Menikahi Anak Sopir

Menikahi Anak Sopir
MAS2 BAB 89


__ADS_3

"Aku belum konsultasi lagi sama Dokter Nayla, Ma."


Mama, Papa, Kak Darren dan Nana menatapku dengan bengong.


"Jangan-jangan Xavier beberan mau punya adik," kata Nana.


"Aku baru selesai datang bulan dua hari yang lalu," jawabku dengan sewot.


"Hem, lama-lama kan bisa kebobolan juga kalau nggak dikasih penghalang," sindir Nana yang makin membuatku kesal.


"Xavier, yuk kita bobok! Ini udah malem." Aku menggendong Xavier dengan kedua tanganku, lalu berjalan ke arah tangga menuju kamarku. Sedangkan Arsen mengekor di belakangku, membawa boneka Xavier yang terjatuh di sofa.


"Xavier, bobok yang nyenyak ya, Mommy sama Daddy mau buat adik tuh," ejek Nana yang tidak aku gubris.


Sesampainya di kamar, aku langsung mengeloni Xavier yang setia memeluk bonekanya.


"Dad, kita harus ngomong serius," ucapku pada Arsen sambil menyu*sui Xavier.


"Iya, Sayang. Mau ngomong apa?" tanya Arsen sambil menepuk-nepuk pan*tat Xavier yang mulai mengantuk.


"Aku nggak mau pakai alat kontra-sepsi lagi, tapi aku juga nggak mau hamil dulu, karena Xavier masih kecil," ucapku dengan posisi menopang kepala dengan satu tangan.


Arsen menatapku dengan serius. Ia berhenti menepuk-nepuk Xavier, dan beralih mengusap wajahku.


"Kamu maunya gimana? Aku yang pake pengaman? Atau keluarin di luar?" tanya Arsen.


"Kamu maunya gimana?"

__ADS_1


"Ya selang-seling aja, tapi nggak bisa nembak di dalam lagi dong."


"Ya, nanti kita konsul deh sama Dokter Nayla, kan masa subur itu nggak setiap hari, Dad. Pasti bisa diakalin."


Arsen tersenyum sambil mengangguk-angguk.


***


Siang ini, aku ada janji untuk bertemu sahabatku, Seza. Aku datang bersama Nana, sedangkan Dara katanya akan datang sendiri.


Seza dulunya kuliah di Los Angeles, California. Setelah lulus kuliah, dia memilih menetap di sana bersama tunangannya. Terakhir kami bertemu saat pernikahan Nana, itu pun tidak sempat kumpul-kumpul santai. Maka dari itu, mumpung dia lagi pulang kampung ke tanah air, akhirnya kami berjanji untuk bertemu.


"Itu Seza!" Nana menunjuk wanita yang melambaikan tangan ke arah kami.


Aku membalas dengan senyum, sambil menggerakkan tangan Xavier yang sedang kugendong. Lalu, aku dan Nana berjalan ke arah Seza yang sudah memesan minuman.


"Oh, my God. Baby, you're so cute," ucapnya sambil menowel pipi Xavier.


Kami bertiga duduk di sofa yang telah dipesan Seza, lalu Nana memesan minuman untuknya dan untukku juga.


"Cakep banget anak lo, boleh gue bawa ke Amrik nggak?" Seza menarik Xavier untuk menggendongnya.


Xavier yang baru bertemu dengan Seza hanya berkedip-kedip, mungkin dia bingung dengan orang yang baru pertama kali dilihatnya itu.


"Enak aja, perjuangan banget hamil sama melahirkan tuh. Lo buruan nikah biar cepet dapat mainan kayak gini," ucapku sambil tersenyum pada Xavier.


"Gampanglah nikah, masih muda ini. Biar Dara duluan deh," kata Seza.

__ADS_1


"Tu anak belum datang ya? Ini kan sabtu, biasanya dia setengah hari doang kan?"


"Meneketehe, masih pacaran kali. Eh tuh dia!"


Aku menoleh ke belakang, Dara sudah memasuki pintu restoran. Ia memilih duduk di samping Seza yang tiba-tiba mengambil boneka Xavier yang ada di meja.


"Xavier, ini buat Onty ya," ucapnya sambil menggerak-gerakan boneka berbentuk sapi itu.


"Awas deh Dar, kalau sampek nangis gue jitak pala lu," ancamku pada Dara.


"Onty kan pengen juga sapinya. Eh, tapi Onty mau nikah sama om yang ngasih sapi ke kamu loh." Dara tersenyum lalu menyerahkan boneka itu pada Xavier.


"Serius lo?"


"Iya, papa udah kasih restu buat Mas Kai," jawabnya dengan raut yang terlihat sangat bahagia.


"Wah, bentar lagi sold out," kata Dara yang kembali dari memesan minuman.


"Selamat Burung Merpati, tinggal lo nih Za," ucapku yang ikut bahagia dengan kabar bahagia dari Dara.


"Eh, tapi kalau lo nikah, lo nikah di sini kan? Nggak ke Amrik kan?" Pertanyaan Nana membuat kami kompak menatap Seza.


"Kalian ada duit kan buat ke sana?" Bukannya menjawab, Seza malah bertanya balik


♥️♥️♥️


Sore semuanya, jangan lupa votenya 🥰🥰🥰...

__ADS_1


Mampir juga yuk, ke Chat Story, personel inti dari novel ini di sini ya.


Sampai ketemu lagi 😘😘😘


__ADS_2