Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 37


__ADS_3

Niko dirawat sudah satu Minggu dirumah sakit, Sang dokter memberi tahukan jika Niko besok sudah bisa pulang, Ehan terlihat senang sedangkan Marni yang mengetahui hal itu pun ikut senang.


Rencananya Marni dan Rena akan meyambut kedatangan Niko dirumah Yang disewa Ehan dan Niko.


Sekarang Ehan sudah berada di rumah sewaan itu, iya membersihkan dulu rumahnya bersama Marni dan Rena. Tak lupa Rena pun memasak untuk mereka nanti makan.


Tok... Tok... Tok...


" Assalamualaikum " ucap Marni dan Rena


" Waalaikumsalam " ucap Ehan yang baru saja mandi dan rapi


Ceklek,,


" Kalian sudah datang " ucap Ehan


" Masya Allah, Ehan terlihat ganteng sekali setelah mandi " batu Marni menendang wajah Ehan


" Astaghfirullah, aduh jantung aku berdebar-debar melihat Ehan " ucap Rena dalam hatinya dan langsung menundukkan kepalanya


" Kalian kenapa pada diam " ucap Ehan sambil heran melihat tingkah kedua gadis itu


" Em.. tidak-tidak " ucap keduanya


" Kalian kompak sekali, silahkan masuk " ucap Ehan membuka pintunya


" Sebaiknya kamu cepat-cepat jemput Niko pulang " ucap Rena pada Ehan yang salah tingkah karena Ehan melihat wajahnya terus


" Kamu ga kangen apa sama aku " bisiknya menggoda Rena dengan senyum manisnya


" Ehan " ucap Rena menjadi salah tingkah dan pipinya merah merona


" Rena.. kamu kenapa demam itu pipi kamu merah " ucap Marni heran


" Em tidak " ucap Rena


" Sini aku periksa " ucap Ehan yang mau menyentuh tangan Rena dengan tangannya


" Aku tidak apa-apa " ucap Rena menepi tangan Ehan , karena merasa bersalah Rena pun meminta maaf pada Ehan " Maaf kita bukan muhrim " ucap Rena dengan gugup


" Kapan dong kita jadi Muhrim " goda Ehan sambil tersenyum senangnya


" Ehan " ucap Rena protes karena dari tadi menggoda dirinya terus


" Heehheh aku serius " ucao Ehan dengan senyum bahagianya


" Kenapa kamu malah godain Rena yang jelas-jelas ga suka sama kamu, padahal disini ada aku yang selalu menunggumu " ucap Marni sedang memperhatikan Rena dan Ehan


" Ehan " ucap Rena semakin kesal


" Iya.. iya.. bidadari surgaku calon imammu ini mau pergi dulu ya " ucap Ehan pamit pada Rena


" Hati-hati dijalan " jawab. Rena sambil tersenyum


" Kamu ga pamit sama aku " ucap Marni dengan sinis


" Eh lupa dari tadi ada Nene lampir disini " ucap Ehan pada Marni sambil cengengesan


" Enak saja dipanggil Nene lampir giliran Rena aja disebut bidadari surga " ucap Marni kenal


" Hehehe jangan ngambek dong beruang bawel " ucap Ehan pada Marni sambil menjulurkan lidahnya dan segera mengambil kunci mobilnya


" Wih, badanku ga segede beruang juga " ucap Marni semakin kesal


" Aku pamit assalamualaikum " ucap Ehan segera menuju mobilnya

__ADS_1


" Tunggu aku belum selesai ngomong " ucap Marni terlihat marah


" Sudah-sudah Marni.. Ehan kan orangnya gitu jangan masukin hati " ucap Rena menenangkan marni


" Beruang bawel bagus juga panggilan Ehan padaku tapi lebih bagus juga kalau dia bilang aku bidadari surganya " batin Marni


" Yu Kita masak " ajak Rena


" Yuk "


Merekapun segera memasak dengan bahan-bahan yang sudah mereka bawa tadi, sambil mereka menunggu makananya matang dan Ehan, Niko pulang. Mereka mengobrol terlebih dahulu


" Ren Aku mau tanya sesuatu sama kamu " ucap Marni


" Ada apa " ucap Rena sambil terseyum


" Kamu suka ga sama Ehan " ucap Marni penasaran sama Rena


" Aku sih ga mau berharap aku takut kecewa, jika Allah menghendaki aku berjodoh sama Dia pasti ada jalannya, memang kenapa jangan bilang kamu suka Ehan " ucap Rena sambil tersenyum kembali


" Apa kamu keberatan jika aku suka sama ehan " ucap Marni pada Rena


" Wah jadi benar kamu suka sama Ehan " ucap Rena dengan perasaan sedikit kecewa


" Ya aku juga sama prinsip kamu, tapi jika diantara kita berjodoh sama Ehan aku harap kita tidak saling membenci " ucap Marni dengan senyum dipaksakan


" Kamu tenang saja, Meskipun aku tak berjodoh sama Ehan dan malah kamu yang berjodoh aku akan lapang dada menerimanya, kamu baik Ehan juga baik " ucap Rena


" Makasih ya " ucap Marni sambil tersenyum


" Apa aku bisa melihat Rena da Ehan berjodoh.. tapi aku juga tidak boleh egois jika suatu saat terjadi seperti itu " batin Rena


" Aku hanya minta yang terbaik Ya Allah, mau aku, Marni atau siapapun itu yang akan menjadi jodoh Ehan semoga mereka bahagia meskipun aku tak munafik jika hatiku pun sama sakitnya" batin Rena


.


.


Sementara Kini Ehan sudah berada dirumah sakit, iya segera menyelesaikan urusan administrasi, setelah selesai barulah iya pergi menuju kamar Niko


Ceklek,,


" Pagi Bro " sapa Ehan pada Niko


" Bos " ucapnya senang


" Sudah siap untuk pulang " tanya Ehan pada Niko


" Siap sekali Tuan aku sudah bosen sekali disini " jawabnya


" Tapi Sayang sekali kata dok kamu harus menginap sebulan lagi disini " goda Ehan


" Bos " ucapnya kesal


" Disini banyak Suster yang cantik-cantik mending disini saja " goda Ehan kembali


" Bos aku mau pulang " Protes Niko


" Hehehe iya iya kita pulang.. dasar manja " ucap Ehan


" Bos ga tau sih rasanya disini ga enak " ucapnya mencoba berdiri


" Mau pakai kursi roda " tawarkan Ehan


" Tidak bos " tolaknya

__ADS_1


Kini Ehan menuntun Niko keluar dari rumah sakit menuju mobilnya, sesampainya di mobil Ehan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.


" Bagaimana keadaanmu " tanya Ehan


" Saya sudah baikan Bos, besok juga bisa kerja " jawabnya


" Yakin mau kerja keadaan seperti ini " cibir Ehan


" Saya Malu jika harus ijin terus " jawabnya


" Besok kita hanya akan mengontrol saja, tidak usah bekerja keras dahulu " ucap Ehan


" Baik Tuan "


Ehan dan Niko pun sampai dan sudah berada di halaman rumah, Merekapun segera masuk kedalam rumah, Niko kaget ketika ada Marni disitu.


" Loh Marni " ucap kaget Niko


" Selamat datang kembali, maaf perayaannya hanya kecil-kecil " ucap Marni


" Kamu disini aku mah sudah senang benget " ucap Niko memandang wajah Marni


" Sudah dong tahap-tahapannya aku sudah lapar " protes Ehan


" Siapa yang tahap-tahapan " ucap Marni


" Ayo Bidadari surgaku kita makan " ajak Ehan pada Rena


" Wih, bidadari surga.. kapan dong dihalalin nya " ucap Niko menggoda Ehan dan Rena


" Doakan saja " ucapnya Ehan cengengesan


" Ehan " ucap Rena tersipu malu


" Aaminkan dong ucapan kan doa " goda Ehan pada Rena


" Ga tau ah " jawabnya langsung pergi dari sana menuju ruang makan dan meyiapkan makananya


.


.


.


.


Bersambung....


So... Ikuti terus kisahnya...


Insya Allah selama bulan puasa saya up nya akan banyak, saya lagi bersemangat nulisnya, menurut kalian mana yang harus didahulukan part nya..


coba mana tim Rena dan Ehan, mana Tim Satria dan Ina, dan mana tim Farel dan Mey-mey


Komen dibawah ya ditunggu !!!


Tapi jangan lupa Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku


Jangan bosen-bosen ya .....


Marhaban ya Ramadhan

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang mejalankan


.


__ADS_2