
Setelah menikmati matahari terbit, kami kembali ke resort untuk sarapan. Seperti dugaanku, Arsen memperlakukanku dengan sangat istimewa di hadapan sepasang suami istri baru ini..
“Sayang, jangan makan terlalu pedas ya. Oh iya, kamu harus makan banyak sayuran,” kata Arsen yang membuatku canggung dengan Dera dan Zayn yang juga sarapan bersama kami.
“Udah, udah Sayang. Aku bisa sendiri.” Aku memberi kode pada Arsen melalui kedipan mata.
“Kak Arsen romantis sekali, ya,” kata Dera yang sepertinya mengagumi perlakuan kakaknya padaku.
“Harus dong, wanita itu istimewa, Zayn pasti memperlakukanmu dengan istimewa juga kan?” kata Arsen sambil mengusap rambutku.
Dua manusia yang baru menikah itu hanya saling pandang
“Iya, Kak Zayn punya caranya sendiri, Kak,” jawab Dera.
Mereka berdua sepertinya menyimpan suatu rahasia, apa jangan-jangan mereka tidak saling mencintai?
“Kalian hari ini rencananya mau ke mana?” tanya Zayn.
“Em, kita cuma di resort aja sih, nggak ke mana-mana selain ke kamar sama sekitaran resort aja, apalagi besok kami pulang," jawab Arsen.
Kami memang tidak berencana ke mana-mana
“Wah, sayang sekali dong. Kim, udah shopping belum?” tanya Dera
“Em, belum sih.”
“Gimana kalau kita shopping bareng-bareng. Boleh kan Kak?” Dera bertanya pada Zayn dan Arsen.
Dua laki-laki itu sama-sama mengangguk, dan Dera sangat senang karenanya.
__ADS_1
*
*
*
Aku dan Arsen sedang bersiap-siap untuk pergi berbelanja bersama Dera dan Zayn.
Arsen tidak membiarkanku bergerak bebas, kami bahkan mandi berdua karena Arsen tidak mau aku kenapa-napa di kamar mandi.
"Sayang, pokoknya kamu jangan sampai lupa kalau lagi hamil, jangan lari-larian ya. Aku akan awasi kamu terus nanti." Sang Calon Ayah memberi nasehat yang terus diulang-ulang, sampai aku bosan mendengarnya.
"Sayang, aku paham lah kalau aku hamil, mau lari-lari itu ngejar apa emangnya?"
"Ya, namanya orang khilaf kan, apalagi Dera sepertinya sangat suka belanja." Arsen benar-benar terlihat khawatir.
"Kan ada kamu yang selalu ada di belakangku, sebelum aku lari juga aku yakin kamu pasti teriak."
Sebenarnya aku ini hanya hamil kan? Bukan kembali jadi anak kecil yang tidak bisa apa-apa? Sampai semua hal dikerjakan oleh Arsen. Ya sudahlah, semoga nanti dia lelah sendiri.
"Aku telfon Dokter Nayla ya, biar kamu nggak parno gini!" usulku yang langsung disetujui Arsen.
Arsen mengambilkan ponselku, lalu aku menghubungi Dokter Nayla.
"Selamat pagi Dokter Nayla," sapaku setelah Dokter Nayla menjawab panggilanku.
"Pagi Bu Kimmora, apa ada masalah? Atau mungkin kabar bahagia nih pagi-pagi begini menelfon."
"Maaf ya Dok, mengganggu Dokter Nayla."
__ADS_1
"Tidak masalah, kebetulan saya belum berangkat, ada apa, Bu?"
"Jadi gini, saya tadi pagi sudah melakukan tes dan hasilnya lima alat positif, suami saya jadi over protektif setelah tahu hamil."
"Wah selamat ya Bu Kimmora, memangnya apa yang Pak Arsen khawatirkan?"
"Ya begitu, saya kayak anak kecil yang nggak boleh bergerak bebas, memangnya saya nggak boleh jalan kaki ya, Dok?"
"Selama tidak ada masalah seperti kram atau pendarahan, aktifitas normal malah baik kok Bu, nanti kita bisa periksa ya, makan makanan sehat dan minum susu hamil jangan lupa."
"Tuh, kamu dengar Sayang, yang penting sehat dan bergizi," bisikku pada Arsen.
Lalu, Dokter Nayla menyarankan untuk periksa ke dokter terdekat sebelum terbang ke ibu kota, tapi karena dokter spesialis kandungan lumayan jauh dari sini, aku menolak. Kemudian Dokter Nayla mengizinkan selama aku tidak mengalami mual yang parah, dan juga tidak ada bercak-bercak perdarahan.
"Oh iya, jangan sampai kecapean ya Bu Kimmora, saran saya, Pak Arsen berpuasa dulu sampai kita tahu kondisinya, karena berhubungan suami istri juga bisa menjadi ancaman untuk janin di trimester awal."
"Apa? Sampai kapan Dok?" Ekspresi Arsen mendadak berubah setelah mendengar penjelasan Dokter Nayla.
"Trimester awal sekitar tiga bulan Pak Arsen."
"Sayang, itu lama sekali," keluh Arsen yang pasti tidak kuat.
Apa? Tiga bulan? Sepertinya bukan hanya Arsen yang tidak kuat! Apa aku juga bisa menahan selama itu?
♥️♥️♥️
...Puasa dulu Bang 🤭🤭 Nanti kita cari alternatifnya ya 🤣🤣 atau bisa juga sama othor. Othor kan istri keduamu 🥰🥰...
Kalian kasihan nggak gaess sama Bang Arsen 🤭
__ADS_1
Kasih kembang sama kopi dong. Vote nya juga 🤭🤭🤭
Sampai ketemu besok 😘😘😘