
Kaisar itu orangnya memang blak-blakan dan terkesan tidak punya malu. Mana ada laki-laki yang mengajak pacaran gadis yang baru dikenalnya, secara terang-terangan tanpa ada basa-basi.
"Maaf ya Kak, kamu emang ganteng sih, tapi nggak segampang itu jadi pacar aku." Dara secara halus menolak ajakan Kaisar.
Mendengar itu, aku dan Nana tertawa terbahak-bahak, sedangkan Kaisar hanya cengar-cengir sambil menggaruk kepalanya.
"Maksud aku bukan gitu, Dara. Selama kita saling mengenal, kan kita bisa pacaran, setelah kita saling mencintai, baru kita menikah." Kaisar memang susah dikasih tahu. Secara gamblang saja susah, apalagi dengan sindiran, ya semakin susah.
"Pak Kaisar, jangan terburu-buru, Dara ini baru putus hari ini loh." Aku mencoba memberitahu laki-laki setengah gila ini, siapa tahu dia mau mendengarkan.
"Bagus dong, kan aku bisa langsung gantikan laki-laki itu. Oh ya, Kim. Jangan panggil aku Pak, memangnya kamu mau aku panggil Bu?" Kaisar malah membuatku kesal.
"Ih, apa sih nggak penting."
"Kakak kenal sama Kimmy di mana?" tanya Dara yang sepertinya juga tertarik dengan Kaisar.
Sebenarnya dari segi fisik, Kaisar memang sangat menarik, tampan tinggi, wajahnya imut dan lucu. Akan tetapi, dari sisi lain, dia sangat pemaksa dan blak-blakan.
"Oh, dia dulu magang di perusahaan aku" jawab Kaisar yang membuatku mengernyit.
"Perusahaannya Kak Zayn," sahutku meralat kata-kata Kaisar.
"Iya iya, maksud aku, perusahaan tempat aku kerja." Kaisar memasang senyum aneh tapi terlihat lucu, mungkin karena wajahnya memang lucu.
"Berarti di GC Grup ya? Aku minggu depan juga magang di sana," kata Dara.
__ADS_1
Aku dan Dara memang tidak kuliah di kampus yang sama, maka dari itu kami sangat jarang bertemu, tapi setidaknya satu bulan sekali kami rutin shopping bersama supaya persahabatan kami tetap terjaga selamanya.
"Oh ya, bagus dong. Di kantor mana?"
"Di kantor pusat."
"Wah, bagus tuh, nanti kita bisa sering ketemu. Makanya kamu jadi pacar aku aja, biar kamu diperlakukan dengan baik."
Dara hanya tertawa garing. Aku sudah bilang kan kalau Kaisar itu pemaksa.
*
*
*
“Ini, minum dulu, Sayang.” Aku menyuguhkan minuman jahe hangat untuk Arsen supaya mual dan muntahnya sedikit berkurang.
“Makasih, Sayang. Untungnya bukan kamu yang mual, kalau sampai kamu mual terus nggak mau makan, kasihan juga baby kita.” Arsen menyeruput minuman yang kubuatkan itu.
“Semangat Daddy, kita ke belakang yuk, cari udara segar!” ajakku yang langsung dituruti oleh Arsen.
Kami pun berjalan-jalan d taman belakang rumah Papa, halamannya yang luas dan dipenuhi berbagai macam pohon buah, menjadikan taman ini seperti kebun mini.
Aku dan Arsen akhirnya memutuskan untuk duduk di bangku berbentuk batang kayu yang berada di tengah-tengah taman, dekat dengan gazebo.
__ADS_1
“Rumah kita ada pohon mangganya juga nggak sih, Dad? Kayaknya pohon ini kan rindang cocok buat di belakang rumah kayak gini." Aku memandangi dedaunan mangga yang sangat lebat ini. Pohon ini sudah ada sejak aku kecil, dan sekarang sudah tumbuh sangat besar.
"Ada kayaknya, aku udah pesen ke mandor proyeknya supaya tanam banyak pohon buah-buahan di belakang. Semoga aja sih ada mangganya juga." Arsen ikut melihat pohon mangga yang buahnya masih kecil-kecil ini. "Sayang, kamu mau makan rujak nggak? Itu ada satu lumayan besar, sepertinya enak dibuat rujak." Arsen menunjuk buah mangga muda yang menggantung di pohon.
"Nggak terlalu sih pengen sih, ini kan masih pagi juga." Aku sudah membayangkan akan sakit perut saat makan rujak pagi-pagi begini.
"Tapi aku yang pengen, Sayang. Udah kebayang rasa asemnya di mulut, kamu tunggu di sini bentar ya aku manjat dulu." Arsen menitipkan cangkir minuman jahenya padaku.
"Emang kamu bisa manjat?" tanyaku ragu.
"Waktu kecil dulu, di kampung aku jagonya manjat."
"Iya deh, terserah."
Sepagi ini apa dia benar-benar ingin makan rujak?
♥️♥️♥️
...Semangat Oppa Sen Sen, pasti bisa kok manjatnya, manjat gunung aja jago, apalagi pohon mangga, pasti gampang lah. Pesanku cuma satu, awas banyak semut rangrang nanti digigit, cukup aku aja yang boleh menggigitmu 😅😅😅...
Aku kemarin nggak up, nggak ada yang nyariin 😅😅😅
Oke deh, aku balik lagi.
Besok aja up lagi, kalau ada yang nungguin 🤭🤭🤭
__ADS_1
Jangan ritualnya,
Sampai ketemu lagi