel, Mey-mey dan Dona.


.


.


.


Bersambung....


Kira-kira siapa yang menelepon ya, ada yang tau


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Marhaban ya Ramadhan

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2