
Farel dan Mey-mey sudah berada di kantor, mereka langsung keruangan masing-masing untuk menyelesaikan Pekerjaannya, Riki dibuat bingung oleh tingkah mereka karena semenjak Tadi Ehan godain Farel dirumah sakit, Baik Farel ataupun Mey-mey mereka tak saling berbicara
Hari ini Farel ada meeting dengan Klien besar, iya pun segera menelepon Riki untuk datang keruangannya
Tut...Tut... Tut...
" Halo " ucap Riki
" Keruangan saya sekarang " ucapnya
" Baik Tuan " jawabnya
" Sekalian kamu ajak Mey-mey keruangan ku ada hal penting yang saya ingin bicarakan pada kalian " ucapnya
" Baik Tuan "
Riki segera menuju ruangan sang majikan tak lupa iya pun mengajak Mey-mey seperti apa yang diperintahkan sang majikan.
" Ikut saya, Tuan mengajak kita keruangannya " ajak Riki
" Memangnya ada apa " tanya Mey-mey kaget
" Entahlah, kamu ikut saja " Ucap Riki
" Baik "
Tok... Tok... Tok...
" Masuk "
Ceklek,,
" Tuan " Riki
" Duduk " Ucap Farel pada mereka
" Hari ini kita ada meeting dengan Klien penting persiapkan materinya dengan matang, saya mau kita memenangkan proyek ini " ucap Farel
" Baik Tuan " ucap mereka
" Biar saya saya yang mempresentasikan " ucap Riki
" Tidak, saya mau Mey-mey yang melakukanya " Ucap Farel
" Baik Tuan " ucap Mereka
" Ingat jangan sampai gagal " ucap Farel dengan wajah dingin
" Baik Tuan "
" Kalian boleh pergi keruangan kalian masing-masing " ucap Farel
" Baik Tuan Kami pamit " ucapnya Riki
" Em "
Riki dan Mey-mey segera keluar dari sana, setelah diluar ruangan sang majikan Mey-mey tampak berbicara serius dengan Riki.
" Pa Riki " ucap Mey-mey
" Ada apa "
" Saya butuh bantuan anda " ucap Mey-mey
" Bantuan apa, kalau saya bisa bantu saya akan bantu " ucap Riki dengan cuek
" Bantu saya mempersiapkan materinya, ini pertama kalinya saya diperintahkan presentasi didepan Klien penting " jawabnya
" Baik, saya akan mengumpulkan bahan meteri nya, kita masih ada waktu tiga jam sebelum meeting " ucap Riki
" Baik, sebelumnya terima kasih ya Pa Riki " ucap Mey-mey
" Sama-sama " ucap Riki melangkah pergi keruang ya dan meyiapkan materinya
__ADS_1
Setelah dirasa bahan materinya cukup iya segera menuju meja Kerja Mey-mey
" Pa Riki " ucap Mey-mey
" Ini materinya saya sudah susun " ucap Riki
" Bapak duduk dahulu, saya masih ada yang mau saya tanyakan " ucap Mey-mey
" Mana yang kamu tidak mengerti " tanya Riki
" Yang ini Pa " jawabnya
" Kalau ini, kamu harus menggabungkan ya dengan file ini, coba kamu baca " ucapnya
.
...****************...
.
Sementara diruangan Farel sangat sibuk dengan pekerjaannya tiba-tiba Ehan meneleponnya dan Farel segera mengangkatnya takut terjadi apa-apa dengan Bu Ida.
Kring... Kring... Kring...
