Menikahi Anak Sopir

Menikahi Anak Sopir
MAS2 BAB 61


__ADS_3

Kehamilanku saat ini sudah memasuki usia 20 minggu. Aku dan Arsen sudah mengadakan syukuran bulan lalu, dan saat ini, perutku sudah terlihat buncit.


Aku sangat suka mengelusnya dan terkadang mengajaknya ngobrol, walaupun masih janin, tapi kata Dokter Nayla, itu bagus untuk perkembangan janinku.


Setiap subuh, aku selalu terbangun untuk buang air kecil, dan Arsen akan ikut terbangun juga.


"Dad, jalan-jalan yuk!" ajakku sambil menyingkap selimut tebal yang semalam menghangatkan tubuh kami.


"Ke mana Mom? Ini bukannya masih pagi buta?" Arsen menarik kembali selimut untuk menutupi tubuhnya.


Tidak mau menyerah, aku pun memakai cara jitu untuk mendapatkan apa yang kumau.


"Baby, kamu mau jalan-jalan ya? Emm, maaf ya Baby, kayaknya Daddy nggak mau jalan-jalan sama kita!" Aku yakin Arsen pasti akan segera bangun.


"Sayang, kamu selalu gitu deh," rengek Arsen yang kini menatapku sayu.


Aku masih mengusap perutku saat tiba-tiba, "Ah, ah, Baby kamu ...."


Arsen langsung duduk dan memeriksa keadaanku.


"Apanya yang sakit? Mana? Kenapa hah? Sayang?" Arsen terlihat panik.


"Aku nggak kenapa-napa, cuma ...."


"Cuma apa?"

__ADS_1


"Cuma aku merasa dia gerak tadi."


Aku memang merasakan gerakan pelan di perutku, seperti gulungan ombak laut yang tenang, seperti itulah satu gerakan yang tadi kurasakan.


"Kamu serius?" Arsen langsung menyandarkan kepalanya di pahaku, lalu ia mengusap-usap perutku dengan pelan. "Baby, ini Daddy, kamu tadi nendang Mommy ya? Daddy pengen juga dong!" Arsen mencium perutku dan mengusapnya pelan.


Dia masih tidak merespon, Arsen menunggu dengan wajah tegang. Karena merasa kasihan, aku pun ikut mengusap perutku.


"Sayang, mau jalan-jalan sama Daddy nggak?" tanyaku pada janin yang masih sangat kecil itu.


Tak berapa lama, satu gerakan kembali terasa, Arsen yang sedari tadi masih menyentuh perutku langsung berbinar.


"Aku merasakannya Sayang, aku bisa merasakan gerakannya," kata Arsen yang kemudian mencium perutku berkali-kali.


Aku dan Arsen sangat bahagia, ini adalah momen pertama kami merasakan gerakan buah cinta kami yang masih berada di perutku.


Setelah ritual merapikan rambut, kami berjalan keluar kamar dan akhirnya keluar rumah. Suasana sepi masih terasa, karena ini masih sangat-sangat pagi, matahari masih asik bersembunyi di bawah garis cakrawala.


Aku dan Arsen menikmati jalan-jalan keliling komplek di belakang rumah kami, menuju taman bermain untuk anak-anak komplek.


Sesampainya di taman, Arsen berolahraga memanfaatkan fasilitas yang sengaja dipasang untuk mempermudah aktifitas olahraga penghuni komplek mewah ini.


Keringat bercucuran di sekujur tubuh Arsen, dan aku hanya mengamatinya saja sambil berayun pelan.


"Haus banget, Sayang," kata Arsen yang kini mendekatiku, meraih botol minum yang sengaja kami bawa dari rumah.

__ADS_1


"Kalau capek ya udah ayo pulang!" ajakku karena Arsen sudah bermandikan keringat.


"Yaudah yuk!"


Kami pun berjalan bergandengan tangan, melewati rumah-rumah mewah yang masih sangat sepi.


Saat melewati rumah berlantai dua yang halamannya terdapat banyak tanaman, mataku terfokus pada tanaman yang buahnya sebagian keluar melewati pagar. Tanaman apa itu kenapa bentuknya lucu sekali?


"Sayang, aku pengen deh petik itu, kayak cabe, tapi lucu bentuknya. Kamu mau kan makan itu?" tanyaku pada Arsen yang sedang membenarkan tali sepatunya.


"Apa itu, Kim? Itu punya orang," kata Arsen setelah menghampiriku yang mendekat pada tanaman unik itu.


"Minta aja sama yang punya rumah, aku beneran pengen petik langsung," jawabku tanpa mengalihkan pandanganku dari cabai yang bentuknya mirip lolipop itu.


"Sayang, aku nggak kenal sama orangnya," kata Arsen. "Kita beli aja ya, bentar aku cari tahu dulu kira-kira beli di mana?" Arsen mengambil ponselku yang kuletakkan dalam tas kecil.


"Aku nggak mau, aku maunya petik yang ini, bukan yang lain."


♥️♥️♥️


Nah kira-kira si Babang Sen Sen berhasil nggak ya dapetin cabenya 🤭🤭🤭


Baik-baik dulu sama istri kedua, biar nggak repot sendiri.


Jangan lupa ritualnya gaes,

__ADS_1


Like,komen, hadiah, vote. Seperti biasa ya 🥰


Sampai ketemu lagi 😘😘😘


__ADS_2