
💞ARSEN POV💞
*bocil dilarang mampir*
skip ke bab selanjutnya ya 😊
Sebagian orang mungkin menganggap aneh caraku yang mencintai istriku. Akan tetapi, semua yang terjadi memang tanpa bisa kukendalikan.
Seperti tadi, aku begitu marah melihat laki-laki lain memegang tangan Kimmora, istriku. Hingga akhirnya, aku membersihkan seluruh bekas tangan itu dari tubuh Kimmy.
Saat masih fokus dengan tangan Kimmy, tiba-tiba ia menciumku dengan sensasi memabukkan, membuatku tak bisa menolak kenikmatan bibirnya.
Setelah puas menyesap rasa bibirnya yang selalu kurindukan itu, aku merasa bersalah padanya.
"Kimmy, aku bisa gila setiap kali ada laki-laki yang memegangmu, aku tidak suka itu," ucapku berterus terang.
Aku memang sangat mencintai wanita ini, dia satu-satunya yang memiliki hatiku, dia juga yang membuatku merasa begitu takut kehilangan.
Diluar dugaanku, reaksi Kimmy ternyata malah membuatku semakin bernaf**su. Dia mengusap wajahku, dan satu tangannya mengusap dadaku yang masih terbalut kaus.
"Lakukan apapun yang bisa meredam emosimu, Oppa Sayang," ucapnya.
Tangan Kimmy mulai menyusup masuk di balik kausku, lalu ia mengusap abs-abs ku.
__ADS_1
Tiga tahun di Jepang, kami memang hanya beberapa kali bertemu dalam setahun, ia sibuk dengan kuliahnya, sementara aku juga sibuk dengan perusahaan dan juga pasca sarjanaku di sana, sehingga kami sudah lama tidak melakukan hubungan percintaan ini, mungkin sudah tiga atau empat bulan lalu penyatuan terakhir kami.
Tangan kiri Kimmy yang masih dipenuhi sabun itu segera kubilas dengan air shower yang langsung membilas seluruh tangannya.
Kimmy kembali menciumku, ia menghisap dan me**lu**mat bibirku, membuatku terdiam dan menikmati sentuhannya. Sampai tiba-tiba tangan Kimmy yang masih basah itu me**re**mas pusakaku yang masih terbungkus rapi, membuatku tanpa sengaja menggigit bibirnya karena rasa nikmat.
"Sayang, kau merindukannya?" tanyaku saat ciuman kami terlepas, tapi tangannya terus me**re**mas milikku.
"Sangat, apa kamu tidak merindukanku?" tanya Kimmy dengan nada yang terdengar menggoda di telingaku.
Tangannya tak mau berhenti bermain, membuatku menahan rasa ngilu yang begitu nikmat di bawah sana.
Tanpa basa-basi lagi, aku menggendong tubuh Kimmy dan membawanya keluar dari kamar mandi.
Kimmy juga tak mau kalah, ia menarik lepas kausku, lalu menurunkan ritsleting celanaku, dan melepaskan celana panjang, boxer dan cd yang kupakai, membuat adik milikku langsung berdiri tegak dengan bebas.
"Aku merindukan lolipop ini Oppa." Kimmy mendorong tubuhku hingga aku telentang di kasur dan ia langsung melahap pusakaku.
Rasanya sangat hangat saat mulut lolipop itu masuk sepenuhnya ke dalam mulut Kimmy. Lalu, Kimmy memaju mundurkan kepalanya membuatku memejamkan mata karena rasa nikmat yang menjalar di bawah sana.
Mulut Kimmy benar-benar nikmat, sampai rasanya mungkin aku tidak bisa bertahan lebih lama, aku segera bangun dan bergantian merebahkannya. Kulepaskan semua kain yang tersisa di tubuhnya. Lalu, kuciumi lagi bibirnya, sambil tanganku mengusap lembah milik Kimmy yang mulai basah.
Ciumanku semakin turun sampai ke lehernya yang putih mulus, mengukir karya seni yang akan membekas kemerahan esok hari di leher dan dadanya. Kemudian, aku menghisap dua bukit kenyal membuatku tergila-gila. Sambil menghisap dan menggigit puncak bukitnya, aku memasukkan dua jariku ke dalam pintu surga milik Kimmy yang masih terasa sempit, dan perlahan kugerakkan keluar masuk di dalamnya.
__ADS_1
Kimmy terus men*de*sah kenikmatan dengan tangannya yang me*re*mas rambut belakangku, dan aku semakin menggerakkan jariku dengan cepat, dengan mulut yang terus memainkan bukit dan Puncaknya.
Aku merasakan lembahnya berkedut seakan menghisap kedua jariku, aku tau Kimmy akan segera melepaskan ****** ***** miliknya, sehingga aku semakin menambah kecepatan jariku yang mengaduk-aduk miliknya. Sampai akhirnya, Kimmy menjerit nikmat, dan aku segera mengeluarkan jariku yang dipenuhi oleh cairan kental itu.
Tak lama Kimmy lalu bangkit dan meraih pusakaku, dan ia memposisikan dirinya berada tepat di atasku, kemudian ia menggesekkan ujung milikku pada miliknya yang basah karena cairannya. Lalu, ia mengarahkan pusakaku untuk masuk ke dalam lembah surga miliknya, perlahan tapi pasti, milikku masuk sepenuhnya ke dalam milik Kimmy yang terasa sangat sempit.
Kimmy mulai bergerak di atasku, membuat dua bukitnya bergerak bebas dan langsung kure*mas dengan gemas. Rasanya benar-benar nikmat, apalagi saat milik kimmy terasa mencengkram milikku, membuatnya seakan dipijat dan dire**mas.
Entah berapa lama kami saling memadu kasih sampai akhirnya aku merasakan milikku yang semakin membesar dan ingin mengeluarkan sesuatu. Aku membalik tubuh kami tanpa melepas penyatuan kami, dan segera kugerakkan pinggulku untuk mengejar pelepasanku.
Kimmy kembali menjerit setelah miliknya yang semakin menjepit milikku itu mengeluarkan lagi ****** ***** miliknya, membuatku tidak tahan lagi dan akhirnya aku mengeluarkan benih-benih cinta di dalam rahim Kimmy, istriku tercinta.
"Terima kasih, Sayang." Aku mengecup keningnya sebagai ungkapan sayang dan terima kasihku.
❤❤❤
No editing dilarang komplen typo atau nggak nyambung, karena aku nggak mau semakin tercemar kedua kalinyab🤣🤣🤣
Noh, yang selalu bilang gantung, minta enak-enak terus. Udah kukasih ya, sekarang giliran kalian kasih aku hadiah sama vote. Kalau gak mau kasih, besok-besok aku skio lagi 🤣🤣
Ritual jejaknya jangan lupa seperti biasa Like, Komen, Hadiah, Vote.
sampai ketemu lagi 🥰🥰🥰
__ADS_1