
...Season 2...
Dua tahun kemudian
Punya Papa yang menjadi pengusaha sukses, bukan jaminan untukku mudah mencari tempat magang. Aku bahkan mengikuti seleksi untuk bisa magang di perusahaan besar ini, padahal Papa juga punya perusahaan sendiri.
Kata Papa, kalau aku masuk ke perusahaan Papa dan dikenali karyawannya, aku tidak akan bekerja dengan baik karena diperlakukan istimewa.
Ah, sudahlah. Yang penting sekarang aku sudah memulai magangku.
Magang di perusahaan besar rasanya sangat menegangkan, apalagi pemilik perusahaan ini cukup terkenal keangkuhannya. Beruntungnya, aku memiliki Arsen yang selalu siap untuk memberikan dukungan dan masukan-masukannya.
Sudah tiga tahun dia di Jepang, dan perusahaan di sana sudah berkembang dengan pesat. Namun, Arsen belum juga pulang.
Tiga tahun berlalu begitu cepat bagi sebagian orang, seperti Mama yang kini sudah rujuk dengan Papa, Kak Darren yang sudah bertunangan dengan Nana, juga Oma yang memutuskan untuk tinggal di Indonesia.Β
Akan tetapi, tiga tahun bagiku berjalan sangat lambat, apalagi Arsen belum juga kembali.
"Kamu mau makan apa mau melamun, itu selai kalau kamu pelototin terus bakalan jadi nanas lagi." Oma selalu mengomel setiap hari.
Aku malas menanggapi Oma yang semakin tua semakin bawel, aku selalu saja salah di matanya.
"Kim, kamu nggak sarapan nasi?" tanya Mama yang baru selesai membuatkan kopi untuk Papa.
"Nggak Ma, mungkin nanti bawa camilan aja ke kantor." Aku menikmati sarapan rotiku.
"Gimana rasanya kerja sama Pak Zayn?" tanya Papa.
Zayn itu nama bos di tempatku magang, orangnya masih muda tapi sudah sangat sukses dan terkenal.
"Nggak enak, orangnya berlagak sombong dan angkuh," jawabku apa adanya.
__ADS_1
"Oh ya, padahal papanya nggak seperti itu loh." Papa menyeruput kopi panasnya. "Semoga Arsen nanti tidak seperti Pak Zayn ya."
"Memangnya Arsen kenapa? Arsen itu orang yang baik, ramah, dan tidak mungkin menjadi sombong, Pa," sahutku.
"Iya, Arsen emang nggak ada duanya."
Aku tersenyum bangga saat Papa memuji nama Arsen. Arsen yang sekarang memang sangat keren.
"Jadi kapan Arsen pulang Pa?"
***
Semua berjalan seperti biasa, aku masih menunggu kepulangan Arsen ke Indonesia yang kata Papa sekitar dua bulan lagi. Artinya, dua bulan lagi aku dan Arsen akan bersama-sama lagi untuk selamanya.
Sepulang dari kantor, aku menunggu bus di halte dekat kantor, karena hari ini sedikit terlambat pulang, aku jadi menunggu sendirian di tempat sepi ini.
Berangkat dan pulang ke kantor dengan naik bus umum bagiku adalah drama paling menyedihkan. Menunggu lama, kadang berdesak-desakan, itu hal paling menyebalkan, apalagi tiap pulang kerja, keringat bercampur menjadi satu membuatku mual tiap kali naik bus. Akan tetapi, Arsen bilang kalau aku naik mobil, orang-orang akan tahu bahwa aku anak orang kaya.
"Kimmora, kamu nunggu siapa?" tanya Pak Kai.
"Saya nunggu bus Pak, dari tadi belum lewat," jawabku dengan sesopan mungkin.
Saat di kantor, kami tidak pernah berinteraksi, jadi bagaimana dia tahu namaku? Tidak mungkin kan dia menghafal satu per satu nama pegawai kantor?
"Mau saya antar?"
Pak Kaisar mau mengantarku pulang? Ah, kalau Arsen sampai punya mata-mata bisa salah paham ini.
"Em, terima kasih Pak, untuk penawarannya, tapi maaf saya nunggu bus aja," jawabku.
"Kenapa? Kamu takut pacar kamu marah? Saya cuma antar aja kok, kamu putrinya Pak Erick Ardiansyah, kan?"
__ADS_1
"Kok Bapak tahu?"
"Ya tahu lah, apa yang saya tidak tahu?"
Apa Bapak juga tahu, saya sudah menikah?
"Sudahlah ayo, lama juga tidak bertemu papa kamu."
Belum sempat aku menjawab, sebuah mobil berhenti lagi, kali ini berhenti tepat di depan mobil Pak Kaisar.
Seorang laki-laki dengan gagahnya keluar dari mobil, dan menghampiri kami.
"Arsen,"
"Kimmora biar saya yang antar."
β€β€β€
...Yeay, abang Arsen datang tepat waktu π₯°π₯°...
Hai gays, aku datang sedikit terlambat, ngantuk berat soalnya.
Mau lagi nggak?
Kalau mau lagi, kembang sama kopinya banyakin, vote nya juga, udah dapat vote baru kan π€π€
Othor nggak sabar pengen ketemuin Abang Arsen yang udah sukses sama Bapaknya πππ
Ritual jejaknya jangan lupa⦠like+komen+hadiah+vote.
jangan lupa vote ππ
__ADS_1
Sampai ketemu besok