
"Uaaaaaaaaah."
Zahwa menggeliat terbangun karena istirahatnya sudah merasa cukup, tubuhnya merasa rilek.
Namun kok tubuhnya merasa berat dan sesak ya?
Klok
Zahwa membuka matanya perlahan
Dooor.
Ternyata Ezra yang telah memeluknya erat hingga badan Zahwa terasa sesak.
Bang Ezra?..... Lirihnya.
Dia pandangi lelaki halalnya itu.
"Tampan." Gumamnya
Zahwa pun tersenyum sendiri. Tangannya ingin membelai wajah lelakinya itu, namun merasa takut dan malu kalau ketahuan.
Tok tok tok
"Ezra, Zahwa kalian nggak sholat?" Teriak Mita di balik pintu.
"Iya Mi, sebentar." Jawab Zahwa sambil menatap pintu.
"Sa__"
"Allahu akbar."
Zahwa kaget saat Ezra bersuara ingin memanggil Sayang.
"Kaget? Hi hi." Ezra cengengesan karena merasa menang.
"Abang ngapain? ngagetin aja." Ucap Zahwa dengan wajahnya yang merona ada malu seperti sedang kepergok melakukan kesalahan.
"Kamu yang ngapai, teriak di telinga suami?" Sahut Ezra.
"He he...maaf Bang, oh iya, ayo sholat! Tadi Ummi manggil."
Zahwa pun bangun dan berjalan menuju kamar mandi di ikuti Ezra yang terlihat jiwa usilnya mulai beraksi.
Cklek
Zahwa membuka kamar mandi dan ingin menuntupnya.
Bruk
"Au"
Kepala Ezra terbentuk daun pintu karena Zahwa menutup dadakan.
__ADS_1
"Bang! Kok kamu ikut?"
"Ku kan mau sholat juga, eh___kamu... Udah sholat?" Ezra baru sadar kalau Zahwa mau sholat, semingguan ini kan dia lagi kedatangan tamu.
"Ya sudah Bang, kan sudah 1 minggu."
"Oooh.." Ezra tersenyum nakal.
"Ada apa? Kok senyum senyum?" Tanya Zajwa.
"Nggak, baiklah, kamu duluan!" Ezra kembali ke ranjang dan berbaring, menatap langit langit kamar sambil sesekali tersenyum.
Sedang ngapain dia ya?
Cklek
Saat Tedengar Zajwa membuka pintu kamar mandi, Ezra segera bangun dan pura-pura mau ngambil HPnya.
"Ha? Di mana dia?" Namun Ezra tak menemukan benda pipih itu.
"Ada apa Bang?" Tanya Zahwa.
"Mencari Hp ku, di mana ya?" Tanyanya sambil terus membongkar selimut hingga berantakan, karena memang dia gugup saja, takut ketahuan melamun.
"Di mobil kali Bang!" Ucap Zahwa.
"Oh iya ya, hi hi."
Mereka sholat ashar berjamaah, selesai sholat mereka menuju dapur untuk makan sore bersama. Karena mereka membiasakan makan sebelum malam.
"Apa ini cukup?" Ucap Zahwa yang mengambilkan nasi untuk Ezra.
"Sudah, nanti kalau kurang bisa nambah lagi." Sahutnya.
Zahwa pun berjalan mau keluar dapur.
"Et et mau kemana?" Cegah Ezra sambil berbalik dan meraih tangan Zahwa.
"Mau ngajak Ummi makan Bang, ada apa?"
"Di sini saja, kita makan bareng! Bi...tolong panggilin Ummi ya!" Titah Ezra.
"Baik Tuan muda." Bibi pin pergi meninggalkan dapur.
"Sini!" Ezra menarik tangan Zahwa mendekat dan mendudukan nya di kursi samping tempat duduknya.
"Aaaaa." Ezra mengambil nasi dan menyodorkannya ke mulut Zahwa.
"Abang, apaan sih?" Zahwa merasa malu.
"Kemaren waktu kta menikah, tidak ada acara suap menyuapi kan? Sekarang ayo kita praktekin!" Ajaknya.
"Malu ah nanti di liatin Ummi atau Bibi." Ucap Zahwa memales.
__ADS_1
"Lha! Klo nikah lebih parah lagi malahan, di lihat semua tamu yang hadir." Ucap Ezra.
"Sekali aja ya!" Pintanya.
Zahwa pun membuka mulutnya, dan Ezra menyuapin.
"Eeee......lagi pada ngapain?" Tiba tiba Mita muncul, membuat wajah Zahwa merona karena merasa malu.
"Eh Ummi, makan Mi!" Ajak Zahwa sambil mengambil piring kosong ingin mengambilkan nasi mertuanya.
"Kamu makan aja, aku bisa sendiri kok."
Akhirnya mereka pun makan bersama di sore itu.
...
...
...
Zahwa menatap dirinya di cermin, hari ini Ezra lagi sholat Isya di Musholla, karena ada rapat RT dadakan habis maghrib tadi di rumah Rt dekat Musholla tersebut.
"Aku berani nggak kayak gini ya? Aku merasa ragu." Gumamnya.
Zahwa yang mengenakan Lingeri warna Biru tua itu tampak sangat cantik dan mempesona.
"Apa aku siap? Ih malu ah." Dia pun ingin melepas pakaiannya.
Ceklek.
Tiba tiba pintu dibuka.
Bruk
Zahwa lompat ke ranjang dan membenamkan dirinya dalam selimut tebal.
"Ha? Ada apa?"
"Kenapa?" Zahwa pura pura tidak mengerti.
"Aku mendengar benda jatuh gitu." Jawab Ezra.
"Ha? Nggak ada tuh." Kini Zahwa merasa gugup dan panas dingin.
"Kamu kenapa? Sakit?" Tanya Ezra.
Ezra bingung melihat istrinya itu sudah rapi dalam selimut, padahal baru jam 8.15.
"Ng__nggak kok."
Ezra pun mendekati Zahwa.
...BERSAMBUNG......
__ADS_1