Menikahi Anak Sopir

Menikahi Anak Sopir
BAB 84


__ADS_3

Aku masih mengabaikan Arsen yang semakin berisik, sibuk dengan ritual malamku sendiri. Namun, tiba-tiba Arsen sudah memelukku dari belakang, hanya menggunakan boxernya saja.


Arsen kemudian menatapku melalui cermin besar di hadapan kami. Ia kemudian mengambil sisir lalu menyisiri helai demi helai rambut hitamku.


“Kamu sengaja ya berlama-lama di sini?” tanya Arsen. Ia terus menyisir rambutku yang sebenarnya masih rapi.


“Nggak Oppa, aku kan masih perawatan biar awet cantiknya.” Aku menghentikan gerakan tangan Arsen yang masih memegang sisir di tangannya. “Kenapa sih emangnya?”


“Aku udah nggak tahan.” Arsen langsung mengangkat dan menggendong tubuhku ke kasur.


♥️♥️♥️


Aku terbangun di pagi yang berbeda. Pagi ini pagi pertama di rumah Mama. Laki-laki di sampingku masih terlelap di balik selimut tebal yang menutupi tubuh polosnya. Aku mengecup pipinya karena gemas dengan wajah polosnya itu.


Setelah memandang sebentar wajah tampan suamiku itu, aku langsung bersih-bersih dan keluar kamar untuk menyiapkan sarapan. Ya, berkat Nenek Sihir yang terus memaksaku menjadi istri yang baik, aku akhirnya terbiasa bangun pagi dan menyiapkan sarapan.


Rumah Mama ini begitu besar, hampir sebesar rumah Papa. Saat aku keluar kamar, aku melihat Mama dan Kak Darren yang tengah asyik mengobrol. Entah kapan kakakku itu sampai di rumah Mama, hingga sepagi ini sudah ada di sini.


“Kakak,” sapaku saat sampai di dekat Kak Darren yang tengah menyeruput tehnya.


“Kimmy, kamu udah bangun?” Kak Darren melihat jam di pergelangan tangan kirinya.


“Udah Kak, muridnya Oma jam segini belum bangun pasti pintu kamar udah rusak,” jawabku.


Kulihat Mama tersenyum mendengar jawabanku. Sementara Kak Darren terlihat biasa saja.


“Oma kamu ngajarin apa aja?” tanya Mama masih dengan senyumannya.

__ADS_1


Aku merebahkan tubuhku ke sofa, memutar kembali ingatanku tentang apa saja yang Nenek Sihir ajarkan.


“Banyak, Ma. Nyapu, nyuci, ngepel, masak, pokoknya banyaklah,” jawabku.


“Mama dulu nggak pernah akur sama Oma kamu, makanya Oma jarang ke rumah dulu,” ujar Mama.


Aku mencoba memahami perasaan Mama, memang tidak mudah menghadapi ibu mertua seperti Oma, yang sangat bawel dan seenaknya sendiri.


“Tapi Oma sebenarnya baik, dia mengajarkan kebaikan sebagai seorang istri,” lanjut Mama.


Aku hanya tersenyum menanggapi Mama.


“Arsen mana?” tanya Kak Darren yang mungkin ingin mengalihkan pembicaraan.


“Iya, Kimmora. Apa suamimu belum bangun?” tanya Mama.


Jelas capeklah, karena semalam dia tidak lelahnya memberikan kenikmatan untukku.


“Arsen itu pekerja keras, Ma. Kimmy benar-benar beruntung memiliki suami sepertinya,” kata Kak Darren.


“Oh, ya. Bagus dong, Kimmora. Kamu harus pintar-pintar menjaga dan membahagiakan suami kamu,” kata Mama.


“Tidak hanya membahagiakan dan menjaga saja, Ma. Aku juga selalu memuaskan Arsen di ranjang. Dia kesiangan juga karena saking puasnya semalam, nggak mau berhenti dia,” jawabku malu-malu


“Dasar, otak mesum banget sih!” Kak Darren menoyor kepalaku, membuat tubuhku jatuh ke sofa.


“Kakak jahat!” Aku memanyunkan bibir sekan tengah marah dengan Kak Darren.

__ADS_1


“Kamu tuh kena sumpah kakak tau, Dek.”


“Sumpah apa?”


“Dulu kamu benci banget sama Arsen, terus kakak sumpahin kamu buin sama Arsen, dan sekarang terbukti, ‘kan?”


“Jangan sumpahin aku yang buruk-buruk!”


“Nggaklah, kakak sumpahin kamu bahagia terus sama Arsen,” kata Kak Darren.


Aku langsung memeluk tubuh Kak Darren, dan Kak Darren juga membalas pelukanku. Kami tertawa bersama, Mama juga ikut tertawa melihat tingkahku dan Kak Darren.


“Eheeemm ....”


Aku menoleh pada laki-laki yang berdeham itu, dan ternyata sosok Arsen muncul dengan wajah cemberutnya.


Kenapa dia? Apa marah karena aku pelukan dengan Kak Darren?


🌹🌹🌹


...Tanya dong Kim, kali aja marah karena nggak diajak olahraga pagi 😂😂😂 Bang Arsen sini peyuk aku aja, aku kan istri keduamu 😂😂😂...


Noveltoon lagi error ya gengs, upload bab agak tertunda. Semoga kalian tetap setia menungguku 🤭🤭🤭


Ritual jejaknya jangan lupa, seperti biasa. Yang masih punya vote, sini bagi ke aku, besok udah nggak kepakai, diganti baru lagi sama NT, nggak bisa ditimbun kayak poin 😂😂


Okay, sampai ketemu lagi 😍😍

__ADS_1


__ADS_2