" Halo " ucap Farel
" Halo Abangku yang ganteng " ucapnya Ehan sambil menenggang laptop ya
" Ada apa telepon, apa terjadi sesuatu dengan Bu ida " tanya farel dengan wajah khawatir
" Biasa aja kali bang jangan khawatir begitu " ucap Ehan sambil tersenyum jahat
" Dari mana kamu tau aku khawatir " tanya Farel dengan ketus
" Tau lah, orang diruangan mu aku pasang Cctv " ucap sambil tertawa
" Dimana, ini ruangan ku Pribadi harusnya jangan di pasanga " Ucap Farel kesal
" Hanya memastikan saja, takutnya Abangku suka berbuat aneh-aneh diruangannya " ucap Ehan menggoda Farel
" Santai bang, cuma bercanda ko " ucap Ehan sambil tertawa
" ada apa kamu telepon " ucapnya Ketus
" Aku cuma mau memberitahukan kamu, buka Laptop mu dan buka File Cctv dengan kode namamu " ucap Ehan
" Memangnya kenapa " ucapnya
" Buka saja, mungkin disana ada gambar yang akan membuatmu darah tinggi " goda Ehan
Farel pun segera membuka Cctv itu, dan segera mengkliknya disana tampak semua ruangan kantor yang Ehan pasang
" Ternyata banyak juga yang kamu pasang Cctv " ucap Farel sedikit bangga pada sang adik
" Jangan terlalu memuji, kamu lihat Cctv No 2, coba klik dan perbesar " ucap Ehan dengan senyum jahatnya
Farel pun segera mengklik File yang disuruh Ehan, ternyata benar kini raut wajah Farel tampak seperti orang cemburu
" Bagaimana, ternyata mereka sedekat itu dibelakangmu " ucap Ehan mencoba mengompori sang Abangnya yang memang kurang peka jika masalah wanita bahkan dulu juga berpacaran dengan Dona.
" Sejak kapan mereka dekat " tanya Farel dengan wajah menahan kesal
" Entahlah, atau mungkin sebentar lagi Mey-mey akan berpacaran denganya " ucap Ehan dengan senyum jahat
" Makanya jujur kalau suka jangan disembunyikan, masa harus aku yang mengurus percintaan mu bang " batin Ehan
" Sialan Riki " ucap Marah dan mematikan teleponnya
Farel segera menuju ruangan Mey-mey dengan wajah kesal dan marah
" Sedang apa kalian " Bentak Farel membuat mereka kaget
" Astaga Tuan, saya kaget " ucap Mey-mey
__ADS_1
" Ada apa dengan Tuan, kenapa wajahnya tampak yang sedang marah " batin Riki
" Aku tidak tahan ingin memukul Riki, namun aku tak mau Mey-mey jadi takut padaku " batin Farel
" Kami sedang Mempersiapkan materi untuk meeting nanti Tuan " ucap Riki
" Saya menyuruh Mey-mey yang lakukan kenpa kamu juga mempersiapkan nya " ucap Farel dengan nada ketus
" Em.. Tuan... jadi .. Pa Riki ini " ucap Mey-mey dengan nada gugup
" Riki ikut saya keruangan " ucap Farel
" Baik Tuan "
" Perasaanku jadi tak karuan begini " batin Riki
" Ada apa Dengan Tuan, wajahnya seperti yang sedang marah " batin Mey-mey
Kini Mereka masuk keruangan Farel, disana keadaan mencekam, itu lah gambaran perasaan Riki sekarang, namun Farel mencoba menenangkan hatinya terlebih dahulu iya takut emosinya tak tertahan
" Kamu Duduk " ucap Farel
" Baik Tuan "
" Aku mau Kamu jawab dengan jujur " ucap Farel dengan wajah masih emosi
" Baik Tuan.. "
" Tuan kenapa, tidak seperti biasanya " batin Riki
" Apa hubungamu dengan Mey-mey " ucap Farel sinis
" Maksud Tuan " jawabnya heran dengan pertanyaan sang majikan
" Aku tanya sekali lagi apa hubungamu dengan Mey-mey " Ehan membentak Riki
" Saya Tidak ada hubungan apa-apa Tuan, selain Rekan kerja " ucapnya dengan gugup
" Apa Kau serius " Tanya Farel sedikit lebih tenang
" Ya Tuan "
" Apa Kau menyukainya " tanya Farel kembali
" Tidak Tuan " ucapnya
" Kamu yakin " tanya Farel kini berubah wajahnya
.
.
.
.
Bersambung....
Aku bikin Farel jadian dulu ya sama Mey-mey..
Hayo mana tim Farel dan Mey-mey mana suaranya...
Jangan mau kalah sama tim Satria Sama Ina.. dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz