Menikahi Anak Sopir

Menikahi Anak Sopir
MAS2 BAB 64


__ADS_3

Arsen memperhatikan cabai dan tahu goreng hangat yang ada di depannya. Berkali-kali kuperhatikan jakunnya naik turun menelan saliva. Apa ia keberatan jika harus mencicipi cabai unik ini?


Arsen mengembuskan napas kasar, lalu memandangku sekali lagi. Setelahnya, Arsen meraih sepotong tahu juga sebuah cabai lolipop itu.


Arsen meletakkan lagi tahu dan cabai tu, membuatku memanyunkan bibir merasa kecewa.


“Harus banget ya?” tanyanya yang lagi-lagi membuatku kesal.


“Kalau nggak mau ya udah lah.” Aku bangkit dari kursi makan, tapi Arsen menarik tanganku. Dia menahanku supaya tidak meninggalkannya.


"Iya, aku makan, ya." Arsen mengatakannya dengan lembut. Akhirnya, aku kembali duduk, memperhatikannya yang sedang menatap tahu dan cabai berwarna merah di hadapannya.


Arsen menggigit tahu yang ada di tangan kanannya. Tangan kiri mengarahkan cabai dengan ragu-ragu ke mulutnya.


"Ya Tuhan, kejamnya istriku." Arsen memejamkan mata lalu menggigit ujung cabai, tepat di lekukan cabai yang menyerupai kepala lolipop.


Arsen masih terus memejamkan mata, sambil mengunyah tahu dan cabai yang sudah masuk ke mulutnya.


"Gimana?" tanyaku penasaran.


Arsen hanya menggeleng, kelihatannya ia menelan makanan itu dengan susah payah.


"Habiskan ya!" perintahku sambil mengusap lengan Arsen yang hanya memakai singlet hitam, sehingga lengannya yang berotot bisa terlihat dengan jelas.


Arsen tidak menjawab, kembali menggigit tahu dan akhirnya menghabiskan satu buah cabai yang tadi sudah dimakan ujungnya.

__ADS_1


"Huh, huh ...." Arsen meraih gelas air putih dan meminumnya hingga tandas.


"Pedas ya."


Arsen tidak menjawab tapi malah meraih tengkuk leherku, dan langsung melu*mat bibirku. Ia menyesapnya berkali-kali. Saat lidah Arsen masuk ke dalam mulutku, tiba-tiba rasanya berubah. Pedas ... pedas sekali.


Aku berusaha melepaskan bibirku dari bibir Arsen, tapi Arsen malah semakin menahannya. Gila! Aku memukul dadanya saat merasa sesak.


Hingga akhirnya bibir kami saling terlepas. Aku dan Arsen berebut air putih di dalam gelas, tapi mataku dengan awas menangkap botol minum yang penuh. Dalam sekejap isi dalam botol itu berkurang.


Saat masih sibuk minum, aku tidak memperhatikan lagi tingkah Arsen. Tahu-tahu saat aku selesai menelan air di mulutku. Arsen kembali menciumku. Sebenarnya takut-takut jika ia memakan cabai itu lagi, tapi aku salah.


Di dalam mulut Arsen ternyata ada air yang tanpa sadar langsung kutelan. Setelah itu, Arsen melepaskan bibirnya dan tertawa terbahak-bahak.


"Ih nyebelin." Aku memukul dada Arsen yang kemudian dihalangi oleh tangannya. Lalu, aku mencubit perutnya yang membuatnya mengaduh meminta ampun.


"Gimana rasanya makan lolipop?" Aku kembali mencubit perutnya.


"Oke oke. Impas." Arsen berdiri dari meja makan.


Kalau tidak ingat sedang hamil, sudah pasti akan kukejar sampai dapat.


"Makanya, jangan ngerjain suami, kejam banget!" Arsen berdiri di tangga sambil berpegangan pada pagar pembatasnya.


"Mau lagi?" Aku mengangkat cabai yang masih ada di piring.

__ADS_1


"Udah, kenyang." Arsen berjalan menapaki anak tangga, entah ia mau ke mana, karena kamar kami ada di lantai satu.


Aku meninggalkan meja makan dan berjalan menuju taman belakang. Pohon cabai masih belum ditanam dan masih berada di potnya semula.


"Aku udah merasakan cabai lolipopnya, masa aku nggak dapat hadiah?" Arsen tiba-tiba berjalan menghampiriku dari belakang.


"Kamu mau hadiah apa?" tanyaku.


Arsen memelukku dari belakang, lalu berkata, "Hadiahnya, kamu harus merasakan lolipop dengan mulutmu."


Aku menoleh dan Arsen menciumku.


"Hei, siang-siang udah me*sum. Inget tuh, cicit Oma bisa terkontaminasi pikirannya punya orang tua kebangetan me*sumnya."


♥️♥️♥️


...Aelah, Oma. Ganggu terus deh 🙈🙈...


Hai gengs, kalian nggak percaya ya ada cabe model begitu?


Itu emang ada gaes, jenisnya. Cek aja di google. CABAI PETER, kalau di indo terkenal dengan nama cabe por*n*


Sebenarnya dulu mau tanam itu, tapi gagal nggak tumbuh. Iya sih beli bijinya cuma 2 ribu dapat 2 biji pula 😂😂 eh nggak tumbuh.


Ada yang pernah menanam nggak? Bagi tips dong, kan Othor pengen tanam beneran biar lucu, bikin heboh sekampung🤣🤣 Kan jadi Curhat.

__ADS_1


Jangan lupa ritualnya.


Sampai ketemu lagi 😘😘😘


__ADS_2