Menikahi Anak Sopir

Menikahi Anak Sopir
MAS2 BAB 69


__ADS_3

Aku, Mama, dan Oma sedang berada di pusat perbelanjaan. Tentu saja bersama Nana juga. Sebenarnya bukan belanja kebutuhan acara pernikahan, tapi hanya belanja bersama untuk lebih mengakrabkan diri.


"Kim, lo masih marah?" tanya Nana yang kini menggandeng tanganku saat menunggu Mama yang mencari sepatu.


"Habisnya lo nyebelin," jawabku tanpa berusaha menyingkirkan tangan Nana dari tanganku.


"Iya, iya. Sorry ya, gue cuma bercanda kok." Nana memelukku, dan itu membuat hatiku merasa luluh. Nana memang sahabat terbaikku, tidak mungkin dia sengaja melukai perasaanku.


Kami menghabiskan waktu berkeliling mal untuk menikmati kebersamaan kami. Sampai tanpa terasa waktu sudah mulai sore, dan kami kembali ke rumah.


Baru saja selesai membersihkan diri, ponselku berdering, yang ternyata dari Arsen. Lalu, aku segera menjawab panggilan video itu.


"Halo Dad, udah sampai ya?" tanyaku sambil menatap wajah Arsen di layar ponselku.


"Iya, Sayang. Setengah jam yang lalu. Kamu lagi apa?" tanya Arsen yang masih memakai pakaian yang sama dengan saat ia berangkat.


"Aku baru saja selesai mandi, kamu kenapa kok kayak tegang gitu mukanya?" Arsen memang terlihat tegang, seperti sedang memikirkan sesuatu.


"Yumna di rumah sakit dia mau melahirkan Sayang, tapi kami baru sampai dan di sini hujan badai, Dion nggak bisa kembali," kata Arsen yang membuatku mengerutkan kening.


Kalau Yumna memang sudah waktunya melahirkan, kenapa Dion ikut ke Bali?


"Em, terus gimana?" tanyaku bingung juga.


"Ini Dion udah telfon mamanya, Yumna mau operasi," kata Arsen.


"Aku akan ke sana ya." Aku merasa tidak tega dan ingin sekali menjenguk dan melihat keadaan Yumna sekarang.


"Kamu sama siapa?" tanya Arsen.


"Ada sopir kok, Dad."


"Ya udah, hati-hati, nanti kabari aku ya," kata Arsen sebelum aku mengakhiri panggilan.


Setelah menelepon Arsen, aku menghubungi Mama dan menanyakan kondisi Yumna. Setelah itu aku langsung ke rumah sakit, karena Papa dan Mama sedang pergi, dan Oma sedang tidur, mungkin kelelahan setelah jalan-jalan tadi.

__ADS_1


Sesampainya di rumah sakit, aku menghampiri Mama dan orang tua Dion dan juga orang tua Yumna yang sedang menunggu di depan ruang operasi.


"Ma." Aku memeluk Mama yang terlihat tegang.


"Kita doakan Yumna ya Sayang," kata Mama yang membuatku mengernyit.


Separah apa keadaan Yumna? Kenapa semua orang terlihat sangat sedih, seperti baru saja terjadi tangisan hebat di antara mereka.


"Ada apa, Ma?" tanyaku setelah Mama mengajakku duduk di bangku sebelahnya.


"Yumna mengalami kelainan plasenta, dan kemungkinan rahimnya akan diangkat," jawab Mama dengan sangat lirih. Mama memelukku, pasti Mama juga sedih dengan keadaan Yumna. Ya Tuhan, kasihan sekali Yumna kalau rahimnya harus diangkat.


Secara reflek aku mengusap perutku sendiri. Rasanya mengerikan jika berada di posisi Yumna saat ini.


Dering ponsel menyadarkanku dari lamunan. Aku segera menjauh untuk menjawab panggilan dari Arsen itu.


"Sayang, kamu sudah di rumah sakit?" tanya Arsen saat aku baru saja menjawab panggilannya.


"Iya, aku udah di rumah sakit sekarang. Kasihan Yumna, Dad," jawabku.


"Iya, Dion sudah mendapat kabar, kata Dion memang dokter sudah memberi tahu kemungkinan rahimnya diangkat karena kelainan kehamilannya itu."


"Aku juga tidak tahu Sayang."


"Aku takut, Dad. Kalau aku di posisi Yumna bagaimana? Aku takut."


"Jangan takut, Sayang."


Aku menoleh pada Mama Nisa yang sudah berdiri di belakangku.


"Mama akan selalu mendoakan kesehatan dan keselamatan kamu dan bayi kamu, Sayang."


"Tapi aku tetap takut, Ma."


Mama Nisa memelukku. Sebagai wanita hamil yang juga akan melahirkan, aku memang benar-benar merasa takut.

__ADS_1


♥️♥️♥️


...Tarik napas ... hembuskan. Tarik napas ... hembuskan....


Selamat siang gaess.


Aku doble up ya mumpung rajin.


Gimana? Tegang nggak sih?


Oh ya, tanggal 1 ya, aku mau kasih tau tambahan 2 pemenang giveaway.


Jadi, kalau 6 pemenang sebelumnya itu dinilai dari rangking umum, 2 pemenang tambahan ini khusus untuk top fans mingguan. 1 pemenang Top Fans Mingguan Novel Menikahi Anak Sopir, dan 1 pemenang lagi, Top Fans Mingguan Novel Istri Big Boss. Hadiahnya masing-masing @ 25.000


Jadi keseluruhannya:



Top fans Umum 1 @ 35.000


Top fans Umum 2 @ 25.000


Top fans Umum 3 @ 25.000


Top fans Mingguan 1 @ 25.000



Totalnya 110.000 x 2 novel.


So, masih ada satu minggu ya gaess.


Yang nggak bisa gabung grup chat NT, bisa gabung grup wa ya, inbox fb aku di Itta Haruka. Atau Ig aku @ittaharuka


Jangan lupa ritualnya.

__ADS_1


Vote … vote … vote.


Sampai ketemu lagi.


__ADS_2