
Anak-anak dan kebun binatang. Dua hal yang menjadi kesatuan kokoh dari dulu hingga saat ini. Senyum dan keceriaan mereka seolah menjadi saksi bahwa kebun binatang adalah kebahagiaan yang nyata untuk anak-anak.
Satu sudut kebun binatang yang berisi gajah-gajah, menjadi tempat berhenti sementara anak-anak Arsen dan Kimmora. Antusiasme mereka terhadap mamalia besar itu sangat luar biasa. Mereka bahkan berebut untuk naik gajah.
Zalina yang paling berisik bertanya ini itu. Setelah selesai naik gajah, gadis itu meminta kedua orang tuanya untuk naik juga ke atas gajah.
"Ayo Mommy, sama Daddy naik gajah. Nanti Alina fotoin Mommy ama Daddy cepet!" teriak gadis itu yang diikuti oleh Yukina yang juga mendukung permintaan kembarannya.
"Mommy sama Xavi aja, Daddy nggak bisa jagain Mommy nanti Mommy jatoh," sahut Xavier yang tidak rela Mommynya berduaan dengan Daddynya.
"Kakak Xavi diem aja, Daddy lebih gede pasti bisa jagain Mommy, benel kan Dad?" Alina masih kukuh pada pendiriannya. Gadis itu ingin mendapatkan potret kedua orang tuanya naik gajah.
"Pasti dong, Daddy kan jagain kalian semua," jawab Arsen sembari mengusap rambut kedua putrinya.
"Kamu berani?" tanya Arsen pada Kimmora. Ia ingin mewujudkan semua yang diinginkan anak-anaknya, tapi kalau Kimmora menolak, dia juga tidak akan memaksa.
"Kalau nggak diturutin mereka bisa bikin masalah kan?" Kimmora balik bertanya pada suaminya.
__ADS_1
"Ya udah, anggap aja kita lagi pacaran lagi, buat nyenengin anak-anak juga kan?" Arsen memainkan alis matanya naik-turun.
Kimmora selalu berbunga karena tatapan suaminya itu, tidak ada yang mencintai wanita itu lebih dari Arsen mencintainya. Bahkan setelah memiliki anak, cinta Arsen tidak berkurang sedikit pun.
Sepasang suami istri menuruti keinginan anak-anaknya. Naik ke punggung gajah yang kemudian berjalan pelan dan membawa mereka berkeliling.
Dua anak kecil bersorak bahagia, Zalina mengambil beberapa gambar. Gadis itu sepertinya cukup berbakat, ia bahkan berhasil mengabadikan foto orang tuanya saat sang ayah sekilas mencium bibir ibunya.
"Daddy kenapa cium bibir sih?" protes Kimmora pada suaminya yang tidak mengenal tempat.
"Aku yakin Alin berhasil mendapatkan foto ciuman kita walaupun cuma beberapa detik," jawab Arsen tanpa rasa bersalah.
"Biar mereka tau, orang tua mereka saling mencintai."
Usai dari kandang gajah, kedua anak kembar dan kakaknya itu ingin mengunjungi kandang kuda nil yang tidak jauh dari kandang gajah. Zalina dan Yukina menggandeng tangan Arsen, sedangkan Xavier di depan mereka, bergandengan dengan Kimmora.
Seharian berkeliling kebun binatang yang luas, ketiga bocah itu akhirnya lelah juga, mereka mulai merengek minta pulang, padahal belum semua area mereka kunjungi. Arsen dan Kimmora pun membawa anak-anaknya ke restoran untuk makan siang.
__ADS_1
"Mommy, kenapa Mommy cinta sama Daddy?" tanya Xavier saat melihat Arsen menyuapkan makanan ke mulut Kimmora.
Kimmora menatap wakah suaminya, tidak ada alasan khusus yang membuatnya mencintai Arsen.
"Karena Daddy tampan seperti Xavier," sahut Arsen sebelum kembali menyuapkan makanan untuk istrinya. Arsen tahu, karena menyuapi kedua anak kembarnya, waktu makan Kimmora sangat terbatas, belum lagi saat anak-anak itu mulai merengek minta pulang, kadang Kimmora tidak sempat makan, dan karena itulah Arsen berinisiatif untuk menyuapi Kimmora.
"Aku tampan karena Mommy cantik, bukan karena mirip Daddy," protes Xavier yang tidak pernah suka saat dibilang mirip Arsen.
"Karena Daddy baik dan penyayang, kalau Xavier dewasa, harus bisa seperti Daddy, selalu menyayangi dan manjaga keluarga dengan baik," jawab Kimmora setelah berhasil menelan makanannya.
"Kalau aku dewasa, aku akan menjaga Mommy seperti Daddy menjaga Mommy."
β€β€β€
Selamat siang, aku update lagi. Yuk absen siapa aka yang masih baca ini dan belum bisa move on ππ
Jangan lupa jempolnya π€π€
__ADS_1
Mampir juga ke novel baruku AYRAFKA π