Mendadak Jodoh

Mendadak Jodoh
Kec*pan Pertama


__ADS_3

Mita di larikan ke rumah sakit oleh Ayana. Untung saja Ayana tahu kalau Ummi nya jatuh dan pingsan.


"Ummi....bangun Mi! Mengapa Ummi pingsan?" Ayana sangat khawatir.


"Tadi Mamanya Non Zaira ke kastel Non. Dia marah-marah dan menuntut Den Ezra untuk menikahi Zaira, katanya, Non Zaira Hamil Non!" Ucap Paman Satpam.


"Baiklah Paman, Paman bisa pulang duluan, kalau Mas Farhan pulang, tolong bilangin, bawakan Hp dan juga keperluanku di sini, sementara Nadira, biar sama Bibi di rumah saja!"


"Baik Non."


Paman Satpam pun pergi meninggalkan rumah sakit.


Hap


Ayana mengambil Hp Mita yang tadi sempat dia bawa karena ada di atas meja ruang tamu.


Dret dret dret


Di seberang sana, di London.


[Hello, kak! Assalamualaikum, Ada apa?] Ternyata Ayana menelpon Ezra.


[Wa alaikum salam. Besok kamu pulang ya! Ummi sakit, kamu harus menyelesaikan masalahmu di sini, jangan asal kabur aja!] Bentak Ayana di dalam telepon.


[Ummi sakit? Sekarang mana Ummi, aku mau bicara.] Ezra terdengar khawatir.


[Ummi lagi tidur, besok saja kau telepon lagi, assalamualaikum] Ayana menutup telepon tanpa menunggu sahutan Ezra.


"Wa alaikum salam."


"Ada apa Bang Ez?" Tanya Zahwa yang sedang menyisir rambutnya di depan cermin.


"Besok kita harus pulang, Ummi sakit." Sahutnya.


"Sakit? Sakit apa?" Zahwa pun berpaling karena merasa terkejut, bukankah kemaren saat akad nikah dia sangat baik dan bahagia?


"Mungkin asam lambungnya kumat lagi, dulu, saat Papah pergi, katanya Ummi sangat jatuh dan terpuruk, hanya Paman Fasha dan aunty Zila yang menemaninya, bahkan Ummi sempat terlihat tak bergairah hidup saat itu." Ezrs menceritakan masa,lalu Mita saat di tinggal Izzam ayahnya.


"Apakah Ummi sangat mencintai papah?" Tanya Zila.


"Mungkin, kau dan aku tak jauh beda, kita mempunyai masa lalu yang hampir sama. Kau terlahir dari wanita suci walau pun...begitulah, sedang aku terlahir di rahim seorang ibu yang sebelumnya punya masa lalu yang buruk ."


"Apa kah Ummi punya masa lalu yang tidak mengenakkan seperti mamaku?" Zahwa semakin penasaran.


"Kemari lah!"

__ADS_1


Ezra menepuk kasur di sampingnya, menyuruh Zahwa mendekat.


Tap tap tap.


"Mamamu...melahirkan mu karena sebuah kecelakaan, sedang Ummi, dia mendapat hidayah setelah bertemu papa di club malam, apa kau mengerti? wanita seperti apa Ummi dulu, setelah kau mendengar cerita ini?"


"Mmm,"


Zahwa mengerti, di club malam, tentu saja wanita yang seperti itu.


BACA


WANITA BERCADaR BIRU


Biar nggak penasaran😁


Kisah Umminya Ezra.


"Kamu jangan salah paham dulu, Ummi tidak seperti itu kok!"


Ezra seakan mengerti apa yang ada di benak Zahwa.


"Ha? Seperti apa? apa yang ada di benakku?"


Hap


Ezra menyentuh dagu Zahwa dengan jemari tangan kanannya. Dan membiarkan dagu itu bertopang di ujung-ujung jemarinya.


Ezra mendekat semakin dekat.


Jantung Zahwa bergemuruh. Apalagi Isya sudah lewat ck ck ck ck.


Ya Tuhaaan, jangan malam ini, aku belum siap.


Bathin Zahwa.


Sudah seminggu dia bersama Ezra di London, jalan-jalan ke penjuru Negeri itu.


"Ummi hanya menemani mereka minum, tapi tidak memberi servisan."


Bisik nya di telinga Zahwa, hingga bibir Ezra menyentuh daun telinga Zahwa. Zahwa bergidik sendiri.


"Oooh..." Jawabnya.


"Apa...aku boleh meminta hak ku malam ini?"

__ADS_1


Dooor


Jantung Zahwa benar-benar mau runtuh dan jatuh ke lantai.


"Ha-hak? Hak apa?" Jawabnya gugup.


"Heh, jangan pura-pura, kita sudah dewasa untuk itu!" Ucap Ezra tegas, sambil mendekatkan wajahnya di muka Zahwa.


"i-itu."


Cup


Kec*pan kilat mendarat di b*b*r Zahwa.


...


...


...


"Ini karma bagimu Mita! Ini semu gara-gara Ezra, makanya kau stroke bwgini heh."


Ucap Mama Zaira yang mendatangi Mita ke Rumah dakit.


Mita terkena Stroke ringan efek jatuh kemaren.


Astagfirullah...


Mita terus berzikir di dalam hati. Sementara Ayana sedang mengambil obat, Mita sendirian di kamar pasien.


"Kau lihat perbuatan kalian kepada putriku, dia hampir g*la karena anakmu. Cih, ini balasannya, kau rasakan sendiri." Kata-kata Mama Zaira membuat Mita semakin lemah, dia tidak ingin terkompori oleh iblis yang sekarang sedang menggodanya untuk berkata kotor juga. Dia terus berzikir dan berzikir.


"Mungkin setelah ini kau pun tidak akan bisa memikili cucu karena telah menyia-nyiakan cucu yang ada di hadapanmu heh." k*tuk Mama Zaira lagi.


"Bruk, hey, jangan asal bicara kalau kau ngomong heh."


Tiba tiba Ayana datang dan mendorong Mama Zaira.


"Anak kurang ajar, mengapa kau tidak punya tata krama sama orang tua?" Ucapnya.


"Anda yang tidak sopan bertamu sama orang sakit, silahkan anda keluar!" Usir Ayana.


"Awas nanti, kau akan tau akibatnya!"


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2