
Tiba-tiba seseorang datang dan menghampiri mereka..
" Sedang apa kalian disini " tanyanya mengagetkan Ehan dan Niko
" Kamu " ucap Ehan
" Kalian ngintip ya " ucapnya
" Tidak-tidak " mereka mengelak
" Ayo sini kalian, akan ku hukum kalian berani-beraninya mengintip " ucapnya dengan menjewer Niko dan Ehan
Seseorang itu menyeret Niko dan Ehan kehadapan Rena.
" Ren Merek ngintip dari tadi " ucapnya
" Tidak-tidak aku tidak ngintip " ucap Niko sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
" Jujur saja " ucap Marni, dengan wajah kesal bukan hanya karena mengintip tapi lebih karena yang diintipnya Rena maka Ia semakin kesal
" Astaga kalian " ucap Rena kaget
" Kalian harus dihukum " ucap Marni kesal
" Asal dihukumnya bareng-bareng sama bidadari surgaku, Ehan Rela " ucapnya dengan senyum mengoda
" Kalian harus dihukum membacakan surat Al-Baqarah dari ayat Satu sampai lima puluh, dan kamu Niko dari ayat lima puluh sampai seratus " ucap Marni dengan senyum jahatnya
" Astagfirullah " ucap Niko
" Sekarang juga dihadapan kami semua " ucap nya kekeh
" Tapi... tapi " cibir Niko mencoba menolaknya
" Kalian keberatan " tanya Rena pada Niko dan Ehan
" Tidak, demi kamu aku siap " ucap Ehan sambil memandang wajah Rena
" Tapi Bos " Protes Niko
" Stttt sudah turuti saja " ucap Ehan
" Bos ini kalau sudah ada Rena pasti begitu " batin Niko
" Rena semakin cantik " batin Ehan dengan memandang wajah Rena dengan senyum-senyum
" Ehan liatin Rena begitu bangat jadi kesal " ucap Marni
" Jadi bisa kita mulai " ucapnya Rena dengan terseyum
" Bisa bidadari surga ku " ucap Ehan
Kini Ehan kedepan disaksikan oleh anak-anak yang sedang-sedang tadarusan. Semua Anak-anak itu memandang Niko dan Ehan, mereka mengagumi kegantengan Ehan, dan juga para anak-anak perempuan terpesona dengan kegantengan Ehan
" Assalamualaikum semuanya " Sapa Ehan
__ADS_1
" Waalaikumsalam " ucap mereka kompak
" Wah semangat sekali ya kalian, semoga puasa pertama kita lancar ya semuanya.. Kaka mau membacakan surat Al Baqarah dari ayat satu sampai ayat lima puluh " ucap Ehan
Ehan mulai membacakan surat Al Baqarah dihadapan semua anak-anak itu dan tak lupa dihadapan Rena juga, Kini semua anak melihat Ehan dengan sangat kagum tak hanya wajahnya yang tampan namun alunan surat itu begitu merdu
Semua yang mendengarkan Lantunan Ayat yang dibacakan Ehan pasti akan merasa tenang dan senang, begitu pula Marni dan Rena
" Aku tak menyangka di balik tingkahnya yang begitu suara Ehan begitu merdu dan menenangkan hati.. Aku jadi tambah kagum padanya " batin Marni
" Rasanya aku ingin nangis bisa mendengar suara ini, setelah sekian lama aku tidak mendengarnya lagi, Aku semakin tidak bisa lupakan kamu Ehan " batin Rena
.
...****************...
.
Sementara diluar Ina sangat kesal karena baik Niko atau Ehan malah tidak kembali, Satria pun merasakan hal sama seperti Ina.
" Ini Ka Ehan Kamana sih " ucap Ina dengan memonyongkan bibirnya tanda kesal
" Iya Nih, kita nunggu dari tadi " ucap Satria sama kesalnya
" Ini lagi Niko kemna " ucap Ina semakin kesal
" Atau jangan-jangan mereka kenapa-kenapa " ucap Satria
" Ih amit-amit ayo kita cari mereka " ucap Ina tampak khawatir
Satria dan Ina pun segera masuk kedalam mesjid itu, mereka mencari-cari keberadaan Ehan, namun langkah mereka mendengar suara lantunan yang dibacakan seseorang yang begitu merdu.
" Diam, dengarkan itu, suaranya bagus sekali, menjadi hati aman dan tenang " ucapnya Ina yang masih asik mendengarkan suara itu
" Benar kamu sayang, kira-kira siapa yang melantunkannya " ucap Satria heran
" Lebih baik kita Kesana, karena suaranya dari sama " ucapnya Ina bersemangat
" Tapi... tapi.. " ucap Satria kesal karena Ina tampak antusias sekali
Langkah mereka diam dan kaget saat melihat yang membacakan Lantunan ayat Alquran itu adalah Ehan, sekarang yang bertingkah seenaknya dan jahil bisa seperti itu
" Astaga " ucap Ina sangat kaget
" Ko bisa Ehan suaranya begitu " ucap Satria
" Aku juga heran, Padahal dia dipesantren hanya dua tahun " ucap Ina terharu
" Ternyata ada sisi Ehan yang begitu mebegejutkan " ucap Satria
" Aku harus belajar Alquran biar Ina tambah cinta sama aku " batin satria
Ehan sudah beres melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an adalah seperti yang dikatakan Marni.
" Nah, Anak-anak Om sudah melantunkan ayat suci Al-Quran surat Al-Baqarah dari ayat satu sampai lima puluh, sekarang biarkan Om ini yang meneruskan " ucap Ehan
__ADS_1
" Iya Om " ucapnya Mereka
" Han, apa-apa an sih lo " ucap Niko heran
" cepat giliran Lu, sana " ucap Ehan
" Tapi-tapi " ucap Niko tambah kesal
" Ayo Niko " ucap Marni kesal
" Baik jika Kau memaksa " ucap Niko dengan terseyum jahat
" Ok " ucap Marni
" Assalamualaikum semuanya Anak-anak sekalian" Sapa Niko
" Waalaikum salam Om " ucap mereka kompak
" Wah kalian memang sangat bersemangat seperti ka Ehan hilang,.. kaki ini Kaka mau membacakan surat Al Baqarah dari ayat lima puluh satu sampai seratus lanjutan dari bacaan Ka Ehan " ucap Satria
" Iya ka " ucap serempak mereka
" Kamu yakin Niko bisa mengaji " tanya Satria pada Ina tak jauh dari sana sedang menginyip
" Harusnya bisa " ucap Ina
.
.
.
.
.
Bersambung....
Maaf untuk Tim Farel Mey-mey belum bisa up,
Tapi Tungguin ya, diusahakan secepatnya
Hayo tim Satria Sama Ina mana suaranya...
sudah dipencet belum tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz